
Bola.net - Darije Kalezic angkat bicara soal performa anak asuhnya yang kerap kedodoran pada laga tandang. Pelatih PSM Makassar ini menyebut ada banyak faktor yang membuat timnya kerap gagal tampil meyakinkan kala melawat ke kandang lawan.
Menurut Kalezic, dari banyak faktor tersebut, ada beberapa faktor yang tak bisa dibenahi. Namun, menurut pelatih berpaspor Bosnia dan Swiss ini, ada juga faktor yang bisa dibenahi.
"Dari pengalaman saya, hal ini utamanya bergantung pada seberapa lapar pemain untuk meraih kemenangan," kata Kalezic.
Menurut pelatih berusia 49 tahun tersebut, pada putaran kedua kompetisi musim ini, persaingan di kompetisi kian ketat. Tim-tim yang selama ini berada di papan bawah, sambungnya, berjuang keras untuk bisa mendapat poin.
"Tak cukup skill dan kemampuan teknis untuk mengalahkan mereka. Kita harus bisa bermain ngotot seperti mereka," ucap Kalezic.
PSM sendiri memiliki catatan yang kurang paik pada laga tandang mereka. Dalam sembilan pertandingan tandang mereka, Juku Eja -julukan PSM- belum sekalipun meraih kemenangan. Mereka hanya mampu mendapat tiga kali hasil imbang dan enam kali kalah.
Pada laga pekan ke-22 Shopee Liga 1 musim 2019, PSM akan menghadapi Arema. Pertandingan ini akan dihelat di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Rabu (02/10).
Saat ini, PSM masih berada di peringkat sembilan klasemen sementara dengan koleksi 27 angka dari 18 pertandingan. Sementara, Arema berada di peringkat lima klasemen, dengan raihan 30 poin dari 19 laga.
Bagaimana Kalezic menyikapi kondisi timnya tersebut? Simak di bawah ini.
Tak Mau Tolerir
Kalezic menyebut, bukan hanya PSM yang memiliki catatan buruk pada pertandingan tandang. Hal ini, menurut pengganti Robert Rene Alberts tersebut, juga terjadi pada sejumlah tim lain.
"Mereka juga memiliki pemain-pemain yang tak terlalu lapar meraih kemenangan pada laga tandang," tuturnya.
Namun, kondisi ini tak jadi permakluman bagi Kalezic. Ia tetap bertekad untuk mengubah catatan buruk Wiljan Pluim dan kawan-kawan pada laga tandang.
"Kita harus menunjukkan lapar kemenangan seperti mereka. Kalau tidak cukup lapar, pada akhirnya tak akan bisa," ia menambahkan.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
PSM Tak Meyakinkan pada Laga Tandang, Ini Penjelasan Darije Kalezic
Bola Indonesia 1 Oktober 2019, 22:06
-
Winger Arema Bertekad Raih Kemenangan Kala Menjamu PSM Makassar
Bola Indonesia 1 Oktober 2019, 20:55
-
Pelatih PSM Memprediksi Laga Kontra Arema Bakal Sengit
Bola Indonesia 1 Oktober 2019, 17:54
-
Ini Siasat Arema Untuk Meredam PSM Makassar
Bola Indonesia 1 Oktober 2019, 05:50
LATEST UPDATE
-
Cocok dengan Barcelona, Fermin Lopez Doakan Julian Alvarez Mendarat di Camp Nou
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 18:30
-
Marcus Rashford Mantapkan Hati Lanjut Bersama Manchester United
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 18:15
-
Fermin Lopez Benarkan Serahkan Nomor 16 Barcelona ke Rodri: Dia Layak Mengenakannya!
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 18:00
-
Memancing di Air Keruh, MU Coba Bajak Gavi dari Barcelona
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 17:45
-
Santiago Gimenez Selangkah Lebih Dekat Tinggalkan AC Milan
Liga Italia 18 Agustus 2026, 17:30
-
Jalan Terjal Persib Menuju ACL Two 2026/2027: Hadapi Manila Digger dan Sanksi AFC
Bola Indonesia 18 Agustus 2026, 17:21
-
Tolak Galatasaray, MU Kebut Kontrak Baru Bruno Fernandes
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 17:14
-
KapanLagi Korea dan Kkuljaem Rayakan Kemerdekaan lewat Kelas Bahasa Korea Interaktif
Lain Lain 18 Agustus 2026, 16:42
-
Uji Coba RANS Nusantara vs Arema FC di Kanjuruhan, Ini Jadwal dan Harga Tiketnya
Bola Indonesia 18 Agustus 2026, 15:55
-
Saga Rafael Leao Memanas: AS Roma Muncul sebagai Jalan Keluar
Liga Italia 18 Agustus 2026, 15:44
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR