Jika melihat penampilan Persegres sepanjang putaran pertama, tak mengherankan bila manajemen Persegres tak puas. Bayangkan, Persegres berada di posisi 17, atau dua terbawah. Mereka sudah delapan kali kalah dan baru tiga kali menang.
"Yang jelas, hasil selama ini belum menggembirakan manajemen," ujar Sekretaris Persegres, Hendry Febri.
Untuk mengobati rasa kecewa dari suporter, manajemen berharap Sasa Zecevic dan kawan menang atas Semen Padang. "Kami tahu jika Ultras kecewa. Kami tidak akan tinggal diam. Kami tetap terus beri target menang agar rasa kecewa sedikit terobati," sambungnya.
Hanya saja, Semen Padang bukan lawan yang mudah ditaklukkan. Kabau Siran adalah penghuni posisi enam klasemen sementara. Mereka memenangkan delapan partai dari total 16 pertandingan yang mereka lakoni. "Semoga kami lebih beruntung di pertandingan terakhir," harapnya. (faw/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persegres Wajib Menang Lawan Semen Padang
Bola Indonesia 23 Agustus 2016, 12:50
-
Persegres Jamin Tak Ada Pergantian Pelatih
Bola Indonesia 21 Agustus 2016, 19:55
-
Fans Persegres Desak Evaluasi Total
Bola Indonesia 21 Agustus 2016, 19:19
-
Gresik United Sudah Mulai Rombak Skuat
Bola Indonesia 19 Agustus 2016, 11:16
-
Gresik United Tanpa In-Kyun Lawan Persipura
Bola Indonesia 19 Agustus 2016, 11:06
LATEST UPDATE
-
Persib Bandung Ditinggal Bojan Hodak Usai Hat-trick Juara?
Bola Indonesia 25 Mei 2026, 19:12
-
Tyrell Malacia Ucapkan Salam Perpisahan untuk Fans Manchester United
Liga Inggris 25 Mei 2026, 18:52
-
Skuad Spanyol untuk Piala Dunia 2026: Barcelona 8, Real Madrid 0
Piala Dunia 25 Mei 2026, 18:24
-
Membandingkan Gaji Pemain West Ham dengan Gaji Pemain Championship
Liga Inggris 25 Mei 2026, 18:03
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00

























KOMENTAR