
Bola.net - Dalam rangkaian ulang tahun PSM Makassar yang ke-97 tahun, manajemen bersama suporter menggelar berbagai kegiatan. Agenda pertama diawali dengan berziarah ke makam legenda sepakbola PSM dan Indonesia, Ramang, di Pemakaman Islam Panaikang, Jumat (02/11).
Ratusan suporter dari berbagai kelompok-kelompok suporter yang bergabung dalam PSM Fans Club hadir dalam acara ziarah tersebut. Beberapa pemain muda juga nampak hadir dalam rombongan, sedangkan pemain-pemain senior seperti Andi Oddang dan Syamsul Chaeruddin tidak terlihat.
Sedangkan manajemen diwakili oleh Media Officer, Andi Widya Syadzwina. Pelatih Petar Segrt tidak bisa bergabung karena baru tiba di Jakarta. "Semoga di ulang tahunnya yang ke-97, PSM bisa makin sukses ke depannya dan PSM bisa kembali berjaya di sepakbola tanah air," lanjut Wina, sebelum acara tabur bunga.
"Saya senang karena suporter mau bekerja sama dalam memeriahkan ulang tahun PSM. Semoga ini awal dari kebangkitan PSM dan bersatunya para suporter," tuturnya.
“Saya dulu sempat berpikiran negatif dengan suporter sepakbola karena pernah mengalami kejadian buruk dihadang suporter di jalan. Tapi, setelah saya mengenal lebih dalam lagi, terutama saat saya terlibat dalam manajemen, ternyata tidak semua suporter PSM berperilaku buruk. Justru mereka sangat kreatif,” ungkapnya.
Sementara perwakilan Fans Club dari kelompok suporter Ayam Jantan dari Timur, Daeng Uki, tidak bisa menyembunyikan rasa harunya karena bahagia melihat suporter telah bersatu. Ia berharap, ke depan tidak ada lagi sekat-sekat antar suporter.
"Kita memang berbeda nama dan warna baju, tapi kita adalah suporter yang tujuannya untuk memberikan dukungan kepada tim PSM. Sudah lama saya memimpikan suporter bersatu dan semoga kebersamaan kita ini bisa langgeng di masa mendatang," kata Daeng Uki.
Ramang merupakan salah satu legenda sepakbola PSM Makassar dan namanya harum sampai ke kancah sepakbola dunia. Pria yang lahir tahun 1928 dan wafat 1987 itu, merupakan inspirator bagi pemain-pemain PSM yang pantang menyerah di lapangan.
"Semoga, para pemain muda PSM yang hadir dalam ziarah tersebut maupun yang tidak datang, bisa makin termotivasi dan mengikuti jejak Ramang menjadi legenda PSM maupun sepakbola Indonesia ke depannya," ujar Wina. (nda/mac)
Ratusan suporter dari berbagai kelompok-kelompok suporter yang bergabung dalam PSM Fans Club hadir dalam acara ziarah tersebut. Beberapa pemain muda juga nampak hadir dalam rombongan, sedangkan pemain-pemain senior seperti Andi Oddang dan Syamsul Chaeruddin tidak terlihat.
Sedangkan manajemen diwakili oleh Media Officer, Andi Widya Syadzwina. Pelatih Petar Segrt tidak bisa bergabung karena baru tiba di Jakarta. "Semoga di ulang tahunnya yang ke-97, PSM bisa makin sukses ke depannya dan PSM bisa kembali berjaya di sepakbola tanah air," lanjut Wina, sebelum acara tabur bunga.
"Saya senang karena suporter mau bekerja sama dalam memeriahkan ulang tahun PSM. Semoga ini awal dari kebangkitan PSM dan bersatunya para suporter," tuturnya.
“Saya dulu sempat berpikiran negatif dengan suporter sepakbola karena pernah mengalami kejadian buruk dihadang suporter di jalan. Tapi, setelah saya mengenal lebih dalam lagi, terutama saat saya terlibat dalam manajemen, ternyata tidak semua suporter PSM berperilaku buruk. Justru mereka sangat kreatif,” ungkapnya.
Sementara perwakilan Fans Club dari kelompok suporter Ayam Jantan dari Timur, Daeng Uki, tidak bisa menyembunyikan rasa harunya karena bahagia melihat suporter telah bersatu. Ia berharap, ke depan tidak ada lagi sekat-sekat antar suporter.
"Kita memang berbeda nama dan warna baju, tapi kita adalah suporter yang tujuannya untuk memberikan dukungan kepada tim PSM. Sudah lama saya memimpikan suporter bersatu dan semoga kebersamaan kita ini bisa langgeng di masa mendatang," kata Daeng Uki.
Ramang merupakan salah satu legenda sepakbola PSM Makassar dan namanya harum sampai ke kancah sepakbola dunia. Pria yang lahir tahun 1928 dan wafat 1987 itu, merupakan inspirator bagi pemain-pemain PSM yang pantang menyerah di lapangan.
"Semoga, para pemain muda PSM yang hadir dalam ziarah tersebut maupun yang tidak datang, bisa makin termotivasi dan mengikuti jejak Ramang menjadi legenda PSM maupun sepakbola Indonesia ke depannya," ujar Wina. (nda/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pemain PSM dan Suporter Mengunjungi Makam Ramang
Bola Indonesia 2 November 2012, 14:27
LATEST UPDATE
-
Xabi Alonso Tegaskan Bakal Rayakan Gol Chelsea ke Gawang Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 12:36
-
Manchester United Bisa Tiru Langkah Arsenal untuk Bangkit dari Keterpurukan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 12:06
-
Lamine Yamal Buka Suara Usai Gagal Raih Ballon d'Or 2026: Giliran Saya Akan Tiba
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 11:56
-
Joao Pedro Dipastikan Absen Lawan Liverpool, Chelsea Kehilangan Mesin Gol Andalan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 11:56
-
Andoni Iraola Optimistis Florian Wirtz Bisa Tampil saat Liverpool Hadapi Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 11:16
-
Gara-Gara Julian Alvarez, Barcelona Dijatuhi Denda oleh Federasi Sepak Bola Spanyol
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 10:36
-
Malam Memalukan Arsenal, Kalah dari Fleetwood meski Nilai Skuad Jauh Lebih Tinggi
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:56
-
Terinspirasi Grimsby yang Singkirkan Man Utd, Fleetwood Town Kini Permalukan Arsenal
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:16
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
















KOMENTAR