Bola.net - PSIS Semarang tetap akan memaksimalkan dua laga sisa pada babak 12 besar Grup B Kompetisi Sepak Bola Divisi Utama Liga Indonesia. Meskipun peluang untuk lolos ke babak selanjutnya sangat kecil.
"Kami tetap akan memaksimalkan dua laga sisa dengan materi pemain yang ada sekarang ini. Memang peluang untuk lolos sangat kecil, tetapi kami tetap fight menghadapa pertandingan terakhir nanti," kata General Manager PSIS Ferdinan Hindiarto di Semarang, Selasa (20/8) seperti dilansir Antara.
Ronald Fagundez dan kawan-kawan masih menyisakan dua pertandingan pada putaran kedau babak 12 ini yaitu melawan tuan rumah Persebaya Surabaya, Minggu (25/8) dan menjamu PSBS Biak di Stadion Jatidiri Semarang, Jumat (30/8).
Sampai pertandingan keempat ini ini tim asuhan Pelatih Firmandoyo ini menempati peringkat terakhir klasemen sementara Grup B dengan nilai dua yaitu dua kali seri dan dua kali kalah. Dua pertandingan seri yang dialami PSIS adalah saat bermain imbang melawan Persebaya Surabaya (2-2 pada putaran pertama dan terakhir adalah saat menjamu PS Bangka (0-0).
Sementara itu dua kali kekalahan yang diderita tim Mahesa Jenar adalah saat melawan tuan rumah PS Bangka (1-2) dan melawan tuan rumah PSBS Biak (1-3).
Pucuk pimpinan klasemen sementara dipegang Persebaya Surabaya dengan nilai delapan, yaitu dua kali menang dan dua kali seri, diikuti PSBS Biak dengan nilai dua kali menang, sekali seri, dan sekali kalah, ketiga adalah PS Bangka dengan nilai empat yaitu sekali menang, sekali seri, dan dua kali kalah.
Babak 12 besar Divisi Utama Liga Indonesia ini dibagi tiga grup dan juara masing-masing grup berhak melangkah ke babak semifinal ditambah dengan peringkat kedua terbnaik dari tiga grup tersebut.
"Kami minta maaf kepada masyarakat dan suporter PSIS karena gagal membawa tim ini meraih prestasi tetapi saya melihat pemain telah berusaha sekuat tenaga, tetapi itulah sepak bola. Kita tetap akan memaksimalkan dua laga terakhir melawan Persebaya dan PSBS Biak," katanya.
Pada saat menjamu PS Bangka yang berakhir dengan hasil imbang (0-0), tim Mahesa Jenar memang tampil dengan pemain muda setelah lima pemain senior yaitu Imral Usman, Nurul Huda, Edy Gunawan, Iswandi Dai, dan satu pemain asing Morris Power dicoret karena mogok.
"Tidak ada pengaruh yang signifikan pertandingan melawan Bangka dengan pencoretan pemain tersebut karena anak-anak juga sudah menyajikan permainan yang baik dan terbukti dengan ada beberapa peluang tetapi gagal," katanya. (ant/mac)
"Kami tetap akan memaksimalkan dua laga sisa dengan materi pemain yang ada sekarang ini. Memang peluang untuk lolos sangat kecil, tetapi kami tetap fight menghadapa pertandingan terakhir nanti," kata General Manager PSIS Ferdinan Hindiarto di Semarang, Selasa (20/8) seperti dilansir Antara.
Ronald Fagundez dan kawan-kawan masih menyisakan dua pertandingan pada putaran kedau babak 12 ini yaitu melawan tuan rumah Persebaya Surabaya, Minggu (25/8) dan menjamu PSBS Biak di Stadion Jatidiri Semarang, Jumat (30/8).
Sampai pertandingan keempat ini ini tim asuhan Pelatih Firmandoyo ini menempati peringkat terakhir klasemen sementara Grup B dengan nilai dua yaitu dua kali seri dan dua kali kalah. Dua pertandingan seri yang dialami PSIS adalah saat bermain imbang melawan Persebaya Surabaya (2-2 pada putaran pertama dan terakhir adalah saat menjamu PS Bangka (0-0).
Sementara itu dua kali kekalahan yang diderita tim Mahesa Jenar adalah saat melawan tuan rumah PS Bangka (1-2) dan melawan tuan rumah PSBS Biak (1-3).
Pucuk pimpinan klasemen sementara dipegang Persebaya Surabaya dengan nilai delapan, yaitu dua kali menang dan dua kali seri, diikuti PSBS Biak dengan nilai dua kali menang, sekali seri, dan sekali kalah, ketiga adalah PS Bangka dengan nilai empat yaitu sekali menang, sekali seri, dan dua kali kalah.
Babak 12 besar Divisi Utama Liga Indonesia ini dibagi tiga grup dan juara masing-masing grup berhak melangkah ke babak semifinal ditambah dengan peringkat kedua terbnaik dari tiga grup tersebut.
"Kami minta maaf kepada masyarakat dan suporter PSIS karena gagal membawa tim ini meraih prestasi tetapi saya melihat pemain telah berusaha sekuat tenaga, tetapi itulah sepak bola. Kita tetap akan memaksimalkan dua laga terakhir melawan Persebaya dan PSBS Biak," katanya.
Pada saat menjamu PS Bangka yang berakhir dengan hasil imbang (0-0), tim Mahesa Jenar memang tampil dengan pemain muda setelah lima pemain senior yaitu Imral Usman, Nurul Huda, Edy Gunawan, Iswandi Dai, dan satu pemain asing Morris Power dicoret karena mogok.
"Tidak ada pengaruh yang signifikan pertandingan melawan Bangka dengan pencoretan pemain tersebut karena anak-anak juga sudah menyajikan permainan yang baik dan terbukti dengan ada beberapa peluang tetapi gagal," katanya. (ant/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persebaya DU Jamu PSIS Tanpa Penonton
Bola Indonesia 20 Agustus 2013, 20:37
-
Persebaya DU Tetap Jamu PSIS di Surabaya
Bola Indonesia 20 Agustus 2013, 18:51
-
PSIS Bakal Maksimalkan Dua Laga Sisa
Bola Indonesia 20 Agustus 2013, 15:51
-
Protes Wasit, Mantan Kiper Timnas Pamer Kemaluan di Lapangan
Bola Indonesia 20 Agustus 2013, 13:31
-
Laga PSBS Biak vs Persebaya Imbang, Wasit Dianiaya
Bola Indonesia 19 Agustus 2013, 19:00
LATEST UPDATE
-
Juventus dan AC Milan Buang Tiket Liga Champions karena Tim Kecil
Liga Italia 25 Mei 2026, 23:34
-
Persib Bandung Ditinggal Bojan Hodak Usai Hat-trick Juara?
Bola Indonesia 25 Mei 2026, 19:12
-
Tyrell Malacia Ucapkan Salam Perpisahan untuk Fans Manchester United
Liga Inggris 25 Mei 2026, 18:52
-
Skuad Spanyol untuk Piala Dunia 2026: Barcelona 8, Real Madrid 0
Piala Dunia 25 Mei 2026, 18:24
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00


























KOMENTAR