Bola.net - Manajer Persewangi Banyuwangi Nanang Nur Ahmadi mengaku serius dalam menuntaskan tunggakan gaji pemain asal Prancis, Moukwelle Ebanga Sylvain. Itu dibuktikan dengan cara mencicil tunggakan gaji Moukwelle, yang kondisinya sempat buruk akibat terkena sakit tifus dan harus dirawat di rumah sakit.
Nanang mengungkapkan, sudah melakukan pertemuan dengan Pengurus Cabang (Pengcab) PSSI, dan Dinas Pemuda dan Olahraga Pemerintah Kabupaten Banyuwangi guna menyelesaikan permasalahan Moukwelle. Pertemuan tersebut, masih dikatakannya, akhirnya mencapai kesepakatan pembayaran gaji yang dilakukan secara kolektif.
"Masing-masing pihak sepakat membayar Rp 50 juta. Sehingga, total dana yang akan diberikan kepada Moukwellwe sebesar Rp150 juta," kata Nanang.
"Kewajiban kami memang sebesar Rp 217 juta, namun kemampuannya hanya sebesar Rp 150juta. Kami sudah mengkomunikasikan hal tersebut kepada Moukwelle," imbuhnya.
Lebih jauh dikatakannya lagi, Persewangi sudah menyelesaikan kewajiban tersebut dengan cara mengirimkan dana sebesar Rp 50 juta ke rekening Moukwelle. Sedangkan dana dari Pengcab dan Dispora, baru bisa diberikan pada akhir pekan ini.
Namun reaksi sebaliknya ditunjukkan pihak Moukwelle yang mengaku sangat terkejut adanya kabar tersebut. Menurutnya, tidak pernah ada komunikasi sama sekali dari pihak manajemen terkait cicilan gaji yang diklaim Nanang sudah dikirimkan melalui rekening. Apalagi, Moukwelle mengeluh lantaran gajinya harus dipangkas.
"Mereka saja tidak pernah menjenguk saya selama dirawat di rumah sakit. Mereka tidak peduli lagi. Dan tidak perah ada pembicaraan dengan manajemen soal pelunasan gaji," ungkapnya.
Diakuinya lagi, kini kondisinya sudah berangsur pulih dan tak lagi dirawat di rumah sakit. Moukwelle juga mengaku belum melihat rekeningnya untuk mengetahui apakah dana tersebut benar sudah dikirimkan atau belum. (esa/dzi)
Nanang mengungkapkan, sudah melakukan pertemuan dengan Pengurus Cabang (Pengcab) PSSI, dan Dinas Pemuda dan Olahraga Pemerintah Kabupaten Banyuwangi guna menyelesaikan permasalahan Moukwelle. Pertemuan tersebut, masih dikatakannya, akhirnya mencapai kesepakatan pembayaran gaji yang dilakukan secara kolektif.
"Masing-masing pihak sepakat membayar Rp 50 juta. Sehingga, total dana yang akan diberikan kepada Moukwellwe sebesar Rp150 juta," kata Nanang.
"Kewajiban kami memang sebesar Rp 217 juta, namun kemampuannya hanya sebesar Rp 150juta. Kami sudah mengkomunikasikan hal tersebut kepada Moukwelle," imbuhnya.
Lebih jauh dikatakannya lagi, Persewangi sudah menyelesaikan kewajiban tersebut dengan cara mengirimkan dana sebesar Rp 50 juta ke rekening Moukwelle. Sedangkan dana dari Pengcab dan Dispora, baru bisa diberikan pada akhir pekan ini.
Namun reaksi sebaliknya ditunjukkan pihak Moukwelle yang mengaku sangat terkejut adanya kabar tersebut. Menurutnya, tidak pernah ada komunikasi sama sekali dari pihak manajemen terkait cicilan gaji yang diklaim Nanang sudah dikirimkan melalui rekening. Apalagi, Moukwelle mengeluh lantaran gajinya harus dipangkas.
"Mereka saja tidak pernah menjenguk saya selama dirawat di rumah sakit. Mereka tidak peduli lagi. Dan tidak perah ada pembicaraan dengan manajemen soal pelunasan gaji," ungkapnya.
Diakuinya lagi, kini kondisinya sudah berangsur pulih dan tak lagi dirawat di rumah sakit. Moukwelle juga mengaku belum melihat rekeningnya untuk mengetahui apakah dana tersebut benar sudah dikirimkan atau belum. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
APPI Hadapi Kesulitan Dengan Kasus Moukwelle
Bola Indonesia 8 Januari 2013, 21:03
-
Manajer Persewangi Dan Moukwelle Beda Pendapat
Bola Indonesia 8 Januari 2013, 19:18
-
Moukwelle Minta Manajemen Persewangi Lunasi Gajinya
Bola Indonesia 2 Januari 2013, 12:22
-
Selain Bantu Sylvain, LPIS Siap Tindak Persewangi
Bola Indonesia 21 Desember 2012, 19:46
-
LPIS Siap Tanggung Pengobatan Moukwelle Sylvain
Bola Indonesia 15 Desember 2012, 11:52
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Amerika Serikat vs Belgia: Charles De Ketelaere
Piala Dunia 7 Juli 2026, 09:26
-
Sudah Waktunya Pensiun dari Timnas Portugal, Wahai Cristiano Ronaldo?
Piala Dunia 7 Juli 2026, 07:30
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55





















KOMENTAR