
Bola.net - Tawaran uji coba kini membanjiri Persebaya Surabaya yang berlaga di Divisi Utama PT Liga Indonesia. Saking banyaknya, manajemen klub terpaksa menampik beberapa tawaran tersebut.
Menurut asisten manajer Persebaya DU, Amran Said Ali, setidaknya ada empat klub Divisi Utama dan dua klub Indonesia Super League (ISL) yang ingin menjajal kekuatan tim asuhan Miroslav Janu itu. "Tiga tim Divisi Utama dari Jawa Tengah, yang satu lagi Persebo Bondowoso yang home base-nya di Bangil," terangnya, Kamis (3/01).
Amran menyebut tiga tim dari Jateng itu adalah Persitema Temanggung, PSIS Semarang dan Persipur Purwodadi. Namun, semua tantangan itu ditolak oleh Miro yang lebih memilih training center (TC) di Bali. "Pelatih tak mau kalau kita ke Jateng, sementara kalau lawan Bondowoso, dia nggak mau karena kita nanti satu grup dengan mereka," terangnya.
Sementara dua klub ISL yang dimaksud adalah Persiwa Wamena dan Persepam Madura United. Persiwa yang kali ini tengah melakukan TC di Malang terus mencari lawan tanding sebelum terjun ke ISL. Penampilan apik Uston Nawawi dkk di Piala Gubernur Jawa Timur lalu membuat mereka tertarik.
Sementara Persepam sendiri yang kini ditukangi Daniel Roekito intens mengajak uji coba. Mereka sepertinya belum puas dengan hasil imbang 1-1 di Sumenep yang membuat posisi pelatih Mustaqim terdepak.
Amran menambahkan, kalau melawan Persiwa, Miro menolaknya. Sementara untuk Persepam akan coba dirapatkan kepastian tanggalnya. "Persepam bersedia kalau main di Tambaksari, tapi kita belum memberi konfirmasi dan kepastian tanggalnya," pungkasnya. (fjr/dzi)
Menurut asisten manajer Persebaya DU, Amran Said Ali, setidaknya ada empat klub Divisi Utama dan dua klub Indonesia Super League (ISL) yang ingin menjajal kekuatan tim asuhan Miroslav Janu itu. "Tiga tim Divisi Utama dari Jawa Tengah, yang satu lagi Persebo Bondowoso yang home base-nya di Bangil," terangnya, Kamis (3/01).
Amran menyebut tiga tim dari Jateng itu adalah Persitema Temanggung, PSIS Semarang dan Persipur Purwodadi. Namun, semua tantangan itu ditolak oleh Miro yang lebih memilih training center (TC) di Bali. "Pelatih tak mau kalau kita ke Jateng, sementara kalau lawan Bondowoso, dia nggak mau karena kita nanti satu grup dengan mereka," terangnya.
Sementara dua klub ISL yang dimaksud adalah Persiwa Wamena dan Persepam Madura United. Persiwa yang kali ini tengah melakukan TC di Malang terus mencari lawan tanding sebelum terjun ke ISL. Penampilan apik Uston Nawawi dkk di Piala Gubernur Jawa Timur lalu membuat mereka tertarik.
Sementara Persepam sendiri yang kini ditukangi Daniel Roekito intens mengajak uji coba. Mereka sepertinya belum puas dengan hasil imbang 1-1 di Sumenep yang membuat posisi pelatih Mustaqim terdepak.
Amran menambahkan, kalau melawan Persiwa, Miro menolaknya. Sementara untuk Persepam akan coba dirapatkan kepastian tanggalnya. "Persepam bersedia kalau main di Tambaksari, tapi kita belum memberi konfirmasi dan kepastian tanggalnya," pungkasnya. (fjr/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persebaya DU Banjir Tawaran Uji Coba
Bola Indonesia 3 Januari 2013, 19:00
-
Miroslav Janu Ajukan TC ke Bali
Bola Indonesia 2 Januari 2013, 21:30
-
PSBS Biak Tunjuk Jailani Sebagai Pelatih Musim Depan
Bola Indonesia 18 Desember 2012, 12:57
-
Sudah 34 Klub Mendaftar Gabung Divisi Utama PT LI
Bola Indonesia 13 November 2012, 09:15
-
Persebaya DU Tunggu Kepastian Otomatis ke ISL
Bola Indonesia 4 Oktober 2012, 21:50
LATEST UPDATE
-
16 Pemain Arsenal Menuju Piala Dunia 2026
Piala Dunia 27 Mei 2026, 20:24
-
Generasi Emas Senegal Siap Bicara Banyak di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 27 Mei 2026, 19:59
-
Wow! Barcelona Kepincut Wonderkid Brasil yang Disebut Mirip Neymar
Liga Spanyol 27 Mei 2026, 18:37
-
Piala Dunia 2026: 10 Pemain yang Diprediksi Jadi Magnet Turnamen
Piala Dunia 27 Mei 2026, 18:15
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00

























KOMENTAR