Dalam penjelasan sebelumnya, manajemen Surabaya United mengatakan bahwa sebanyak 20 pemain lama hanya meneruskan kontrak mereka di tahun 2015 kemarin. Sedangkan tiga pemain anyar, yakni Agung Prasetyo, Riko Simanjuntak dan Fitra Ridwan, hanya menerima pra kontrak.
Besaran gaji yang diterima para pemain di setiap bulannya pun lebih kecil. "Hanya 25 persen dari kontrak sesungguhnya," kata manajer operasional Surabaya United, Rahmad Sumanjaya kepada Bola.net, Selasa (26/1) pagi.
Rahmad menegaskan bahwa kebijakan ini bersifat sementara. Perlakuan akan berbeda jika kompetisi sepakbola di Indonesia sudah pulih kembali. "Kalau ada kompetisi, nilai kontrak juga akan berubah. Sekarang seadanya dulu," tuturnya landai.
Meski tak mampu membayar pemainnya selayaknya harga normal, manajemen Surabaya United yakin tak ada penggawanya yang kabur ke tim lain. "Sebab mereka sudah terikat, tapi belum dengan nilai sesungguhnya," tutup Rahmad. (faw/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Evan Dimas Tuntaskan Urusan Sebelum ke Spanyol
Bola Indonesia 26 Januari 2016, 13:23
-
Pekan Penentuan Untuk Duo Asing Surabaya United
Bola Indonesia 26 Januari 2016, 13:10
-
Pemain Surabaya United Cuma Terima 25 Persen Gaji
Bola Indonesia 26 Januari 2016, 11:04
-
Surabaya United Cuma Berlakukan Pra Kontrak
Bola Indonesia 26 Januari 2016, 10:49
-
Surabaya United Agendakan Tur Jateng Lagi
Bola Indonesia 25 Januari 2016, 13:27
LATEST UPDATE
-
Liga Champions 26 Mei 2026, 11:58

-
Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026
Liga Champions 26 Mei 2026, 11:57
-
Daftar Lengkap Skuad 48 Negara di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 26 Mei 2026, 11:55
-
Kabar Baik, Lionel Messi Cuma Lelah Otot
Piala Dunia 26 Mei 2026, 11:45
-
Buruan! Juventus Kebut Transfer Alisson Becker Dari Liverpool
Liga Inggris 26 Mei 2026, 11:37
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00




















KOMENTAR