"Meski kita main di kandang, tapi pikirkan pertahanan," ucap Edu, sapaan akrabnya.
Ia menjelaskan, komposisi pemain Persegres membuatnya harus menerapkan strategi berbeda. Dan, main lebih bertahan adalah strategi terbaik yang harus ia pilih.
"Kalau main di kandang, saya tidak terlalu pusing, tapi kalau di luar kandang, itu agak mengkhawatirkan," imbuhnya.
"Arema, Sriwijaya dan Borneo, mereka di atas kita," puji mantan pelatih Persela Lamongan ini.
Sejak ditangani oleh Eduard Tjong, Persegres sudah mendapat satu kemenangan dan satu kali kalah. Kemenangan itu lahir saat mereka menjamu Arema Cronus. Selanjutnya mereka tumbang di tangan tuan rumah Sriwijaya FC. [initial]
Jangan Lewatkan!
- Jelang Lawan Bali United, Pelatih Madura United Minta Pemainnya Jaga Disiplin
- Tak Banyak Waktu Jelang Hadapi Persija, Arema Tak Gentar
- Pertahankan Singgasana Klasemen, Madura United Dapat Tambahan Bonus
- Kalahkan PSM, Milomir Seslija: Ini Permainan Arema Sesungguhnya
- Jadwal Padat, Persegres Rawan Kelelahan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persegres Lebih Bertahan Meski Main Kandang
Bola Indonesia 16 Oktober 2016, 12:13
-
Persegres Isyaratkan Lakukan Rotasi
Bola Indonesia 16 Oktober 2016, 12:08
-
Jadwal Padat, Persegres Rawan Kelelahan
Bola Indonesia 15 Oktober 2016, 11:50
-
Persegres Mau Lanjutkan Tren Bagus di Palembang
Bola Indonesia 12 Oktober 2016, 15:25
-
Persegres Bawa 19 Pemain ke Palembang
Bola Indonesia 11 Oktober 2016, 10:24
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026, 10 Juli 2026
Piala Dunia 10 Juli 2026, 01:45
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Prancis vs Maroko, 10 Juli 2026
Piala Dunia 9 Juli 2026, 23:30
-
Jorge Jesus Capai Kesepakatan Latih Portugal
Piala Dunia 9 Juli 2026, 23:08
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Swiss 12 Juli 2026
Piala Dunia 9 Juli 2026, 21:37
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
























KOMENTAR