
Bola.net - Manajemen Persib Bandung menyampaikan rasa prihatin sekaligus belasungkawa atas berbagai insiden yang terjadi setelah pertandingan kontra Persija Jakarta pada pekan ke-32 BRI Super League 2025/2026, Minggu (10/5/2026), di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur.
Pernyataan tersebut disampaikan Head of Communication PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhi Pratama. Ia mengaku memahami tingginya tensi rivalitas antara Persib dan Persija, tetapi tetap menyesalkan munculnya sejumlah kejadian yang mencoreng suasana selepas pertandingan.
“Kami memahami bahwa pertandingan dengan tensi dan rivalitas tinggi kerap menghadirkan dinamika, baik di dalam maupun di luar lapangan,” jelas Head Of Communication PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhi Pratama.
“Kami menyayangkan adanya berbagai kejadian yang mencederai nilai sportivitas serta semangat sepak bola sebagai ruang yang seharusnya menghadirkan kebersamaan, rasa hormat, dan persatuan,” lanjut Adhi Pratama.
Adhi Pratama mengatakan beberapa kejadian yang menjadi perhatian Persib di antaranya adalah insiden di lapangan yang melibatkan pemain seperti Beckham Putra Nugraha.
Kemudian mendapat gangguan dan intimidasi yang diterima rombongan tim saat perjalanan kepulangan melalui Bandara Sepinggan Balikpapan, serta sejumlah insiden yang menimpa masyarakat dan Bobotoh di beberapa daerah.
“Kami menerima informasi terkait dugaan perusakan terhadap salah satu restoran Sunda di Kota Samarinda, insiden kekerasan yang menimpa seorang pemuda berusia 15 tahun di Kuningan, Jawa Barat,” kata Adhi.
Sepak Bola Bukan untuk Menghadirkan Rasa Takut
Selain itu, ada juga pengeroyokan terhadap tiga Bobotoh di Sukabumi yang menyebabkan korban luka-luka, serta insiden yang menimpa seorang Bobotoh di Majalengka akibat pelemparan benda keras saat kegiatan nonton bareng berlangsung.
“Kami juga menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas meninggalnya seorang anak berusia 15 tahun di Karawang yang sebelumnya berpamitan kepada keluarganya untuk menonton pertandingan Persib kontra Persija,” ungkap Adhi.
“Duka ini menjadi pengingat bagi kita semua sepak bola tidak seharusnya menghadirkan rasa takut, apalagi sampai menimbulkan korban jiwa,” tambah Adhi.
Lebih lanjut manajemen Persib diakui Adhi menghormati proses penanganan dan pendalaman yang saat ini dilakukan oleh pihak berwenang terkait kejadian tersebut.
Atas berbagai kejadian tersebut, saat ini Persib diakui Adhi tengah mengumpulkan bukti, data, dan fakta sebagai bagian dari langkah yang akan ditempuh secara profesional, objektif, dan bertanggung jawab.
Ajakan untuk Menahan Diri
Persib mengajak seluruh pihak untuk menahan diri, tidak mudah terprovokasi, serta menghindari tindakan-tindakan yang dapat memperkeruh situasi dan merugikan masyarakat luas.
“Dalam situasi seperti ini, rasa empati, kedewasaan, dan saling menghormati menjadi hal yang jauh lebih penting untuk dikedepankan bersama,” imbuh Adhi.
Di tengah situasi ini, Persib ingin hadir tidak hanya sebagai klub sepak bola, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat.
“Karena itu, kami tengah berupaya menjalin komunikasi dengan para korban maupun keluarga yang terdampak sebagai bentuk perhatian dan dukungan yang dapat kami berikan,” kata Adhi.
Fokus 2 Laga Tersisa
Sementara di sisi lain, tim juga harus tetap menjaga fokus menghadapi dua laga terakhir di BRI Super League 2025/2026 melawan PSM Makassar pada 17 Mei 2026 di Stadion BJ. Habibie, Pare-pare, dan lawan Persijap Jepara pada 23 Mei 2026.
“Untuk itu, kami berharap seluruh Bobotoh tetap memberikan doa, dukungan, dan energi positif kepada tim. Dukungan yang dewasa, damai, dan penuh rasa hormat akan menjadi kekuatan penting bagi perjuangan Persib dalam menuntaskan musim ini dengan sebaik-baiknya,” kata Adhi.
“Mari bersama menjaga nama baik Persib, menjaga semangat persaudaraan, serta menunjukkan bahwa kecintaan terhadap klub dapat diwujudkan melalui sikap yang positif, bermartabat, dan saling menghormati,” pungkas Adhi.
Disadur dari Bola.com (Erwin Snaz, Benediktus Gerendo Pradigdo) 13 Mei 2026
Klasemen BRI Super League 2025/2026
Jangan Lewatkan!
- Dedengkot The Jakmania Ungkap Pengkritik Sudah Mulai Dapat Ancaman: Cukup Kesabaran Ini Harus Menyaksikan Persija Selalu Terusir
- Ardhi Tjahjoko Minta Maaf dan Tanggung Jawab soal Kegagalan Persija di BRI Super League, Serahkan Nasibnya kepada Manajemen
- Fabio Lefundes Bongkar Rahasia Borneo FC Tempel Persib di Persaingan Gelar Juara BRI Super League: Tidak Pakai Pertalite Lagi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Jadwal Persija Jakarta di BRI Super League 2026/2027, Start Kontra Borneo FC
Bola Indonesia 13 Agustus 2026, 17:37
-
Bruno Guimaraes Langsung Tunjukkan Karakter dan Kualitasnya Bersama Arsenal
Liga Inggris 13 Agustus 2026, 17:25
-
Update eFootball 2027: Banyak Fitur Baru yang Menarik, Bisa Bikin Turnamen
Bolatainment 13 Agustus 2026, 16:48
-
Pertandingan Pertama Lionel Messi Setelah Sang Ayah Wafat
Bola Dunia Lainnya 13 Agustus 2026, 16:17
-
Gagal Dapat Rodri, Real Madrid Harus Pertimbangkan Martin Zubimendi
Liga Spanyol 13 Agustus 2026, 15:04
-
Barcelona Harus Berani Menolak Harga Selangit untuk Rodri
Liga Spanyol 13 Agustus 2026, 14:27
-
Marcus Rashford Kembali, Michael Carrick Tegaskan Statusnya di Manchester United
Liga Inggris 13 Agustus 2026, 13:17
-
Bradley Barcola ke Liverpool Makin Terbuka, PSG Belum Tutup Pintu
Liga Eropa Lain 13 Agustus 2026, 13:00
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
























KOMENTAR