Bola.net - Tidak hanya manajemen PT Pagolona Sulawesi Mandiri (PSM) yang memprotes jadwal terbaru yang dirilis PT LPIS, untuk kompetisi IPL musim 2013. Pelatih PSM Makassar, Petar Segrt, juga tidak terima dengan pertimbangan bisa membuat pemain rentan cedera dan sakit.
Dalam jadwal terbaru yang dirilis PT LPIS, PSM akan melakoni tiga laga away berturut-turut di awal kompetisi. Masing-masing menghadapi Perseman Manokwari pada 26 Februari, Persibo Bojonegoro (3 Maret) , dan Persepar Palangkaraya (7 Maret).
“Jadwal itu tidak adil untuk PS dan bisa sangat berbahaya untuk kesehatan pemain kami. Bagaimana bisa kami terbang dan melakukan 3 pertandingan di tempat yang sangat berjauhan,” kata pelatih berkebangsaan Kroasia itu.
“Hanya dalam 10 hari, kami terbang dan naik bus berjam-jam, bagaimana bisa bertanding dalam kondisi tubuh yang lelah? Apakah mereka tidak memikirkan kesehatan pemain, bukan saja pemain PSM tapi juga pemain Indonesia,” lanjutnya.
Petar mengkalkulasi dari Makassar terbang ke Manokwari itu sekitar 4 jam naik pesawat. Dari Manokwari ke Surabaya sekitar 5 jam dan lanjut naik bus sekitar 4-5 jam ke Bojonegoro. Belum sempat istirahat, rombongan harus berangkat lagi ke Surabaya naik bus sekitar 4-5 jam dan terbang ke Palangkaraya.
“Perjalanan saja sudah menguras energi yang luar biasa. Kapan waktunya latihan mempersiapkan tim? Ini sangat berbahaya, pemain rentan cedera dengan jadwal pertandingan seperti ini. Kenapa tidak ada yang berpikir serius tentang kesehatan pemain di Indonesia?” tuturnya.
“Ini sangat merugikan kami. Kami juga butuh dukungan suporter dan menjaga kondisi fisik serta mental pemain. Tentu saja bagi saya tidak fair. Apalagi ada beberapa klub yang bermain 2-3 kali di kandangnya di awal kompetisi,” ujarnya lagi.
Petar berharap pihak operator liga bisa menyusun jadwal kompetisi dengan baik dan lebih fair tanpa harus merugikan klub manapun karena semua klub yang terlibat harusnya memiliki hak yang sama. (nda/rdt)
Dalam jadwal terbaru yang dirilis PT LPIS, PSM akan melakoni tiga laga away berturut-turut di awal kompetisi. Masing-masing menghadapi Perseman Manokwari pada 26 Februari, Persibo Bojonegoro (3 Maret) , dan Persepar Palangkaraya (7 Maret).
“Jadwal itu tidak adil untuk PS dan bisa sangat berbahaya untuk kesehatan pemain kami. Bagaimana bisa kami terbang dan melakukan 3 pertandingan di tempat yang sangat berjauhan,” kata pelatih berkebangsaan Kroasia itu.
“Hanya dalam 10 hari, kami terbang dan naik bus berjam-jam, bagaimana bisa bertanding dalam kondisi tubuh yang lelah? Apakah mereka tidak memikirkan kesehatan pemain, bukan saja pemain PSM tapi juga pemain Indonesia,” lanjutnya.
Petar mengkalkulasi dari Makassar terbang ke Manokwari itu sekitar 4 jam naik pesawat. Dari Manokwari ke Surabaya sekitar 5 jam dan lanjut naik bus sekitar 4-5 jam ke Bojonegoro. Belum sempat istirahat, rombongan harus berangkat lagi ke Surabaya naik bus sekitar 4-5 jam dan terbang ke Palangkaraya.
“Perjalanan saja sudah menguras energi yang luar biasa. Kapan waktunya latihan mempersiapkan tim? Ini sangat berbahaya, pemain rentan cedera dengan jadwal pertandingan seperti ini. Kenapa tidak ada yang berpikir serius tentang kesehatan pemain di Indonesia?” tuturnya.
“Ini sangat merugikan kami. Kami juga butuh dukungan suporter dan menjaga kondisi fisik serta mental pemain. Tentu saja bagi saya tidak fair. Apalagi ada beberapa klub yang bermain 2-3 kali di kandangnya di awal kompetisi,” ujarnya lagi.
Petar berharap pihak operator liga bisa menyusun jadwal kompetisi dengan baik dan lebih fair tanpa harus merugikan klub manapun karena semua klub yang terlibat harusnya memiliki hak yang sama. (nda/rdt)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Petar Sebut 3 Away Beruntun Rugikan Kondisi Pemain PSM
Bola Indonesia 26 Januari 2013, 20:50
-
Pekan Depan, Petar Kembali Buka Seleksi Pemain
Bola Indonesia 25 Januari 2013, 19:34
-
Petar Harap Timnas Mainkan Lebut dan Deny Lawan Irak
Tim Nasional 25 Januari 2013, 19:00
-
Petar Segrt Ingin Pemain Asing Asia Tetap Diseleksi
Bola Indonesia 25 Januari 2013, 17:49
-
Petar Merencanakan Training Camp di Luar Makassar
Bola Indonesia 25 Januari 2013, 16:45
LATEST UPDATE
-
Kalah tapi Menang Agrgegat, Timnas Thailand ke Final Piala AFF 2026
Tim Nasional 18 Agustus 2026, 21:59
-
Comeback Lawan Bali United, Persib Bandung Juara Dewata Challenge Series 2026
Bola Indonesia 18 Agustus 2026, 21:29
-
Gavi Pindah ke Manchester United? Begini Sabda Fabrizio Romano
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 19:45
-
AS Roma Hubungi Real Madrid, Ingin Boyong Pemain Ini ke Olimpico
Liga Italia 18 Agustus 2026, 19:30
-
Lupakan Lewis Hall, MU Fokus Datangkan Bek Kiri Ini
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 19:15
-
Cabut dari AC Milan, Rafael Leao Merantau ke Arab Saudi?
Liga Italia 18 Agustus 2026, 19:00
-
Manchester United Beli Gelandang Baru? Bisa Iya, Bisa Tidak!
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 18:45
-
Cocok dengan Barcelona, Fermin Lopez Doakan Julian Alvarez Mendarat di Camp Nou
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 18:30
-
Marcus Rashford Mantapkan Hati Lanjut Bersama Manchester United
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 18:15
-
Fermin Lopez Benarkan Serahkan Nomor 16 Barcelona ke Rodri: Dia Layak Mengenakannya!
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 18:00
-
Memancing di Air Keruh, MU Coba Bajak Gavi dari Barcelona
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 17:45
-
Santiago Gimenez Selangkah Lebih Dekat Tinggalkan AC Milan
Liga Italia 18 Agustus 2026, 17:30
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR