Bola.net - Catur Agus Saptono membeber tuntutan Pro Duta FC -yang diajukan melalui Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS)- pada PSSI. Menurut Legal Officer Pro Duta ini, mereka meminta CAS memutuskan agar menghentikan sementara kompetisi Indonesia Super League 2014.
"Salah satu request for provisional measures kita adalah to suspend or postpone the league," ujar Catur, pada Bola.net.
Sebelumnya, manajemen Pro Duta FC menuntut keadilan atas ditolaknya mereka mengikuti kompetisi level tertinggi di Indonesia. Kuda Pegasus -julukan Pro Duta- menempuh upaya hukum di Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS)untuk menuntut haknya tampil di kasta tertinggi kompetisi Indonesia.
"Nomor perkara Pro Duta di CAS sebagai berikut Nomor Perkara CAS 2014/A/3477 Pro Duta FC v. CLAC (Club Licensing Appeal Committee) dan PSSI, " ungkap Catur.
Dalam upaya hukum menggugat ketidakadilan yang dilakukan PSSI tersebut, Pro Duta tak berjuang sendiri. Mereka menggandeng kuasa hukum Teuku Syahrul Ansari SH, MH dari dari kantor TSA Advocates.
Lebih lanjut, Pro Duta FC membeber pelanggaran PSSI terhadap PSSI Club Licensing Regulations 2013, yang menjadi alasan mereka mengajukan gugatan melalui CAS. Menurut Teuku Syahrul Ansari, kuasa hukum Kuda Pegasus -julukan Pro Duta- paling tidak ada dua pelanggaran yang dilakukan federasi sepakbola Indonesia itu.
"Pro Duta tidak pernah menerima putusan secara tertulis dari Club Licensing Committee terkait dengan verifikasi klub profesional. Walhasil, kami merasa keputusan bersifat diskriminatif," ujar Alon, sapaan karib Teuku Syahrul Ansari.
"Padahal, di halaman delapan PSSI Club Licensing Regulations, ditulis, 'Apabila Club Licensing Comittee memberikan putusan berupa penolakan lisensi, maka keputusan harus dibuat tertulis termasuk di dalamnya alasan keputusan dan pemberitahuan tentang jalur banding," sambungnya.
Selain itu, Alon menyebut, PSSI tak mengindahkan azas sporting merit, yang diatur dalam pasal 9 ayat 1 Regulations Governing The Applications of The FIFA Statutes. Apabila federasi sepakbola Indonesia itu mematuhi azas ini, Pro Duta dipastikan masuk kompetisi kasta tertinggi, dengan status runner-up kompetisi Indonesian Premier League 2013. (den/dzi)
"Salah satu request for provisional measures kita adalah to suspend or postpone the league," ujar Catur, pada Bola.net.
Sebelumnya, manajemen Pro Duta FC menuntut keadilan atas ditolaknya mereka mengikuti kompetisi level tertinggi di Indonesia. Kuda Pegasus -julukan Pro Duta- menempuh upaya hukum di Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS)untuk menuntut haknya tampil di kasta tertinggi kompetisi Indonesia.
"Nomor perkara Pro Duta di CAS sebagai berikut Nomor Perkara CAS 2014/A/3477 Pro Duta FC v. CLAC (Club Licensing Appeal Committee) dan PSSI, " ungkap Catur.
Dalam upaya hukum menggugat ketidakadilan yang dilakukan PSSI tersebut, Pro Duta tak berjuang sendiri. Mereka menggandeng kuasa hukum Teuku Syahrul Ansari SH, MH dari dari kantor TSA Advocates.
Lebih lanjut, Pro Duta FC membeber pelanggaran PSSI terhadap PSSI Club Licensing Regulations 2013, yang menjadi alasan mereka mengajukan gugatan melalui CAS. Menurut Teuku Syahrul Ansari, kuasa hukum Kuda Pegasus -julukan Pro Duta- paling tidak ada dua pelanggaran yang dilakukan federasi sepakbola Indonesia itu.
"Pro Duta tidak pernah menerima putusan secara tertulis dari Club Licensing Committee terkait dengan verifikasi klub profesional. Walhasil, kami merasa keputusan bersifat diskriminatif," ujar Alon, sapaan karib Teuku Syahrul Ansari.
"Padahal, di halaman delapan PSSI Club Licensing Regulations, ditulis, 'Apabila Club Licensing Comittee memberikan putusan berupa penolakan lisensi, maka keputusan harus dibuat tertulis termasuk di dalamnya alasan keputusan dan pemberitahuan tentang jalur banding," sambungnya.
Selain itu, Alon menyebut, PSSI tak mengindahkan azas sporting merit, yang diatur dalam pasal 9 ayat 1 Regulations Governing The Applications of The FIFA Statutes. Apabila federasi sepakbola Indonesia itu mematuhi azas ini, Pro Duta dipastikan masuk kompetisi kasta tertinggi, dengan status runner-up kompetisi Indonesian Premier League 2013. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pusamania Demo Manajemen Putra Samarinda
Bola Indonesia 19 Februari 2014, 22:43
-
Djohar: Hak Siar Televisi Bantu Keuangan PSSI
Bola Indonesia 19 Februari 2014, 22:27
-
Kalah Telak Dari PSM, Ini Alasan Persiba Bantul
Bola Indonesia 19 Februari 2014, 21:24
-
Meski Menang Besar, Pelatih PSM Belum Puas
Bola Indonesia 19 Februari 2014, 21:20
-
Melalui CAS, Pro Duta Minta Kompetisi ISL Dihentikan Sementara
Bola Indonesia 19 Februari 2014, 20:25
LATEST UPDATE
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Michael Carrick Tidak Terkejut Dirinya Tidak Jadi Dipecat Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:58
-
Goncalo Ramos Kesulitan di AC Milan: Transfer 73 Juta Euro Belum Mampu jadi Mesin Gol
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:44
-
Michael Carrick Girang Kobbie Mainoo Sudah Pulih, Tapi Prihatin dengan Kondisi Sesko
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:40
-
Michael Carrick Benarkan Sudah Berdamai dengan Bruno Fernandes
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:30
-
Dianggurin Chelsea, PSG Siap Tampung Estevao
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:20
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





















KOMENTAR