
Bola.net - Belum ada langkah serius dilakukan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) terkait kerusuhan pada laga Divisi Utama PT Liga Prima Indonesia Sportindo (PT LPIS) musim 2012-2013, antara PSS Sleman lawan Persis Solo, di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Rabu (4/9).
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Joko Driyono, mengatakan karena PT LPIS masih belum memberikan laporan terperinci terkait pertandingan yang diwarnai keributan tersebut.
Padahal, sekitar tujuh orang dilaporkan mengalami luka-luka, tiga diantaranya dirawat di Rumah Sakit Brayat Minula.
"Kami masih menunggu laporan dari PT LPIS, sebab akan ditinjau apakah benar ada kejadian dan pelanggaran disiplinnya. Jika begitu, langsung ditindaklajuti ke Komisi Disiplin," kata Joko.
Panasnya suasana pertandingan, sudah terasa sejak menit pertama. Dampaknya, pemain PSS Sleman mendapatkan teror dari suporter lawan. Sekitar menit ke-9, pemain PSS Sleman, Satrio Aji Saputro, mengalami luka serius di bagian kepala akibat dilempar batu.
Kejadian tersebut, belum mereda di babak kedua. Alhasil, pemain PSS memilih untuk melakukan mogok main demi menjaga keamanan jiwanya. Suasana memanas, tidak hanya di lapangan, namun merembet ke tribun penonton.
Bahkan, ratusan orang yang diduga pendukung PSS melakukan sweeping di jalan Solo-Yogyakarta tepatnya di Dusun Koplak, Kebondalem Kidul, Prambanan, Klaten. Aksi tersebut, mengakibatkan dibakarnya satu motor berplat nomor AD (Solo). (esa/dzi)
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Joko Driyono, mengatakan karena PT LPIS masih belum memberikan laporan terperinci terkait pertandingan yang diwarnai keributan tersebut.
Padahal, sekitar tujuh orang dilaporkan mengalami luka-luka, tiga diantaranya dirawat di Rumah Sakit Brayat Minula.
"Kami masih menunggu laporan dari PT LPIS, sebab akan ditinjau apakah benar ada kejadian dan pelanggaran disiplinnya. Jika begitu, langsung ditindaklajuti ke Komisi Disiplin," kata Joko.
Panasnya suasana pertandingan, sudah terasa sejak menit pertama. Dampaknya, pemain PSS Sleman mendapatkan teror dari suporter lawan. Sekitar menit ke-9, pemain PSS Sleman, Satrio Aji Saputro, mengalami luka serius di bagian kepala akibat dilempar batu.
Kejadian tersebut, belum mereda di babak kedua. Alhasil, pemain PSS memilih untuk melakukan mogok main demi menjaga keamanan jiwanya. Suasana memanas, tidak hanya di lapangan, namun merembet ke tribun penonton.
Bahkan, ratusan orang yang diduga pendukung PSS melakukan sweeping di jalan Solo-Yogyakarta tepatnya di Dusun Koplak, Kebondalem Kidul, Prambanan, Klaten. Aksi tersebut, mengakibatkan dibakarnya satu motor berplat nomor AD (Solo). (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Terkait Bentrok Manahan, LPIS Minta Keterangan Panpel
Bola Indonesia 5 September 2013, 21:25
-
PSSI Tunggu Laporan PT LPIS Terkait Kerusuhan di Divisi Utama
Bola Indonesia 5 September 2013, 19:46
-
Tujuh Korban Kerusuhan Solo Dirawat di RS Brayat Minulyo
Bola Indonesia 4 September 2013, 23:04
-
Laga Persis Solo dan PSS Sleman Berakhir Ricuh
Bola Indonesia 4 September 2013, 22:30
-
Persis Solo Gelar Seleksi Pemain Tahap Pertama
Bola Indonesia 5 Februari 2013, 14:35
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026, 2-7 Juni 2026
Bulu Tangkis 25 Mei 2026, 16:05
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00




















KOMENTAR