Marc Klok Bantah Tuduhan Rasisme dari Bhayangkara FC, Sebut Bilang Back Bukan Black: Singgung Sumardji yang Terus Menganggapnya Rasis

Bola.net - Gelandang Persib Bandung, Marc Klok menjawab tuduhan rasisme yang diarahkan Bhayangkara FC. Ia menyatakan bahwa informasi yang beredar tidak sesuai dengan fakta yang terjadi di lapangan.
Klok menyebut tuduhan tersebut sebagai hal yang merugikan nama baiknya. Ia juga menilai penyebaran informasi yang tidak benar tidak dapat diterima dalam situasi apa pun.
Klok mengatakan bahwa ia selalu menjunjung tinggi nilai rasa hormat dan kesetaraan. Ia juga menekankan pentingnya profesionalisme serta sikap anti-rasisme sepanjang hidupnya.
Klok mengungkapkan bahwa selama berkarier, ia telah bermain bersama banyak pemain dari latar belakang berbeda. Ia menilai rasa hormat menjadi prinsip utama yang selalu ia pegang, baik di dalam maupun di luar lapangan.
"Saya dengan tegas membantah tuduhan rasisme yang ditujukan kepada saya. Penyebaran informasi yang tidak benar mengenai sesuatu yang tidak pernah terjadi merupakan hal yang tidak dapat diterima dan merugikan nama baik saya," ujar Klok.
"Sepanjang hidup, saya selalu menjunjung tinggi nilai rasa hormat, kesetaraan, profesionalisme, dan anti-rasisme," katanya menambahkan.
Sudah Komunikasi dengan Bhayangkara FC
Ia juga menyebut orang-orang terdekatnya mengetahui nilai yang ia pegang selama ini. Rekan setim hingga pelatih disebut memahami sikap dan karakter yang ia tunjukkan sepanjang kariernya.
Klok menjelaskan bahwa dirinya sudah berkomunikasi dengan pihak Bhayangkara Presisi Lampung FC. Pembicaraan itu dilakukan untuk memahami situasi yang terjadi serta mengklarifikasi kesalahpahaman dengan cara yang tenang.
"Sepanjang karier saya, saya telah berbagi ruang ganti dengan pemain dari berbagai latar belakang, budaya, dan kebangsaan. Rasa hormat selalu menjadi nilai utama bagi saya, baik di dalam maupun di luar lapangan," tegas Klok.
"Orang-orang yang mengenal saya, termasuk rekan setim, pelatih, dan orang-orang terdekat, mengetahui siapa saya dan nilai-nilai yang saya pegang," lanjutnya.
Kronologi Versi Marc Klok
Ia kemudian memaparkan kronologi kejadian di lapangan saat Persib mencetak gol dan skor berubah menjadi 1-2. Dalam momen tersebut, Henri Doumbia disebut menahan bola sehingga permainan tidak langsung dilanjutkan.
Klok mengatakan ucapan itu ditujukan untuk meminta bola agar pertandingan segera dilanjutkan. Ia menuturkan bahwa timnya ingin mengejar ketertinggalan dengan mempercepat jalannya laga.
"Satu hal yang pasti, saya selalu memimpin dengan memberi teladan. Saya telah berbicara dengan beberapa pihak dari Bhayangkara Presisi Lampung FC, baik selama maupun setelah pertandingan, untuk memahami situasi yang terjadi serta mengklarifikasinya dengan sikap hormat dan tenang," ucap Klok.
"Saat kami mencetak gol menjadi 2-1, Henri Doumbia menahan bola alih-alih melanjutkan kick-off. Kami berusaha segera melanjutkan permainan untuk mengejar ketertinggalan. Saya mengatakan dengan jelas kepadanya, 'Give me the ball back'," sambungnya.
Bicara dengan Henri Doumbia
Setelah kejadian tersebut, Klok menyebut telah terjadi pembicaraan antara dirinya dan Doumbia. Dalam percakapan itu, Doumbia disebut meminta maaf karena mengira ada ucapan yang mengandung kata lain.
"Kami kemudian membicarakan hal tersebut. Ia meminta maaf kepada saya karena sebelumnya mengira saya mengatakan kata 'black'. Ia mengakui kesalahpahaman tersebut, begitu pula rekan-rekan setimnya dan pelatih mereka, yang memiliki hubungan baik dengan saya," beber Klok.
Namun, Klok menyoroti sikap manajer Bhayangkara FC, Sumardji yang tetap melontarkan tuduhan rasis. Ia menyebut tuduhan itu disampaikan di beberapa lokasi, termasuk di lorong stadion dan area lapangan setelah pertandingan.
"Namun, manajer mereka, Sumardi, yang tidak berada di dekat lapangan, terus menyebut saya sebagai rasis, baik di dalam lorong stadion, dekat ruang ganti, maupun di lapangan setelah pertandingan. Saya telah memintanya untuk berhenti dan menyampaikan bahwa saya merasa terluka atas tuduhan yang tidak benar tersebut. Saya menilai perilaku ini telah melampaui batas sepak bola dan esensi dari permainan ini," ungkap Klok.
Minta Bhayangkara FC Minta Maaf
Klok mengaku telah meminta agar tuduhan tersebut dihentikan karena tidak sesuai dengan fakta. Ia juga menyampaikan bahwa tuduhan tersebut telah melampaui batas dalam konteks olahraga.
"Saya mengharapkan adanya permintaan maaf resmi dari Bhayangkara Presisi Lampung FC atas kekeliruan dan kesalahpahaman yang merugikan nama saya, serta atas penyebaran tuduhan yang tidak benar," imbuh Klok.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Hasil PSG vs Lorient: Drama 4 Gol, Les Parisiens Gagal Menang
Liga Eropa Lain 3 Mei 2026, 00:27
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 2 Mei 2026, 23:44
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 2 Mei 2026, 23:44
-
Nonton Live Streaming Liga Spanyol: Osasuna vs Barcelona
Liga Spanyol 2 Mei 2026, 23:12
-
Klasemen Pembalap WorldSBK 2026
Otomotif 2 Mei 2026, 21:22
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Bisa Dilepas Arsenal demi Menangi Perburuan Julian Alvarez
Editorial 30 April 2026, 15:52
-
5 Pemain yang Perlu Dijual Real Madrid Musim Panas Ini
Editorial 29 April 2026, 15:20





















KOMENTAR