Bola.net - Meski terus menggelar rapat lanjutan, namun Joint Committee (JC) masih belum menemukan kesepakatan seputar tim nasional Indonesia. Hal tersebut lantaran perbedaan yang mencolok terjadi antara anggota JC.
Maklum saja, komposisi JC merupakan empat perwakilan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dan empat dari Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI). Kedua pihak, tetap bertahan dengan pendapatnya terkait siapa yang berhak melatih Timnas senior
Perwakilan JC dari KPSI, ngotot supaya Alfred Riedl dijadikan pelatih kepala Timnas senior dan Nil Maizar menjadi asistennya. Sementara PSSI, menginginkan agar Nil tetap menjadi pelatih kepala dan Riedl sebagai penasehatnya.
"Timnas tetap di bawah PSSI dan tidak boleh terpengaruh kondisi yang terjadi di JC terkait harmonisasi. Jika dibiarkan, khawatir dapat mengganggu stabilitas Timnas. Seharusnya, Timnas tidak dibahas dalam rapat JC sebab dalam pertemuan AFF council meeting di Yangon, Myanmar disepakati bahwa Timnas yang berhak mewakili Indonesia di Piala AFF adalah Timnas PSSI," ujar Koordinator Timnas, Bob Hippy.
"Dalam rapat tersebut, perwakilan JC dari PSSI juga sudah bertindak dewasa dengan meminta Alfred Riedl untuk menjadi penasihat Nil Maizar. Untuk apa memaksakan sesuatu yang tidak logis," tutupnya. (esa/dzi)
Maklum saja, komposisi JC merupakan empat perwakilan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dan empat dari Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI). Kedua pihak, tetap bertahan dengan pendapatnya terkait siapa yang berhak melatih Timnas senior
Perwakilan JC dari KPSI, ngotot supaya Alfred Riedl dijadikan pelatih kepala Timnas senior dan Nil Maizar menjadi asistennya. Sementara PSSI, menginginkan agar Nil tetap menjadi pelatih kepala dan Riedl sebagai penasehatnya.
"Timnas tetap di bawah PSSI dan tidak boleh terpengaruh kondisi yang terjadi di JC terkait harmonisasi. Jika dibiarkan, khawatir dapat mengganggu stabilitas Timnas. Seharusnya, Timnas tidak dibahas dalam rapat JC sebab dalam pertemuan AFF council meeting di Yangon, Myanmar disepakati bahwa Timnas yang berhak mewakili Indonesia di Piala AFF adalah Timnas PSSI," ujar Koordinator Timnas, Bob Hippy.
"Dalam rapat tersebut, perwakilan JC dari PSSI juga sudah bertindak dewasa dengan meminta Alfred Riedl untuk menjadi penasihat Nil Maizar. Untuk apa memaksakan sesuatu yang tidak logis," tutupnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Liga JK Jadi Agenda Tahunan PSSI Pusat
Bola Indonesia 23 Oktober 2012, 23:10
-
PSSI Tunggu FIFA dan AFC Terkait Status Kongres Palangkaraya
Bola Indonesia 23 Oktober 2012, 20:30
-
PSSI: JC Berpotensi Ganggu Stabilitas Timnas
Bola Indonesia 23 Oktober 2012, 20:04
-
PSSI: JC Tak Berhak Menentukan Pelatih
Tim Nasional 22 Oktober 2012, 20:45
-
KPSI: Kami Sepakat Untuk Tidak Sepakat
Bola Indonesia 22 Oktober 2012, 19:27
LATEST UPDATE
-
Bruno Fernandes Tembus 104 Assist untuk Manchester United
Liga Inggris 25 Mei 2026, 07:17
-
Dari Juara ke Posisi 5, Mengapa Liverpool Melempem?
Liga Inggris 25 Mei 2026, 06:52
-
Wakil Serie A di Liga Champions, Liga Europa dan UECL Musim 2026/2027
Liga Italia 25 Mei 2026, 06:45
-
West Ham Degradasi, MU Kebut Transfer Pemain The Hammers Ini
Liga Inggris 25 Mei 2026, 06:35
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 25 Mei 2026, 05:50
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2025/2026
Liga Italia 25 Mei 2026, 05:36
-
Sejarah Baru, Como Lolos Liga Champions untuk Pertama Kali!
Liga Italia 25 Mei 2026, 05:13
-
Kata-kata Allegri Setelah AC Milan Gagal Lolos Liga Champions
Liga Italia 25 Mei 2026, 05:09
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
























KOMENTAR