Menurut Rachmat, sejatinya tak hanya Bobotoh yang harus bersikap dewasa. Tapi seluruh suporter yang ada di Indonesia harus bisa mengambil pelajaran dari kerusuhan yang selama ini terjadi di kancah sepakbola tanah air.
Pesepakbola asal Jakarta ini menilai, setelah dibekukan oleh pemerintah dan disanksi FIFA, sudah saatnya memperbaiki seluruh elemen sepakbola di Indonesia. Salah satunya memperbaiki mental suporter.
"Masalah Bobotoh serahkan kepada aparat kepolisian. Sekarang bukan saatnya lagi ribut, rusuh, dan teror," ujar Rachmat saat dihubungi , Kamis (14/7).
"Kalau mau sepakbola dibekukan lagi 'silahkan rusuh' jadi rugi semua. Tapi intinya tidak ada masalah dengan Bobotoh," tambahnya.
Pertandingan antara Persija kontra Maung Bandung akan tersaji di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Sabtu (16/7) mendatang. Laga klasik ini merupakan lanjutan dari kompetisi Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016.
Laga ini selalu menarik untuk ditunggu mengingat kedua tim memiliki rivalitas yang sangat tinggi. Namun sayangnya, Persija tidak akan didukung oleh The Jakmania langsung karena mendapatkan hukuman dari Komisi Disiplin (komdis) ISC. (fit/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kandang Maung Bandung Tak Angker Bagi Persija
Bola Indonesia 14 Juli 2016, 14:33
-
Penyerang Persija Yakin Bobotoh Tak Akan Bikin Onar
Bola Indonesia 14 Juli 2016, 10:10
-
Empat Poin Sikap The Jakmania Soal Putusan Komdis ISC
Bola Indonesia 13 Juli 2016, 19:59
-
Persib vs Persija: Panpel Lepas 30.000 Lembar Tiket
Bola Indonesia 13 Juli 2016, 19:50
-
Head to Head El Clasico Indonesia: Hasil Imbang Lebih Dominan
Bola Indonesia 13 Juli 2016, 14:21
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00





















KOMENTAR