
Bola.net - Kemenpora rupanya tak ingin menyerah begitu saja untuk mencari cara agar bisa berkomunikasi dengan FIFA terkait pembekuan PSSI.
Selain membentuk Tim Kecil, Kemenpora juga akan melibatkan Ketua KOI, Rita Subowo. Dengan demikian, pihaknya bisa berkomunikasi secara langsung kepada FIFA , termasuk menjelaskan terkait keputusan yang diambil.
"Kami ingin adanya komunikasi secara pasti kepada FIFA untuk menjelaskan berbagai keputusan yang kami lakukan bagi sepakbola Indonesia, termasuk menyertakan KOI," ujar Menpora Imam Nahrawi.
Lebih lanjut, Imam menyatakan bahwa keterlibatan Rita Subowo akan menjadi langkah yang memudahkan pihaknya. Apalagi, Rita Subowo merupakan anggota IOC, dan sebelumnya pernah berkomunikasi secara langsung kepada Presiden FIFA, Sepp Blatter, termasuk saat FIFA penah membentuk tim Komite Normalisasi.
"Kita sudah komunikasi dengan Ketua KOI, Rita Subowo agar menjadi delegasi pemerintah untuk berkomunikasi kepada FIFA. Hal tersebut, terkait sikap pemerintah dan berbagai keputusan yang sudah kita lakukan kepada PSSI, termasuk rencana pembentukan tim transisi," pungkasnya. [initial]
(esa/pra)
Selain membentuk Tim Kecil, Kemenpora juga akan melibatkan Ketua KOI, Rita Subowo. Dengan demikian, pihaknya bisa berkomunikasi secara langsung kepada FIFA , termasuk menjelaskan terkait keputusan yang diambil.
"Kami ingin adanya komunikasi secara pasti kepada FIFA untuk menjelaskan berbagai keputusan yang kami lakukan bagi sepakbola Indonesia, termasuk menyertakan KOI," ujar Menpora Imam Nahrawi.
Lebih lanjut, Imam menyatakan bahwa keterlibatan Rita Subowo akan menjadi langkah yang memudahkan pihaknya. Apalagi, Rita Subowo merupakan anggota IOC, dan sebelumnya pernah berkomunikasi secara langsung kepada Presiden FIFA, Sepp Blatter, termasuk saat FIFA penah membentuk tim Komite Normalisasi.
"Kita sudah komunikasi dengan Ketua KOI, Rita Subowo agar menjadi delegasi pemerintah untuk berkomunikasi kepada FIFA. Hal tersebut, terkait sikap pemerintah dan berbagai keputusan yang sudah kita lakukan kepada PSSI, termasuk rencana pembentukan tim transisi," pungkasnya. [initial]
Jangan Lewatkan!
- PSSI Dibekukan Menpora, Bali United Batal Tantang Werder Bremen
- Pergantian Manajer Timnas U-23 Tunggu Restu Kemenpora
- KOI Minta Semua Pihak Untuk Fokus ke SEA Games dan Asian Games
- 'Kesempatan Indonesia Diselamatkan FIFA Sudah Habis'
- Ketua KOI: Jangan Sampai Ada Dua Organisasi dan Dua Kompetisi
- PSSI Minta Menpora Berlaku Adil dan Terhormat
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nama-Nama 'Calon Tim Transisi' Beredar, Ini Tanggapan SOS
Bola Indonesia 30 April 2015, 21:16
-
Lamban Bentuk Tim Transisi, Kemenpora Dikritik
Bola Indonesia 30 April 2015, 20:09
-
QNB League Tak Jelas, Persebaya Tunggu Instruksi PSSI
Bola Indonesia 30 April 2015, 16:37
-
Ketua KOI Siap Jadi Mediator Kemenpora dan PSSI ke FIFA
Bola Indonesia 30 April 2015, 16:12
-
Menpora Tunjuk Ketua KOI Jadi Delegasi ke FIFA
Bola Indonesia 30 April 2015, 15:54
LATEST UPDATE
-
Prancis di Piala Dunia 2026: Terbaik, Skilful, dan Paling Berbahaya
Piala Dunia 10 Juli 2026, 17:53
-
Herdman Ingin Bawa Timnas Indonesia Angkat Trofi Piala AFF 2026
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 17:37
-
Hadapi Musim yang Padat, Persib Kelola Fisik dan Mental
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 16:58
-
Luis De La Fuente: Belgia Dulu, Baru Prancis!
Piala Dunia 10 Juli 2026, 15:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55




















KOMENTAR