
Bola.net - - Manajer PSIS Semarang, Wahyu Liluk Winarto tak khawatir dengan regulasi yang mensyaratkan adanya tujuh pemain muda di dalam skuat. Sebab klub berjuluk Laskar Mahesa Jenar itu mengklaim memiliki banyak pemain muda.
Berdasarkan bocoran yang disampaikan oleh Wakil Ketua PSSI, Joko Driyono, untuk musim depan ada perbedaan komposisi pemain muda. Jika musim lalu, federasi mensyaratkan lima pemain muda dan ada kewajiban bermain, musim ini setiap klub wajib punya tujuh pemain muda tanpa kewajiban bermain setiap laga.
"Kita kan dari kemarin waktu Liga 2 banyak pemain muda, jadi tidak masalah," ungkap Liluk kepada Bola.net.
Bahkan menurut Liluk, hampir sebagian besar pemain yang membela PSIS di Liga 2 musim 2017 adalah pemain muda. Untuk pemain yang berusia di atas 23 tahun hanya sekitar 2 orang. Sehingga adanya regulasi pemain muda tak jadi beban.
"Kita gak kekurangan, kita kemarin yang paling tua usia 27 tahun. Itu saja paling dua kemarin. Lainnya usia 21 dan 23 tahun," imbuh Liluk.
Dikatakan Liluk, hingga saat ini pihaknya telah mengontrak sekitar 17 pemain. Namun, jumlah tersebut terbilang masih kurang jika harus memenuhi target 30 pemain yang nantinya akan disyaratkan oleh operator kompetisi [PT LIB] dan federasi [PSSI].
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Eks Kiper Persegres Ikut Seleksi di PSIS
Bola Indonesia 29 Desember 2017, 16:46
-
PSIS Klaim Tak Kekurangan Pemain Muda
Bola Indonesia 29 Desember 2017, 16:15
-
Termasuk Eks Sriwijaya FC, PSIS Rekrut Tiga Pemain Baru
Bola Indonesia 29 Desember 2017, 16:03
-
Posisi Striker Jadi Kebutuhan Paling Mendesak Bagi PSIS
Bola Indonesia 29 Desember 2017, 03:17
-
Ini Tujuan Arema FC Gelar Uji Coba Kontra PSIS Semarang
Bola Indonesia 29 Desember 2017, 01:44
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00



















KOMENTAR