
Bola.net - Alih-alih mengharapkan laga kandang untuk mengatasi krisis finansial mereka, Persebaya Surabaya harus tersentak. Pendapatan bersih mereka kemarin menyentuh angka terendah selama lima musim terakhir.
Menurut keterangan Media Officer Persebaya, Ram Surrahman, dari 32.000 lembar tiket yang disiapkan untuk laga menjamu Bontang FC yang berlangsung di stadion Gelora Bung Tomo (GBT) itu, hanya 9931 lembar saja yang terjual. Stadion berkapasitas 60 ribu penonton itu kemarin terlihat melompong.
Padahal, Persebaya sangat berharap laga kemarin penuh sesak oleh Bonekmania dan meraup untung besar demi melunasi gaji pemain yang baru terbayar 20 persen saja. Apalagi pertandingan yang berakhir kemenangan 1-0 untuk Andik Vermansyah cs itu tidak ditayangkan langsung oleh televisi. Plus, Bonekmania sudah hampir 2 bulan ini tak menyaksikan laga kandang tim kesayangannya.
Menurunnya jumlah penonton, menurun pula pendapatan panpel. Pendapatan kotor panpel kemarin hanya menyentuh angka Rp.198 juta saja. Jauh sekali dari pendapatan kotor mereka saat menjamu Arema IPL di tempat yang sama, yang menembus Rp. 1,1 M.
"Kita memang perusahaan sekarang. Tapi kita ini perusahaan sepak bola dan kita masih untung besar kok, untung tiga poin," tegas CEO Persebaya, Gede Widiade diplomatis saat ditanyai hal ini.
Pendapatan bersih panpel yang biasanya berkisar di angka Rp.500 juta selama musim ini, juga menurun. Konon pendapatan bersih kemarin yang ada di kisaran Rp.162 juta merupakan pendapatan terendah panpel Persebaya selama lima musim terakhir. (fjr/end)
Menurut keterangan Media Officer Persebaya, Ram Surrahman, dari 32.000 lembar tiket yang disiapkan untuk laga menjamu Bontang FC yang berlangsung di stadion Gelora Bung Tomo (GBT) itu, hanya 9931 lembar saja yang terjual. Stadion berkapasitas 60 ribu penonton itu kemarin terlihat melompong.
Padahal, Persebaya sangat berharap laga kemarin penuh sesak oleh Bonekmania dan meraup untung besar demi melunasi gaji pemain yang baru terbayar 20 persen saja. Apalagi pertandingan yang berakhir kemenangan 1-0 untuk Andik Vermansyah cs itu tidak ditayangkan langsung oleh televisi. Plus, Bonekmania sudah hampir 2 bulan ini tak menyaksikan laga kandang tim kesayangannya.
Menurunnya jumlah penonton, menurun pula pendapatan panpel. Pendapatan kotor panpel kemarin hanya menyentuh angka Rp.198 juta saja. Jauh sekali dari pendapatan kotor mereka saat menjamu Arema IPL di tempat yang sama, yang menembus Rp. 1,1 M.
"Kita memang perusahaan sekarang. Tapi kita ini perusahaan sepak bola dan kita masih untung besar kok, untung tiga poin," tegas CEO Persebaya, Gede Widiade diplomatis saat ditanyai hal ini.
Pendapatan bersih panpel yang biasanya berkisar di angka Rp.500 juta selama musim ini, juga menurun. Konon pendapatan bersih kemarin yang ada di kisaran Rp.162 juta merupakan pendapatan terendah panpel Persebaya selama lima musim terakhir. (fjr/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
IPL Review: Semen Padang Patahkan Rekor Kandang Persema
Bola Indonesia 14 Mei 2012, 21:15
-
Gaji Pemain PSM Untuk Bulan Mei Terancam Molor Lagi
Bola Indonesia 14 Mei 2012, 16:55
-
Prestasi Menurun, Bonekmania Mulai Jauhi Persebaya IPL?
Bola Indonesia 14 Mei 2012, 16:15
-
Peluang Juara Sulit, Petar Segrt Target Runner Up
Bola Indonesia 14 Mei 2012, 15:25
-
Laga Kontra Bontang Jadi Pendapatan Terendah Persebaya IPL
Bola Indonesia 14 Mei 2012, 12:10
LATEST UPDATE
-
Juventus Hampir Angkut Alisson, Tapi Liverpool Bikin Manuver Kejutan
Liga Inggris 28 Mei 2026, 11:03
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19




















KOMENTAR