"Ini merupakan momentum dan babak penting bagi kita untuk membenahi sepak bola. Mudah-mudahan FIFA memahami niat dan tekad kami memperbaiki prestasi sepak bola Merah Putih. Klub-klub sepak bola di Tanah Air juga mau bekerja dan bergerak bersama menuju perbaikan," tuturnya.
Dengan demikian, ada harapan dan kepercayaan diri yang tumbuh, dari pemain hingga masyarkat. Sebab diutarakannya, bahwa kelak tim nasional Indonesia bisa berbicara di kancah Asia hingga Dunia, seperti yang pernah ditorehkan di masa lalu.
Tidak seperti saat ini, untuk menjadi juara SEA Games saja, tidak kunjung terpenuhi.
"Saya tahu, pembinaan olahraga tidak bisa instan. Bahkan memperbaiki prestasi, tidak seperti membalikkan telapak tangan. Butuh waktu, kerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas untuk mengejar ketertinggalan dari negara-negara lain," tukas Cak Imam- sapaan Menpora Imam Nahrawi.
"Pengelolaan sepak bola harus benar dan memberikan harapan. Singkirkan mereka yang telah mengelola sistem dan pola pembinaan dengan kelakar bahwa mendatangkan malaikat pun sepak bola nasional tidak akan berprestasi. Bangsa ini harus punya visi dan optimisme. Saatnya sepak bola dikelola oleh orang-orang yang menempatkan prestasi sepak bola Merah-Putih di atas segalanya," pungkasnya.[initial]
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bola Indonesia 3 Mei 2015, 22:15

-
Menpora Imam: Mudah-Mudahan FIFA Memahami Niat dan Tekad Kami
Bola Indonesia 3 Mei 2015, 15:31
-
QNB League Buyar, Persebaya Bakal Temui Menpora
Bola Indonesia 2 Mei 2015, 23:53
LATEST UPDATE
-
AC Milan Rugi Besar: Belanja Rp10 Triliun dan Gagal ke Liga Champions
Liga Italia 27 Mei 2026, 01:19
-
Bek Ini Siap Tinggalkan Real Madrid setelah Minim Menit Bermain
Liga Spanyol 27 Mei 2026, 00:46
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00




















KOMENTAR