
Bola.net - Komisaris Persib Bandung, Umuh Muchtar, tidak habis pikir dengan hukuman tambahan yang didapat Teja Paku Alam. Menurut Umuh, harusnya Teja Paku Alam cukup dengan hukuman kartu merah.
Teja Paku Alam mendapat kartu merah pada laga pekan ke-27 BRI Liga 1 2022/2023, lawan Barito Putera. Kiper 28 tahun itu menerima kartu merah karena memegang bola di luar area kotak penalti.
Kartu merah Teja membawa dampak buruk bagi Persib. Sempat unggul 1-0, Persib kalah 2-1 setelah Teja keluar. Situasi menjadi lebih buruk ketika Teja kemudian mendapat hukuman tambahan dari Komisi Disiplin PSSI.
"Ya, sanksi tambahan itu aneh-aneh saja, seperti dibuat-buat. Tidak akan benar itu. Sudah di kartu merah, harusnya tidak ada tambahan sanksi. Itu aneh PSSI-nya," tegas Umuh Muchtar saat dihubungi Selasa (7/3/2023).
Sanksi 2 Laga dan Denda untuk Teja
Sanksi tambahan terhadap Teja Paku Alam bisa dibilang cukup berat. Sebab, selain dilarang bermain dua pertandingan, juga ada sanksi denda sebesar Rp10.000.000,-
"Kalau bisa mengajukan surat keberatan, pasti akan saya ajukan karena heran juga, masa larangannya jadi dua pertandingan," tegas pendiri PT Persib ini.
Teja Paku Alam harus absen pada pertandingan Persib Bandung melawan Persik Kediri di Stadion Pakansari Cibinong, Kabupaten Bogor, Rabu 8 Maret 2023.
Itu terjadi setelah pemain bernomor punggung 14 itu mendapatkan hukuman tambahan dari Komdis PSSI karena dinilai melanggar Kode Disiplin PSSI Tahun 2018.
Alasan Komdis PSSI Hukum Teja Paku Alam

Berdasarkan salinan keputusan Komite Disiplin PSSI pada sidang tanggal 6 Maret 2023, Teja dapat hukuman tambahan karena dinilai melakukan tindakan tidak sportif dengan cara menghalau bola dengan tangan di luar kotak penalti dalam laga Persib versus Barito Putera di Stadion Demang Lehman, 27 Februari 2023.
Dalam pertandingan itu, Teja langsung diganjar kartu merah oleh wasit yang membuatnya harus absen pada pertandingan melawan Persija Jakarta yang akhirnya ditunda.
“Merujuk pada pasal 49 ayat 1 huruf (a) dan ayat 2 Kode Disiplin PSSI tahun 2018, sdr. Teja Paku Alam diberikan hukuman tambahan larangan bermain sebanyak satu pertandingan sejak keputusan ini diterbitkan dan berlaku pada pertandingan terdekat,” tulis surat keputusan bernomor 109/LI/SK/KD-PSSI/III/2023.
Selain itu, Teja juga mendapatkan hukuman denda sebesar Rp10.000.000.
“Pengulangan terhadap pelanggaran terkait di atas akan berakibat terhadap tambahan hukuman yang lebih berat,” tulis surat keputusan tersebut.
Klasemen BRI Liga 1 2022/2023
Disadur dari Bola.com: Erwin Snaz/Wiwig Prayugi, 7 Maret 2023
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil BRI Liga 1 Persib Bandung vs Persik Kediri: Skor 0-2
Bola Indonesia 8 Maret 2023, 16:55
LATEST UPDATE
-
Hasil Superpole WorldSBK Australia 2026: Kalahkan Yari Montella, Nicolo Bulega Sabet Pole
Otomotif 21 Februari 2026, 09:25
-
Jadwal BRI Super League di Indosiar Hari Ini, Sabtu 21 Februari 2026
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 09:14
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV, MOJI, dan Vidio, 21-24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 08:55
-
Nonton Live Streaming Pertandingan Proliga 2026 di MOJI Hari Ini, 21 Februari 2026
Voli 21 Februari 2026, 08:52
-
Hasil Lengkap, Klasemen, dan Jadwal Pertandingan Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 08:20
-
Jadwal Lengkap Proliga 2026, 8 Januari-26 April 2026
Voli 21 Februari 2026, 08:20
-
Jadwal Pertandingan Proliga 2026 Putaran II Seri Bogor, 19 Februari-1 Maret 2026
Voli 21 Februari 2026, 08:19
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 21 Februari 2026, 08:15
-
Prediksi Nottm Forest vs Liverpool 22 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 07:29
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09



















KOMENTAR