Bola.net - Sekjen Mahaka Sports selaku promotor turnamen Piala Presiden, Cahyadi Wanda, menerangkan bahwa mereka akan segera mempertimbangkan pemberian sanksi bagi Bonek FC yang mundur dari babak delapan besar saat melawan Sriwijaya FC.
Laga tersebut, harus dihentikan pada menit ke-12 akibat para pemain Bonek FC tidak menerima keputusan wasit, Jerry Elly, yang kontroversial. Padahal, Bonek FC sementara unggul 1-0 atas tuan rumah berkat gol yang dicetak Ilham Udin Armain pada menit ke-8.
"Kami sangat menyayangkan mundurnya Bonek FC. Harus dipahami bahwa wasit punya wewenang di lapangan. Keputusan wasit adalah mutlak. Pasti ada konsekuensi dan kami sangat menyayangkan ketidakdewasaan yang diperlihatkan Bonek FC dalam menyikapi masalah di lapangan. Soal sanksi, kami akan bahas di internal terlebih dahulu,"
Bonek FC sejatinya sempat ingin melanjutkan bermain dengan syarat asalkan wasit yang memimpin pertandingan tersebut diganti.
"Soal pergantian wasit, rasanya semua paham bahwa itu tidak mudah. Pertama, wasit bisa diganti jika secara fisik bermasalah. Kedua, jika wasit yang bersangkutan memang mengundurkan diri. Namun, saat saya tanya ke wasit, mereka bilang tetap siap. Bahkan, pertanyaan tersebut kami ulang lagi hasilnya mereka tidak bermasalah. Jadi tidak ada alasan bagi kami untuk menerima permintaan Bonek FC," terang Cahyadi Wanda.
"Sama seperti sebuah negara hukum, maka ketika ada protes terhadap sesuatu tentu ada jalur dan prosesnya. Bukan langsung melakukan tindakan emosional seperti itu. Harusnya mereka melakukan protes secara resmi dan memang ada jalurnya," tuturnya.
Hasil tersebut, akhirnya membuat Laskar Wong kito lolos ke semifinal dengan menang agregat gol 3-1 atas Bonek FC. Itu karena peraturan turnamen, jika ada yang walk out maka akan kalah 0-3. Sebelumnya, Bonek FC berhasil menang di leg pertama dengan skor 1-0 dari SFC. [initial]
(esa/asa)
Laga tersebut, harus dihentikan pada menit ke-12 akibat para pemain Bonek FC tidak menerima keputusan wasit, Jerry Elly, yang kontroversial. Padahal, Bonek FC sementara unggul 1-0 atas tuan rumah berkat gol yang dicetak Ilham Udin Armain pada menit ke-8.
"Kami sangat menyayangkan mundurnya Bonek FC. Harus dipahami bahwa wasit punya wewenang di lapangan. Keputusan wasit adalah mutlak. Pasti ada konsekuensi dan kami sangat menyayangkan ketidakdewasaan yang diperlihatkan Bonek FC dalam menyikapi masalah di lapangan. Soal sanksi, kami akan bahas di internal terlebih dahulu,"
Bonek FC sejatinya sempat ingin melanjutkan bermain dengan syarat asalkan wasit yang memimpin pertandingan tersebut diganti.
"Soal pergantian wasit, rasanya semua paham bahwa itu tidak mudah. Pertama, wasit bisa diganti jika secara fisik bermasalah. Kedua, jika wasit yang bersangkutan memang mengundurkan diri. Namun, saat saya tanya ke wasit, mereka bilang tetap siap. Bahkan, pertanyaan tersebut kami ulang lagi hasilnya mereka tidak bermasalah. Jadi tidak ada alasan bagi kami untuk menerima permintaan Bonek FC," terang Cahyadi Wanda.
"Sama seperti sebuah negara hukum, maka ketika ada protes terhadap sesuatu tentu ada jalur dan prosesnya. Bukan langsung melakukan tindakan emosional seperti itu. Harusnya mereka melakukan protes secara resmi dan memang ada jalurnya," tuturnya.
Hasil tersebut, akhirnya membuat Laskar Wong kito lolos ke semifinal dengan menang agregat gol 3-1 atas Bonek FC. Itu karena peraturan turnamen, jika ada yang walk out maka akan kalah 0-3. Sebelumnya, Bonek FC berhasil menang di leg pertama dengan skor 1-0 dari SFC. [initial]
Baca Juga:
- Inilah Jadwal Drawing Babak Semifinal Piala Presiden 2015
- Jadi Pahlawan Arema Cronus, Cristian Gonzales: Ini Kerja Tim
- Arema Cronus Tak Pilih Lawan di Semifinal Piala Presiden
- Gagal ke Semifinal Piala Presiden, Bali United Bakal Evaluasi
- Bali United Gagal ke Semifinal, Indra Sjafri Tetap Senang
- Ini Resep Arema Cronus Kalahkan Bali United
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Terancam Dihukum, Bonek FC Tantang Mahaka Sports
Bola Indonesia 28 September 2015, 17:18
-
Mahaka Siapkan Sanksi untuk Bonek FC
Bola Indonesia 28 September 2015, 17:08
-
Inilah Jadwal Drawing Babak Semifinal Piala Presiden 2015
Bola Indonesia 28 September 2015, 14:45
-
Bonek FC Sebut Mahaka Sports 'Omong Doang'
Bola Indonesia 28 September 2015, 07:57
-
Bonek FC: Kalau Wasitnya Rawon, Hasilnya Pasti Rawon
Bola Indonesia 27 September 2015, 18:38
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Man City vs Bournemouth: Marc Guehi
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 22:12
-
Hasil Man City vs Bournemouth: Dua Bek Bawa City Epic Comeback di Laga Perdana EPL!
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 21:58
-
Al-Hilal Goda Gabriel Martinelli untuk Cabut dari Arsenal
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 21:25
-
Here We Go! Man City Keluarkan Rp 2 Triliun untuk Datangkan Ayyoub Bouaddi
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 21:07
-
Wow! Barcelona Bakal Lepas Alejandro Balde ke Manchester United?
Liga Spanyol 23 Agustus 2026, 20:00
-
Dipermalukan Tim Promosi, Luke Shaw Yakin MU Bakal Bersinar di Musim 2026/2027
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 19:30
-
Peringatan Inter Milan untuk Barcelona: Lautaro Martinez Tidak Dijual, Titik!
Liga Italia 23 Agustus 2026, 19:00
-
Mantap! Como Segera Datangkan Mantan Bek Manchester United
Liga Italia 23 Agustus 2026, 18:30
-
Absen Lawan Hull City, Seberapa Parah Cedera Amad Diallo?
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 18:00
-
Bawa Real Madrid Bekuk Espanyol, Jose Mourinho Sanjung Habis Carlos Espi
Liga Spanyol 23 Agustus 2026, 17:30
-
Gabung MU, Ini Nomor Punggung yang Bisa Dikenakan Carlos Baleba
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 17:00
-
Kabar Baik MU! Carlos Baleba Sudah Lolos Tes Medis dan Teken Kontrak!
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 16:37
-
Link Streaming Torino vs Milan - Senin 24 Agustus 2026
Liga Italia 23 Agustus 2026, 14:54
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59


























KOMENTAR