Cerita Jurnalis Thailand yang Jadi Saksi Amarah Bobotoh Persib: Saya Sedang Memotret di Belakang Gawang, Lalu...

Bola.net - Kemenangan Persib Bandung atas Ratchaburi FC pada leg kedua babak 16 besar AFC Champions League (ACL) 2, Rabu (18/2/2026), berakhir dengan kericuhan. Meskipun menang 1-0, langkah Maung Bandung terhenti karena kalah agregat gol 1-3 dari wakil Thailand tersebut.
Hasil ini memicu amarah puluhan Bobotoh yang memadati Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Mereka merasa tidak puas dengan kepemimpinan wasit Majed Al-Shamrani.
Seorang jurnalis asal Thailand yang akrab disapa Khun Voy, menjadi saksi mata ketegangan di pinggir lapangan. Ia berada di posisi yang sangat dekat dengan titik awal masuknya penonton ke lapangan.
"Saya berdiri memotret di belakang gawang, di sisi yang sama saat suporter Persib melompat turun ke lapangan," ujar Khun Voy dilansir dari Facebook Thai League.
"Kejadiannya bermula sesaat sebelum laga usai, tepatnya saat masa injury time saya melihat dengan mata kepala sendiri seorang pria bertubuh kurus tinggi berhasil menerobos penjagaan steward," katanya menambahkan.
Fotografer Ratchaburi FC Jadi Korban
Setelah seorang Bobotoh berhasil masuk, situasi menjadi tidak terkendali karena puluhan suporter lainnya menyusul ke lapangan. Khun Voy yang saat itu bersama fotografer Ratchaburi FC, Phii Moo, mulai merasa terancam keselamatannya.
Melihat gelombang massa yang semakin besar, keduanya segera bergegas mengemasi peralatan kamera mereka. Namun, benturan fisik dengan suporter yang merangsek masuk tetap tidak terhindarkan di area belakang gawang.
"Saat sedang mengemasi barang, suporter Indonesia berlari ke arah tempat kami duduk di belakang gawang dan menabrak kami untuk masuk ke lapangan," ucapnya.
"Phii Moo terkena hantaman lutut di bagian telinga saat suporter melompat hingga ia terjatuh, sementara saya berusaha menghindar dan tetap sadar untuk segera keluar dari sana," lanjutnya.
Insiden Lainnya

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, sempat keluar dari area bench untuk mencoba menenangkan massa. Sayangnya, upaya tersebut sia-sia karena jumlah suporter yang turun ke lapangan sudah terlalu banyak.
Ketegangan berlanjut saat Khun Voy mencoba mencapai ruang media yang ternyata berdekatan dengan akses tangga besi penonton. Di titik tersebut, ia melihat aksi anarkis berupa pelemparan benda tajam hingga petasan oleh oknum suporter.
"Mereka tidak hanya memanjat pagar tangga besi, tapi juga melemparkan pisau dan menyalakan petasan ke arah lorong di depan tunnel untuk meluapkan emosi," bebernya.
"Saya harus menerobos ledakan petasan untuk bisa masuk ke ruang media, karena jika tidak, saya akan terjepit oleh massa yang terus merangsek dari belakang," sambungnya.
Instruksi Pelatih Ratchaburi FC

Skuad Ratchaburi FC akhirnya berhasil dievakuasi ke area mixed zone dengan pengawalan ketat dari pihak kepolisian dan TNI. Lampu stadion kemudian dipadamkan sepenuhnya saat ribuan suporter masih berada di dalam.
Pelatih Ratchaburi FC, Worrawoot Srimaka langsung menginstruksikan timnya untuk segera meninggalkan stadion demi keselamatan. Sosok yang akrab disapa Coach Yong ini mengaku teringat memori kelam saat bertanding di Jakarta bertahun-tahun silam.
"Kami harus segera pergi, untuk apa bertahan di sana? Selamatkan nyawa dulu, urusan lain belakangan. Saya pernah mengalami kejadian serupa di Senayan saat Thailand mengalahkan Indonesia dan stadion dibakar, pemandangan itu masih melekat di ingatan saya," imbuh Worrawoot Srimaka.
Perjalanan pulang Ratchaburi FC menuju Jakarta pun tetap diwarnai intimidasi dari sejumlah oknum yang membuntuti bus menggunakan sepeda motor. Tim berjuluk The Dragons itu membutuhkan waktu hampir empat jam untuk sampai di hotel karena prosedur keamanan yang ketat.
Baca Ini Juga:
- Persib Fokus ke BRI Super League Usai Tersingkir dari ACL 2, Memburu Hattrick Juara
- Pelatih Persib Pasang Badan terhadap Performa Layvin Kurzawa dan Sergio Castel: Secara Realistis Siap 30-35 Menit, Menunjukkan Kualitas
- Pelatih Persib Kecewa 100 dari 29.900 Bobotoh Berulah di 16 Besar ACL 2: Merusak Semuanya, Menjadikan Pesta Pribadi, Kami Bakal Disanksi
- Bojan Hodak Punya Daftar Panjang untuk Bahas Wasit Majed Al-Shamrani, Persib Bakal Mengadukan ke AFC
- Persib Bandung vs Ratchaburi, Netizen: Apresiasi untuk Tim, Nuhun, Sekarang Fokus di Liga!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026: Semua Laga Dimulai Pukul 20.30 WIB
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 21:15
-
Persib Fokus ke BRI Super League Usai Tersingkir dari ACL 2, Memburu Hattrick Juara
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 12:54
LATEST UPDATE
-
Live Streaming PSIM vs Borneo FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 11:18
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




















KOMENTAR