Bola.net - Rasanya rentan waktu tiga hari sudah cukup bagi Persebaya untuk menilai kualitas dua pemain asal Argentina, Benito Montalvo dan Nicolas Abot. Kabarnya, dua pemain ini akan dipulangkan akhir pekan ini.
Montalvo dan Abot sudah menjalani tes medis dan fisik di Persebaya. Karena tak ingin ada keraguan, maka pelatih Ibnu Grahan menyuruh kedua pemain ini untuk mengikuti sesi berlatih bersama pemain lainnya.
Hasilnya, baik Abot maupun Montalvo gagal memenuhi ekspektasi. Abot bukan striker yang garang di kotak penalti. Naluri mencetak golnya pun tergolong rendah. Sedangkan Montalvo adalah tipikal gelandang yang tak berani memegang bola.
Ia tak memiliki dribbling. Sekali dapat bola, langsung diumpan ke rekannya. Hanya saja, akurasi passingnya juga jelek. "Sabtu ini mungkin mereka akan dipulangkan," ujar salah satu sumber internal di manajemen Persebaya.
Berdasarkan penelurusan, hasil tes fisik Montalvo dan Abot ternyata di bawah standar untuk seorang pemain asing. VO2 Max kedua pemain ini hanya mampu mencapai angka 51 dan 52. Angka ini setara dengan yang diraih pemain lokal, Wahyu Subo Seto.
Pelatih Ibnu masih memegang komitmen bahwa kedua pemain ini harus diberikan waktu setidaknya hingga satu minggu. Jika tidak ada perkembangan, bukan tidak mungkin mereka akan terdepak. [initial]
(faw/pra)
Montalvo dan Abot sudah menjalani tes medis dan fisik di Persebaya. Karena tak ingin ada keraguan, maka pelatih Ibnu Grahan menyuruh kedua pemain ini untuk mengikuti sesi berlatih bersama pemain lainnya.
Hasilnya, baik Abot maupun Montalvo gagal memenuhi ekspektasi. Abot bukan striker yang garang di kotak penalti. Naluri mencetak golnya pun tergolong rendah. Sedangkan Montalvo adalah tipikal gelandang yang tak berani memegang bola.
Ia tak memiliki dribbling. Sekali dapat bola, langsung diumpan ke rekannya. Hanya saja, akurasi passingnya juga jelek. "Sabtu ini mungkin mereka akan dipulangkan," ujar salah satu sumber internal di manajemen Persebaya.
Berdasarkan penelurusan, hasil tes fisik Montalvo dan Abot ternyata di bawah standar untuk seorang pemain asing. VO2 Max kedua pemain ini hanya mampu mencapai angka 51 dan 52. Angka ini setara dengan yang diraih pemain lokal, Wahyu Subo Seto.
Pelatih Ibnu masih memegang komitmen bahwa kedua pemain ini harus diberikan waktu setidaknya hingga satu minggu. Jika tidak ada perkembangan, bukan tidak mungkin mereka akan terdepak. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ferry Paulus Optimistis Persija Juara
Bola Indonesia 19 Desember 2014, 21:58
-
Sriwijaya FC Tidak Lepas Pemain ke Timnas U-23
Bola Indonesia 19 Desember 2014, 21:54
-
Waktu Persiapan Mepet, Indra Sjafri Optimis Bisa Maksimal
Bola Indonesia 19 Desember 2014, 21:23
-
Indra Sjafri Buka Peluang Eks Timnas U-19 Gabung Bali United Pusam
Bola Indonesia 19 Desember 2014, 17:33
-
Bali United Pusam Agendakan TC di Yogyakrta
Bola Indonesia 19 Desember 2014, 17:27
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Sunderland vs Chelsea: Trai Hume
Liga Inggris 25 Mei 2026, 01:44
-
Man of the Match Liverpool vs Brentford: Caoimhin Kelleher
Liga Inggris 25 Mei 2026, 01:33
-
Erling Haaland Raih Sepatu Emas Premier League yang Ketiga
Liga Inggris 25 Mei 2026, 01:12
-
Pecahkan Rekor Assist Premier League, Ini Kata Bruno Fernandes
Liga Inggris 25 Mei 2026, 01:08
-
MU Menang 0-3 di Kandang Brighton, Michael Carrick: Joss!
Liga Inggris 25 Mei 2026, 00:59
-
Man of the Match Crystal Palace vs Arsenal: Noni Madueke
Liga Inggris 25 Mei 2026, 00:58
-
Man of the Match Man City vs Aston Villa: Ollie Watkins
Liga Inggris 25 Mei 2026, 00:52
-
Man of the Match Brighton vs Man Utd: Bruno Fernandes
Liga Inggris 25 Mei 2026, 00:16
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25

























KOMENTAR