
Bola.net - Meski masih terikat kontrak dengan Warrior hingga satu tahun ke depan, manajemen Persebaya memilih menyudahi kerjasama dengan apparel asal Amerika Serikat itu. Mereka beralasan kecewa dan menyebut Warrior tak profesional.
Waktu pertama kali diperkenalkan sebagai partner Persebaya dalam hal pemasok perlengkapan olahraga untuk Divisi Utama 2013 lalu, nama Persebaya disejajarkan dengan Liverpool. Maklum, Warior adalah apparel resmi The Reds.
Nyatanya, saat kerjasama masih menyisakan satu tahun, Persebaya memilih bercerai dengan Warrior. Menurut Direktur Utama PT Mitra Muda Inti Berlian (MMIB) Diar Kusuma Putra, pelayanan Warrior membuat manajemen kecewa.
Kabarnya, perlengkapan tim seperti kostum, seperti jaket dan jersey latihan, tidak 100 persen diterima. Ironisnya, kostum latihan Persebaya baru diberikan pada babak semifinal Divisi Utama 2013 lalu. Hingga saat ini, Warrior juga tak mengirimkan bola sesuai dengan yang dijanjikan.
“Berdasarkan evaluasi manajemen, kami mengakhiri kerjasama dengan Warrior karena tidak profesional," tegas Diar.
"Kami sering dikecewakan dengan kinerja apparel menyiapkan kebutuhan perlengkapan tim. Pasokan perlengkapan yang sudah menjadi hak tim tidak 100 persen kami terima," jelas Wakil Kedua Kadin Jawa timur (Jatim) ini.
Kini, Persebaya memilih menggandeng apparel lokal Specs untuk kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2014 nanti. (fjr/dzi)
Waktu pertama kali diperkenalkan sebagai partner Persebaya dalam hal pemasok perlengkapan olahraga untuk Divisi Utama 2013 lalu, nama Persebaya disejajarkan dengan Liverpool. Maklum, Warior adalah apparel resmi The Reds.
Nyatanya, saat kerjasama masih menyisakan satu tahun, Persebaya memilih bercerai dengan Warrior. Menurut Direktur Utama PT Mitra Muda Inti Berlian (MMIB) Diar Kusuma Putra, pelayanan Warrior membuat manajemen kecewa.
Kabarnya, perlengkapan tim seperti kostum, seperti jaket dan jersey latihan, tidak 100 persen diterima. Ironisnya, kostum latihan Persebaya baru diberikan pada babak semifinal Divisi Utama 2013 lalu. Hingga saat ini, Warrior juga tak mengirimkan bola sesuai dengan yang dijanjikan.
“Berdasarkan evaluasi manajemen, kami mengakhiri kerjasama dengan Warrior karena tidak profesional," tegas Diar.
"Kami sering dikecewakan dengan kinerja apparel menyiapkan kebutuhan perlengkapan tim. Pasokan perlengkapan yang sudah menjadi hak tim tidak 100 persen kami terima," jelas Wakil Kedua Kadin Jawa timur (Jatim) ini.
Kini, Persebaya memilih menggandeng apparel lokal Specs untuk kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2014 nanti. (fjr/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
PBR Hanya Pertahankan Gaston dan Tujuh Pemain Lokal
Bola Indonesia 13 November 2013, 22:50
-
Persebaya Mengaku Kecewa Dengan Warrior
Bola Indonesia 13 November 2013, 20:40
-
Resmi: Persebaya Deal Dengan Specs
Bola Indonesia 13 November 2013, 20:28
-
Lusa, Persegres Latihan Perdana
Bola Indonesia 13 November 2013, 16:24
-
Persipura Permasalahkan Kepindahan Patrich Wanggai ke Malaysia
Bola Indonesia 13 November 2013, 12:14
LATEST UPDATE
-
RESMI: Arema FC Lepas Penyerang Joel Vinicius
Bola Indonesia 24 Agustus 2026, 17:05
-
Timnas Voli Putri Indonesia Takluk dari Thailand di AVC Continental 2026
Voli 24 Agustus 2026, 16:50
-
Dicari: Kiper Baru untuk Persib Bandung
Bola Indonesia 24 Agustus 2026, 15:11
-
Dean James Bersinar di Eredivisie: Bawa Go Ahead Eagles Raih Peringkat ke-2 Klasemen
Tim Nasional 24 Agustus 2026, 14:12
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59




















KOMENTAR