
Bola.net - PSIM Yogyakarta kembali melakukan perubahan komposisi skuad menjelang bergulirnya Super League 2026/2027. Kali ini, Laskar Mataram resmi mengakhiri kerja sama dengan gelandang Fahreza Sudin.
Kepergian Fahreza menjadi kehilangan tersendiri bagi PSIM. Selama semusim terakhir, gelandang asal Ternate tersebut menjadi salah satu pemain yang rutin mengisi lini tengah tim.
Kontribusi Fahreza tidak hanya terlihat dari jumlah penampilannya. Ia juga berperan menjaga keseimbangan permainan sekaligus membantu tim dalam fase menyerang maupun bertahan.
Manajemen PSIM pun memberikan apresiasi atas dedikasi yang ditunjukkan pemain kelahiran 12 Agustus 2000 tersebut. Mereka juga mendoakan Fahreza meraih kesuksesan bersama klub barunya.
Semusim Jadi Andalan di Lini Tengah
Fahreza Sudin menjalani satu musim penuh bersama PSIM Yogyakarta. Pada kompetisi BRI Super League 2025/2026, ia tampil dalam 23 dari total 34 pertandingan resmi yang dijalani Laskar Mataram.
Dari 1.467 menit bermain, Fahreza mencatatkan kontribusi dua gol dan dua assist. Ia juga cukup aktif mengancam pertahanan lawan dengan melepaskan 20 tembakan, termasuk 10 yang mengarah tepat ke gawang.
Kemampuan distribusi bolanya juga menjadi salah satu kelebihan. Fahreza membukukan 380 umpan sukses dari total 466 operan, menunjukkan perannya sebagai pengatur permainan di lini tengah.
Di sektor pertahanan, kontribusinya juga tidak kalah penting. Fahreza mencatatkan 17 tekel, 21 intersepsi, serta dua sapuan yang membantu PSIM menjaga keseimbangan permainan sepanjang musim.
Manajemen PSIM Sampaikan Ucapan Terima Kasih
General Manager PSIM, Steven Sunny, menyampaikan apresiasi kepada Fahreza atas dedikasi yang ditunjukkannya selama membela Laskar Mataram. Menurutnya, sang pemain selalu memperlihatkan profesionalisme dan etos kerja yang tinggi.
“Mewakili seluruh jajaran manajemen dan keluarga besar PSIM, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Fahreza Sudin atas profesionalisme, kerja keras, dan dedikasi luar biasa yang telah ia tunjukkan selama bersama Laskar Mataram,” kata Steven Sunny.
Steven juga menilai dinamika sepak bola profesional membuat setiap klub harus mengambil keputusan yang tidak mudah. Meski berpisah, manajemen tetap menghargai loyalitas yang telah diperlihatkan Fahreza selama menjadi bagian dari PSIM.
“Kita semua tahu bahwa dinamika dalam sepak bola profesional berjalan sangat cepat. Meski kebersamaan harus berakhir di titik ini, manajemen sangat mengapresiasi loyalitas serta etos kerja tinggi yang selalu ia perlihatkan, baik di dalam maupun di luar lapangan hijau,” Steven menambahkan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
RESMI: PSIM Yogyakarta dan Fahreza Sudin Berpisah
Bola Indonesia 8 Juli 2026, 19:46
-
Link Live Streaming BRI Super League: Arema FC vs PSIM
Bola Indonesia 22 Mei 2026, 09:17
LATEST UPDATE
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Spanyol vs Belgia 11 Juli 2026
Piala Dunia 8 Juli 2026, 21:30
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Norwegia vs Inggris 12 Juli 2026
Piala Dunia 8 Juli 2026, 21:01
-
3 Alasan Bikin Fede Valverde Terancam Gagal jadi Kapten Real Madrid
Liga Spanyol 8 Juli 2026, 20:16
-
RESMI: PSIM Yogyakarta dan Fahreza Sudin Berpisah
Bola Indonesia 8 Juli 2026, 19:46
-
Enzo Fernandez dan Gol Terpenting dalam Kariernya
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:58
-
Prancis Punya Michael Olise, Maroko Punya Achraf Hakimi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:22
-
Maroko yang Kini Berani Mendominasi Laga
Piala Dunia 8 Juli 2026, 15:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
























KOMENTAR