Bola.net - Kericuhan antarpemain yang terjadi saat Persisam Samarinda berujicoba dengan tim PON Kaltim di sikapi positif oleh manajemen Persisam Samarinda.
Menurut manajer Persisam, Agus Coeng, kejadian seperti ini sudah wajar terjadi di sepakbola. Jadi tidak perlu untuk diperpanjang karena ini bisa diambil sisi positifnya.
"Kejadian seperti itu sebenarnya sudah biasa dalam sepak bola dan tidak perlu diperpanjang lagi, karena semua yang berseru sudah melakukan permintaan maaf, hanya saja belajar dari kejadian tersebut kami bisa menarik sisi positif utamanya untuk keutuhan bagi tim kami sendiri," ujarnya.
Sisi positif dari bentrok antara Persisam dengan tim PON Kaltim yang juga tim Persisam U-21 tersebut menurut Agus Coeng menggambarkan bahwa skuad yang sekarang lebih solid dan merasa saling memiliki.
"Situasi kebersamaan seperti ini yang kami butuhkan pada saat pertandingan, semoga kesolidan dan keutuhan para pemain ini tetap terpelihara sampai dengan berakhirnya kompetisi," jelas Agus Coeng.
Seusai kericuhan tersebut, tim Persisam Samarinda di wakili oleh Akbar Rasyid menemui komisaris klub dan memohon maaf atas apa yang telah terjadi.
Pertandingan ujicoba ini sendiri dihentikan oleh wasit pada menit 73 saat kedudukan 3-2 untuk keunggulan Persisam Samarinda. (ant/dzi)
Menurut manajer Persisam, Agus Coeng, kejadian seperti ini sudah wajar terjadi di sepakbola. Jadi tidak perlu untuk diperpanjang karena ini bisa diambil sisi positifnya.
"Kejadian seperti itu sebenarnya sudah biasa dalam sepak bola dan tidak perlu diperpanjang lagi, karena semua yang berseru sudah melakukan permintaan maaf, hanya saja belajar dari kejadian tersebut kami bisa menarik sisi positif utamanya untuk keutuhan bagi tim kami sendiri," ujarnya.
Sisi positif dari bentrok antara Persisam dengan tim PON Kaltim yang juga tim Persisam U-21 tersebut menurut Agus Coeng menggambarkan bahwa skuad yang sekarang lebih solid dan merasa saling memiliki.
"Situasi kebersamaan seperti ini yang kami butuhkan pada saat pertandingan, semoga kesolidan dan keutuhan para pemain ini tetap terpelihara sampai dengan berakhirnya kompetisi," jelas Agus Coeng.
Seusai kericuhan tersebut, tim Persisam Samarinda di wakili oleh Akbar Rasyid menemui komisaris klub dan memohon maaf atas apa yang telah terjadi.
Pertandingan ujicoba ini sendiri dihentikan oleh wasit pada menit 73 saat kedudukan 3-2 untuk keunggulan Persisam Samarinda. (ant/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Spanyol vs Belgia 11 Juli 2026
Piala Dunia 8 Juli 2026, 21:30
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Norwegia vs Inggris 12 Juli 2026
Piala Dunia 8 Juli 2026, 21:01
-
3 Alasan Bikin Fede Valverde Terancam Gagal jadi Kapten Real Madrid
Liga Spanyol 8 Juli 2026, 20:16
-
RESMI: PSIM Yogyakarta dan Fahreza Sudin Berpisah
Bola Indonesia 8 Juli 2026, 19:46
-
Enzo Fernandez dan Gol Terpenting dalam Kariernya
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:58
-
Prancis Punya Michael Olise, Maroko Punya Achraf Hakimi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:22
-
Maroko yang Kini Berani Mendominasi Laga
Piala Dunia 8 Juli 2026, 15:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55





















KOMENTAR