Bola.net - Drawing semifinal turnamen Piala Presiden 2015, menghasilkan pertemuan antara Sriwijaya FC (SFC) lawan Arema Cronus dan Mitra Kukar berhadapan dengan Persib Bandung.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua SC Piala Presiden 2015, Maruarar Sirait, mengatakan bahwa selalu menekankan agar turnamen dapat berjalan sesuai dengan pesan dan arahan Presiden RI, Joko Widodo.
Sebab Jokowi- sapaan Joko Widodo- berpesan agar pertandingan berjalan dengan fair. Karena itu semua, perangkat pertandingan harus benar-benar sportif. Hal kedua yang ditekankan, lanjut Maruarar, adalah soal transparansi keuangan. Pasalnya, sudah meminta Pricewaterhouse Coopers (PWC), sebagai lembaga audit yang digandeng.
Tidak hanya itu, SC juga sudah menyurati penyelenggara untuk bisa memenuhi auditing yang dilakukan PWC. Pesan ketiga Jokowi, tambah Maruarar, adalah agar turnamen ini benar-benar bisa menggerakkan ekonomi rakyat. Karena itu, selalu bangga setiap kali turun meninjau pertandingan serta memantau keadaan, ekonomi rakyat memang benar-benar bergerak.
Tentu saja, sepak bola merupakan olahraga yang menjadi tempat bergantung ekonomi, bukan saja pemain, wasit dan klub, melainkan juga para pedagang makanan, minuman, kaos, aksesoris, dan sebagainya.
"Keempat, turnamen ini juga merupakan ajang mengukir prestasi. Sehingga, muncul bakat-bakat baru yang bagus. Lalu kelima, turnamen ini merupakan ajang hiburan bagi rakyat. Rakyat membutuhkan hiburan, yang tentu saja mendidik dan mengajarkan sportifitas," kata Maruarar. [initial]
(esa/asa)
Dalam kesempatan tersebut, Ketua SC Piala Presiden 2015, Maruarar Sirait, mengatakan bahwa selalu menekankan agar turnamen dapat berjalan sesuai dengan pesan dan arahan Presiden RI, Joko Widodo.
Sebab Jokowi- sapaan Joko Widodo- berpesan agar pertandingan berjalan dengan fair. Karena itu semua, perangkat pertandingan harus benar-benar sportif. Hal kedua yang ditekankan, lanjut Maruarar, adalah soal transparansi keuangan. Pasalnya, sudah meminta Pricewaterhouse Coopers (PWC), sebagai lembaga audit yang digandeng.
Tidak hanya itu, SC juga sudah menyurati penyelenggara untuk bisa memenuhi auditing yang dilakukan PWC. Pesan ketiga Jokowi, tambah Maruarar, adalah agar turnamen ini benar-benar bisa menggerakkan ekonomi rakyat. Karena itu, selalu bangga setiap kali turun meninjau pertandingan serta memantau keadaan, ekonomi rakyat memang benar-benar bergerak.
Tentu saja, sepak bola merupakan olahraga yang menjadi tempat bergantung ekonomi, bukan saja pemain, wasit dan klub, melainkan juga para pedagang makanan, minuman, kaos, aksesoris, dan sebagainya.
"Keempat, turnamen ini juga merupakan ajang mengukir prestasi. Sehingga, muncul bakat-bakat baru yang bagus. Lalu kelima, turnamen ini merupakan ajang hiburan bagi rakyat. Rakyat membutuhkan hiburan, yang tentu saja mendidik dan mengajarkan sportifitas," kata Maruarar. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Maruarar Sirait: Piala Presiden Harus Sesuai Arahan Jokowi
Bola Indonesia 29 September 2015, 23:36
-
Dapat Dukungan Jokowi, Tim Transisi Bakal Lanjutkan Pembenahan Sepakbola Nasional
Bola Indonesia 3 September 2015, 18:40
-
Pidato Jokowi Dinilai Sebagai Peringatan Pada PSSI
Bola Indonesia 3 September 2015, 18:36
-
Jokowi: Reformasi Persepakbolaan Nasional Harus Diambil"
Bola Indonesia 30 Agustus 2015, 23:10
-
Rekomendasi Tak Turun, Promotor Piala Presiden Akan Lapor Jokowi
Bola Indonesia 19 Agustus 2015, 00:54
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026, 10 Juli 2026
Piala Dunia 10 Juli 2026, 01:45
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Prancis vs Maroko, 10 Juli 2026
Piala Dunia 9 Juli 2026, 23:30
-
Jorge Jesus Capai Kesepakatan Latih Portugal
Piala Dunia 9 Juli 2026, 23:08
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Swiss 12 Juli 2026
Piala Dunia 9 Juli 2026, 21:37
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR