PSM Panggil Penyerang Timnas Indonesia U-23 soal Kasus Dugaan Kekerasan terhadap Mantan Pacar, Begini Sikap Resmi Klub

PSM Panggil Penyerang Timnas Indonesia U-23 soal Kasus Dugaan Kekerasan terhadap Mantan Pacar, Begini Sikap Resmi Klub
Starting XI PSM Makassar pada laga BRI Super League 2025/2026 (c) Dok. ILeague

Bola.net - Manajemen PSM Makassar menyampaikan pernyataan terkait laporan dugaan kekerasan yang menyeret nama pemainnya, Ricky Pratama. Pasukan Ramang mengambil langkah awal dengan memanggil winger berusia 22 tahun untuk dimintai penjelasan.

Kabar tersebut dikonfirmasi oleh Media Officer PSM, Sulaiman Abdul Karim. Ia menyebut manajemen Pasukan Ramang ingin mendapatkan klarifikasi langsung dari pemain yang bersangkutan.

Pemanggilan dilakukan setelah kabar dugaan penganiayaan ramai diperbincangkan di media sosial. Manajemen PSM hendak memastikan informasi yang beredar dapat diklarifikasi secara internal.

Di tengah situasi ini, PSM masih berkompetisi di BRI Super League 2025/26. Pasukan Ramang tetap menjalankan aktivitas seperti biasa sembari menunggu perkembangan kasus.

1 dari 2 halaman

Penjelasan PSM

Sebelumnya, seorang perempuan berinisial DP melaporkan Ricky Pratama ke Polda Sulawesi Selatan atas dugaan tindakan kekerasan. Laporan itu menyebutkan adanya luka memar yang dialami pelapor.

Kasus tersebut menjadi perhatian publik setelah diunggah melalui media sosial dan kemudian viral. Nama Ricky Pratama pun ramai dibahas warganet dalam beberapa hari terakhir.

"Merespons informasi yang beredar terkait laporan dugaan penganiayaan oleh saudara Ricky Pratama, pihak klub telah memanggil pemain untuk memberikan penjelasan terkait permasalahan yang terjadi," ujar Sulaiman.

"Pada prinsipnya, harus kita pahami bahwa ini adalah ranah pribadi dari pemain. Klub memberikan waktu kepada pemain untuk mengikuti proses hukum yang ada," katanya menambahkan.

2 dari 2 halaman

Tidak Bakal Intervensi

PSM menegaskan tidak akan melakukan intervensi terhadap proses hukum yang tengah berjalan. Pasukan Ramang menyatakan akan menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara kepada pihak kepolisian sambil memantau perkembangan status hukum pemain berlabel Timnas Indonesia U-23 itu.

"Untuk menghindari isu-isu liar yang beredar, klub akan berpegang pada asas kepastian hukum dengan memantau perkembangan status hukum dari pemain yang bersangkutan," imbuh Sulaiman.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL