
Bola.net - CEO Persebaya Surabaya I Gede Widiade mengungkapkan bahwa ia dan timnya sudah tak percaya lagi dengan PT Pengelola Persebaya (PT PP). Lantas, bagaimanakah nasib Persebaya musim depan?
PT PP yang merupakan bagian dari konsorsium PT Mitra Bola Indonesia (MBI) adalah perusahaan yang mengelola Bajul Ijo tersebut musim lalu. Bukan hanya itu, mereka sebenarnya terikat kontrak selama lima tahun dengan PT Persebaya Surabaya yang diketuai Cholid Ghoromah. Segala urusan Persebaya di IPL, menjadi hak penuh PT PP.
Namun, melihat kinerja PT PP musim lalu Persebaya terlihat mulai jenuh. Selain dinilai bukan asli Surabaya, PT PP masih memiliki tanggungan kepada pemain dan manajemen, meski IPL sendiri sudah rampung.
"Kalau kontraknya diperpanjang atau tidak, silahkan tanya Pak Cholid," jawab Gede ketika ditanya perihal kelanjutan kerja sama PT PP dengan Persebaya musim berikutnya. "Tapi yang pasti melihat musim kemarin itu kita seperti luntur kepercayaan dengan orang-orang Jakarta (konsorsium)."
Pengusaha bidang properti ini menilai Persebaya tidak mendapatkan apa-apa dari kerja sama dengan konsorsium musim lalu. "Transfer ilmu manajemen tim juga nggak dapat. Kita sering kelabakan, talangi dan lain-lain. Menurut saya, akan lebih baik diurus orang Surabaya sendiri saja," tutupnya menambahkan. (fjr/end)
PT PP yang merupakan bagian dari konsorsium PT Mitra Bola Indonesia (MBI) adalah perusahaan yang mengelola Bajul Ijo tersebut musim lalu. Bukan hanya itu, mereka sebenarnya terikat kontrak selama lima tahun dengan PT Persebaya Surabaya yang diketuai Cholid Ghoromah. Segala urusan Persebaya di IPL, menjadi hak penuh PT PP.
Namun, melihat kinerja PT PP musim lalu Persebaya terlihat mulai jenuh. Selain dinilai bukan asli Surabaya, PT PP masih memiliki tanggungan kepada pemain dan manajemen, meski IPL sendiri sudah rampung.
"Kalau kontraknya diperpanjang atau tidak, silahkan tanya Pak Cholid," jawab Gede ketika ditanya perihal kelanjutan kerja sama PT PP dengan Persebaya musim berikutnya. "Tapi yang pasti melihat musim kemarin itu kita seperti luntur kepercayaan dengan orang-orang Jakarta (konsorsium)."
Pengusaha bidang properti ini menilai Persebaya tidak mendapatkan apa-apa dari kerja sama dengan konsorsium musim lalu. "Transfer ilmu manajemen tim juga nggak dapat. Kita sering kelabakan, talangi dan lain-lain. Menurut saya, akan lebih baik diurus orang Surabaya sendiri saja," tutupnya menambahkan. (fjr/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gaji Pemain Persema Cair 20 Persen
Bola Indonesia 11 Agustus 2012, 14:40
-
Kepercayaan Memudar, Persebaya Tinggalkan Konsorsium?
Bola Indonesia 11 Agustus 2012, 11:37
-
CEO Persebaya Tunggu Dananya Diganti Konsorsium
Bola Indonesia 10 Agustus 2012, 11:45
-
Ingin Mudik, Bizarro Terima Tawaran Rasionalisasi Gaji
Bola Indonesia 8 Agustus 2012, 17:27
-
Gaji Belum Dibayar, Pemain PSM Tolak Latihan
Bola Indonesia 7 Agustus 2012, 15:45
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Amerika Serikat vs Belgia: Charles De Ketelaere
Piala Dunia 7 Juli 2026, 09:26
-
Sudah Waktunya Pensiun dari Timnas Portugal, Wahai Cristiano Ronaldo?
Piala Dunia 7 Juli 2026, 07:30
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55




















KOMENTAR