
"Kami belajar dari sejumlah hal yang terjadi pada Piala Dunia 2018 ini," ujar Jacksen, Selasa (10/07).
"Kami belajar dari kegagalan Neymar, Lionel Messi, dan Cristiano Ronaldo," sambungnya.
Menurut Jacksen, dari ajang ini, mereka belajar bahwa sepakbola adalah permainan tim. Karenanya, pelatih berusia 50 tahun tersebut mengaku bahwa dalam pertandingan lawan Arema nanti, mereka tak akan mewaspadai satu-persatu pemain klub berlogo singa mengepal tersebut.
"Kami selalu waspadai mereka secara tim," tuturnya.
Barito Putera akan menghadapi Arema FC pada laga pekan ke-15 kompetisi Liga 1 musim 2018. Pertandingan ini akan dihelat di Stadion 17 Mei Banjarmasin, Rabu (11/07) besok.
Saat ini, jarak antara Barito Putera dan Arema FC berselisih jauh di klasemen sementara. Barito Putera berstatus sebagai pemuncak klasemen sedangkan Arema FC berada di posisi ke-12.
Sementara itu, Jacksen menyebut, selain mewaspadai kolektivitas Arema, ada hal lain yang mereka waspadai jelang laga ini. Hal tersebut, sambung pelatih asal Brasil ini, adalah faktor di internal tim tersebut.
"Kami harap, kami tidak terlalu percaya diri dalam pertandingan ini," tandasnya. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lawan Arema, Barito Putera Belajar Dari Messi, Ronaldo, dan Neymar
Bola Indonesia 10 Juli 2018, 15:10
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Amerika Serikat vs Belgia: Charles De Ketelaere
Piala Dunia 7 Juli 2026, 09:26
-
Sudah Waktunya Pensiun dari Timnas Portugal, Wahai Cristiano Ronaldo?
Piala Dunia 7 Juli 2026, 07:30
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


















KOMENTAR