
Bola.net - The Jakmania -sebutan pendukung Persija Jakarta- kini dibayangi sanksi dari Komisi Disiplin (Komdis) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).
Hal tersebut, menyusul ulah The Jakmania yang mengolok-olok pemain Persib Bandung, Mbida Messi.
Kejadian berlangsung, ketika Persib Dijamu Persija Jakarta dalam lanjutan kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2012-2013, di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (28/8).
Bahkan, pelatih Persib, Djadjang Nurdjaman menyebutkannya sebagai tindakan rasisme. Dikatakannya, Messi dihina dengan sebutan monyet dan ditawari pisang.
"Jika kubu Persib keberatan dengan sikap tersebut, boleh memasukkan data dan informasinya. Saya persilahkan kasusnya dimasukkan ke Komdis jika menjadi keinginan mereka," ujar Ketua Komisi Disiplin (Komdis) PSSI, Hinca IP Pandjaitan.
"Kalau laporan kasusnya sudah masuk, akan kami tindak lanjuti dan dibahas secara adil. Karena itu, jika mengetahui terdapat pelanggaran disiplin, sebaiknya segera melaporkan ke Komdis," tuturnya.
Sebelumnya, ulah oknum yang diduga The Jakmania juga membuat rugi pihak Panpel Persija Jakarta.
Komdis menjatuhkan sanksi ke Panpel Persija karena tidak bisa menjaga keamanan dan kenyamanan dalam laga Persija lawan Persib Bandung, lanjutan ISL musim 2012-2013, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan Jakarta, 22 Juni lalu.
Akibatnya, laga ditunda menjadi 28 Agustus di Sleman, dan Panpel mendapatkan sejumlah sanksi. Misalnya saja, denda materi sebesar Rp 50 juta.
Kemudian, Komdis juga memerintah PT Liga Indonesia (PT LI) untuk menghitung biaya pengeluaran Persib dari Bandung ke Jakarta yang wajib ditanggung pihak Persija Jakarta.
Terakhir, Panpel Persija dihukum larangan pertandingan tanpa penonton sebanyak 1 kali dengan percobaan sebanyak 5 laga home. (esa/pra)
Hal tersebut, menyusul ulah The Jakmania yang mengolok-olok pemain Persib Bandung, Mbida Messi.
Kejadian berlangsung, ketika Persib Dijamu Persija Jakarta dalam lanjutan kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2012-2013, di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (28/8).
Bahkan, pelatih Persib, Djadjang Nurdjaman menyebutkannya sebagai tindakan rasisme. Dikatakannya, Messi dihina dengan sebutan monyet dan ditawari pisang.
"Jika kubu Persib keberatan dengan sikap tersebut, boleh memasukkan data dan informasinya. Saya persilahkan kasusnya dimasukkan ke Komdis jika menjadi keinginan mereka," ujar Ketua Komisi Disiplin (Komdis) PSSI, Hinca IP Pandjaitan.
"Kalau laporan kasusnya sudah masuk, akan kami tindak lanjuti dan dibahas secara adil. Karena itu, jika mengetahui terdapat pelanggaran disiplin, sebaiknya segera melaporkan ke Komdis," tuturnya.
Sebelumnya, ulah oknum yang diduga The Jakmania juga membuat rugi pihak Panpel Persija Jakarta.
Komdis menjatuhkan sanksi ke Panpel Persija karena tidak bisa menjaga keamanan dan kenyamanan dalam laga Persija lawan Persib Bandung, lanjutan ISL musim 2012-2013, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan Jakarta, 22 Juni lalu.
Akibatnya, laga ditunda menjadi 28 Agustus di Sleman, dan Panpel mendapatkan sejumlah sanksi. Misalnya saja, denda materi sebesar Rp 50 juta.
Kemudian, Komdis juga memerintah PT Liga Indonesia (PT LI) untuk menghitung biaya pengeluaran Persib dari Bandung ke Jakarta yang wajib ditanggung pihak Persija Jakarta.
Terakhir, Panpel Persija dihukum larangan pertandingan tanpa penonton sebanyak 1 kali dengan percobaan sebanyak 5 laga home. (esa/pra)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jakmania Luruskan Tindakan Rasisme Yang Diungkapkan Persib
Bola Indonesia 29 Agustus 2013, 17:35
-
6 Bus Rombongan The Jakmania Dirusak Suporter Persib Bandung
Bola Indonesia 29 Agustus 2013, 17:25
-
Komdis Tunggu Laporan Persib Terkait Rasisme Pendukung Persija
Bola Indonesia 29 Agustus 2013, 15:45
-
Roy Suryo Meminta Maaf Karena Lupa Lirik Indonesia Raya
Bola Indonesia 28 Agustus 2013, 19:46
-
PSSI Puji Kesigapan Panpel Persija-Persib di Sleman
Bola Indonesia 28 Agustus 2013, 19:20
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Prancis vs Maroko, 10 Juli 2026
Piala Dunia 9 Juli 2026, 23:30
-
Jorge Jesus Capai Kesepakatan Latih Portugal
Piala Dunia 9 Juli 2026, 23:08
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Swiss 12 Juli 2026
Piala Dunia 9 Juli 2026, 21:37
-
Generasi Baru Spanyol vs Pilar-pilar Senior Belgia
Piala Dunia 9 Juli 2026, 19:35
-
Thibaut Courtois: Dibesarkan Belgia, Ditempa Spanyol
Piala Dunia 9 Juli 2026, 19:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR