
Bola.net - Duet M Kartono Yulianto dan Fachri Sinaga ternyata belum mampu mengeluarkan Persipasi Bekasi dari kesulitan pendanaan untuk berlaga di kompetisi Divisi Utama musim ini.
Kartono dan Fachri yang masing-masing menjabat sebagai Ketua Umum dan Manajer tersebut tidak mampu merealisasikan program tim pelatih. Program yang dimaksud berupa training centre di Lembang, Bandung. Alhasil, Tim Pelatih Persipasi yang berada di bawah komando Warta Kusuma, terpaksa menjadi gigit jari.
Padahal, TC sangat penting guna memperbaiki jebloknya kemampuan kondisi fisik Laskar Patriot. Jika tampil dengan persiapan yang terbilang asal-asalan, Laskar Patriot bisa menjadi bulan bulanan di Grup 3.
Adapun klub penghuni Grup 3 adalah Persika Karawang, Persikab Kabupaten Bandung, Persipon Pontianak, Persires Kuningan, PSGC Ciamis, PSCS Cilacap dan Persibangga Purbalingga.
"Bahkan, sampai kini pra kontrak atau kontak juga belum. Manajemen memiliki banyak pekerjaan rumah. Mulai dari hutang TC, hingga memastikan kejelasan kami. Namun, harus sampai kapan ini terjadi?" keluh Warta Kusuma.
"Pada 15 April, kabarnya kompetisi sudah dimulai. Namun sampai sekarang, belum ada omongan apa-apa terkait pra kontrak ataupun kontrak. Idealnya, kami mendapatkan pra kontrak yang nilai besarannya sama. Jika sementara ini belum ada dana besar, maka antara Rp5-10 juta saja. Yang penting, ada kejelasan untuk kehidupan sehari-hari," sambungnya. (esa/hsw)
Kartono dan Fachri yang masing-masing menjabat sebagai Ketua Umum dan Manajer tersebut tidak mampu merealisasikan program tim pelatih. Program yang dimaksud berupa training centre di Lembang, Bandung. Alhasil, Tim Pelatih Persipasi yang berada di bawah komando Warta Kusuma, terpaksa menjadi gigit jari.
Padahal, TC sangat penting guna memperbaiki jebloknya kemampuan kondisi fisik Laskar Patriot. Jika tampil dengan persiapan yang terbilang asal-asalan, Laskar Patriot bisa menjadi bulan bulanan di Grup 3.
Adapun klub penghuni Grup 3 adalah Persika Karawang, Persikab Kabupaten Bandung, Persipon Pontianak, Persires Kuningan, PSGC Ciamis, PSCS Cilacap dan Persibangga Purbalingga.
"Bahkan, sampai kini pra kontrak atau kontak juga belum. Manajemen memiliki banyak pekerjaan rumah. Mulai dari hutang TC, hingga memastikan kejelasan kami. Namun, harus sampai kapan ini terjadi?" keluh Warta Kusuma.
"Pada 15 April, kabarnya kompetisi sudah dimulai. Namun sampai sekarang, belum ada omongan apa-apa terkait pra kontrak ataupun kontrak. Idealnya, kami mendapatkan pra kontrak yang nilai besarannya sama. Jika sementara ini belum ada dana besar, maka antara Rp5-10 juta saja. Yang penting, ada kejelasan untuk kehidupan sehari-hari," sambungnya. (esa/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persipasi Ancam Lakukan Aksi Mogok
Bola Indonesia 26 Maret 2014, 23:12
-
Manajemen Persipasi Diminta Lempar Handuk
Bola Indonesia 26 Maret 2014, 05:57
-
Manajemen Persipasi Didesak Segera Siapkan Dana
Bola Indonesia 26 Maret 2014, 05:39
-
Persipasi Bekasi Batal Gelar Pemusatan Latihan
Bola Indonesia 25 Maret 2014, 20:22
-
Soal TC, Pelatih Persipasi Keluhkan Sikap Manajemen
Bola Indonesia 21 Maret 2014, 16:04
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026, 2-7 Juni 2026
Bulu Tangkis 25 Mei 2026, 16:05
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00




















KOMENTAR