Bola.net - Persebaya Surabaya terancam tidak dapat diperkuat pemain asing di kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2015. Hal tersebut diakibatkan masih adanya utang yang harus diselesaikan, namun melebihi kontribusi komersial.
"Sebelum kick-off, PT Liga Indonesia membatasi bahwa utang mereka tidak boleh lebih dari kontribusi komersialnya. Kalau lebih, maka PT Liga Indonesia memutuskan tidak memberi izin penggunaan pemain asing," kata CEO PT Liga Indonesia, Joko Driyono.
"Utang terukur kaitannya dengan proyeksi pendapatan, termasuk dari Liga Indonesia. Pada 31 Januari, akan putus kontribusi komersial ke klub. Kami ingin melihat progresnya dan plan mereka selanjutnya seperti apa. Itu penting, saat kami mengambil keputusan dalam rapat pleno Senin (19/1)," sambungnya.
Hal tersebut, tidak hanya dialami Bajul Ijo. Melainkan, masih ada sejumlah klub yang bernasib serupa. Masing-masing yakni, Persija Jakarta, PSM Makassar, Arema Cronus, Pelita Bandung Raya, dan Gresik United.
Keenam klub tersebut, dikategorikan PT Liga Indonesia lolos namun dengan catatan. Hal tersebut, karena masih memiliki catatan utang kepada pemain.
Untuk PBR, PSM, dan Persebaya, memiliki utang dengan nilai yang signifikan. Sedangkan penyelesaian utang Persija dan Arema, berstatus tanda tanya walau tak signifikan. [initial]
(esa/pra)
"Sebelum kick-off, PT Liga Indonesia membatasi bahwa utang mereka tidak boleh lebih dari kontribusi komersialnya. Kalau lebih, maka PT Liga Indonesia memutuskan tidak memberi izin penggunaan pemain asing," kata CEO PT Liga Indonesia, Joko Driyono.
"Utang terukur kaitannya dengan proyeksi pendapatan, termasuk dari Liga Indonesia. Pada 31 Januari, akan putus kontribusi komersial ke klub. Kami ingin melihat progresnya dan plan mereka selanjutnya seperti apa. Itu penting, saat kami mengambil keputusan dalam rapat pleno Senin (19/1)," sambungnya.
Hal tersebut, tidak hanya dialami Bajul Ijo. Melainkan, masih ada sejumlah klub yang bernasib serupa. Masing-masing yakni, Persija Jakarta, PSM Makassar, Arema Cronus, Pelita Bandung Raya, dan Gresik United.
Keenam klub tersebut, dikategorikan PT Liga Indonesia lolos namun dengan catatan. Hal tersebut, karena masih memiliki catatan utang kepada pemain.
Untuk PBR, PSM, dan Persebaya, memiliki utang dengan nilai yang signifikan. Sedangkan penyelesaian utang Persija dan Arema, berstatus tanda tanya walau tak signifikan. [initial]
Jangan Lewatkan!
- Inilah Daftar Pemain Persebaya Untuk SCM Cup 2015
- Persebaya Rekrut Dave Mustaine
- Persebaya Manfaatkan Fasilitas PT LI
- 2015, Persebaya Masih Nunggak Gaji
- Besok, PT Liga Indonesia Panggil Enam Klub Bermasalah
- PT LI Pastikan Dua Klub Turun Kasta ISL
- Final Inter Island Cup Kembali Tertunda, Kick-off ISL Kena Imbas
- Sejauh Ini, Dua Stadion Ini Belum Layak Gelar Laga ISL
- PT Liga Indonesia Isyaratkan Kick-off ISL 2015 Bakal Mundur
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
PT LI Sebut Persija Bebas Dari Lilitan Utang
Bola Indonesia 16 Januari 2015, 21:46
-
Persebaya Tak Ingin Sekadar Numpang Lewat
Bola Indonesia 16 Januari 2015, 21:29
-
David Bala Berpeluang Main Lawan Semen Padang
Bola Indonesia 16 Januari 2015, 21:27
-
Pengalaman Jadi Alasan Utama Mitra Kukar Rekrut Jorge Gotor
Bola Indonesia 16 Januari 2015, 21:19
-
Evan Dimas Baru Tiba di Padang
Bola Indonesia 16 Januari 2015, 21:15
LATEST UPDATE
-
Aroma Revolusi di Lini Belakang Real Madrid Bersama Jose Mourinho
Liga Spanyol 5 Juli 2026, 22:05
-
RESMI: Real Madrid Boyong Denzel Dumfries, Dikontrak 4 Tahun
Liga Spanyol 5 Juli 2026, 21:41
-
Mesir Itu Tentang Chemistry dan Mentalitas, Bukan Cuma Mohamed Salah
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:31
-
Kesempatan Maroko Mengubah Kisah yang Dulu Berakhir dengan Air Mata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:19
-
Ketika Prancis Menemukan Cara Lain untuk Menang
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:11
-
Meksiko, Azteca, dan Pemain Ke-12
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:27
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR