"Ada beberapa yang harus diantisipasi, Pacho (Kenmogne) dan (Raphael) Maitimo. Kita harus waspada cara permainannya," ujar Pelatih PS TNI, Suharto AD, pada Bola.net, usai memimpin anak asuhnya berlatih di Stadion Sriwedari Solo, Senin (14/12).
"Tapi, kalau waspada, semua harus diwaspadai. Semua pemain mereka bagus," sambungnya.
PS TNI sendiri bakal menghadapi Persija Jakarta pada laga lanjutan Grup D Delapan Besar Piala Jenderal Sudirman. Pertandingan ini bakal dihelat di Stadion Manahan Solo, Selasa (15/12) besok malam.
Pertandingan ini krusial bagi Persija maupun PS TNI. Pasalnya, kedua tim ini mengalami kekalahan pada laga pertama mereka. Pada laga pertama, akhir pekan lalu, PS TNI dibekuk Semen Padang dengan skor 1-2. Sementara, Persija dikalahkan Mitra Kukar dengan skor 1-3.
Baik Persija maupun PS TNI wajib memenangi laga kedua ini jika ingin membuka peluang lolos dari fase Delapan Besar. Jika sampai kalah, bisa dikatakan peluang lolos ke Semifinal telah sirna.
Sementara itu, walau ekstra waspada dengan Maitimo dan Pacho, Suharto menegaskan tak akan menginstruksikan anak asuhnya khusus menjaga khusus dua pemain ini. Dua pemain ini, menurutnya, hanya akan dikawal pemain PS TNI yang terdekat dengan mereka.
"Tidak ada pengawalan khusus," tandasnya. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ketimbang PS TNI, Adam Alis Lebih Pilih Persija
Bola Indonesia 14 Desember 2015, 22:59
-
Maman Abdurrahman: Peluang Persija Menang Masih Terbuka
Bola Indonesia 14 Desember 2015, 22:52
-
PS TNI Antisipasi Khusus Maitimo dan Pacho
Bola Indonesia 14 Desember 2015, 13:49
-
Bola Indonesia 14 Desember 2015, 13:46

-
PS TNI Bakal Ubah Komposisi Pemain Lawan Persija Jakarta
Bola Indonesia 14 Desember 2015, 13:25
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00




















KOMENTAR