Bola.net - - Kegagalan Arema FC mengontrol tempo permainan kala menghadapi Persela Lamongan dinilai bukan semata kesalahan playmaker Rodrigo Ost Dos Santos. Hal ini diungkapkan Pelatih Arema FC, Joko Susilo, menanggapi banyaknya kritik pada performa gelandang asal Brasil tersebut.
Arema sebelumnya hanya bisa bermain imbang 2-2 pada laga kontra PSIS Semarang dalam laga pertama mereka di ajang Piala Presiden 2018, Sabtu (20/1) lalu. Usai laga, Joko menilai hasil buruk ini tak lepas dari keteledoran para pemainnya.
Pelatih berusia 47 tahun ini menilai anak asuhnya tak mampu menjaga ritme permainan. Padahal, mereka telah unggul dua gol terlebih dahulu.
"Mengapa harus Rodrigo? Bukan kesalahannya. Bukan perannya untuk mengatur ritme permainan tim, apakah harus lambat atau harus cepat," ujar Joko.
Menurut Gethuk, sapaan karib Joko, kendati bermain di posisi 'nomor sepuluh, Rodrigo tak bermain sebagai sosok playmaker murni. Pemain berusia 29 tahun tersebut, sambung Gethuk, lebih difungsikan sebagai gelandang serang saja.
"Untuk mengatur ritme permainan adalah tugas seluruh tim," tuturnya.
Gethuk membeber sejumlah diagnosa di balik kegagalan anak asuhnya memainkan ritme permainan. "Mungkin karena main di kandang dan unggul lebih dulu, kepercayaan diri mereka meninggi. Akhirnya, mereka tidak bisa mengontrol pertandingan," tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pelatih Arema FC Enggan Salahkan Playmaker Asingnya
Bola Indonesia 22 Januari 2018, 16:01
-
Peran Rodrigo Ost di Arema Masih Dirahasiakan
Bola Indonesia 15 Desember 2017, 19:14
-
Arema Pastikan Rodrigo Ost Penuhi Persyaratan
Bola Indonesia 13 Desember 2017, 16:53
-
Arema FC Resmi Pinang Rodrigo dos Santos
Bola Indonesia 13 Desember 2017, 14:03
-
Rodrigo Ost Dos Santos Tak Bakal Jadi Playmaker Murni di Arema
Bola Indonesia 12 Desember 2017, 02:12
LATEST UPDATE
-
Ederson Dikabarkan Merapat ke MU, Begini Kata CEO Atalanta
Liga Inggris 12 Mei 2026, 16:11























KOMENTAR