Bola.net - - Keputusan PSSI untuk memberikan bantuan hukum pada tersangka kasus pengaturan skor di sepak bola Indonesia dipertanyakan oleh publik. Anggota Komite Eksekutif PSSI, Gusti Randa, menjelaskan alasan dibalik keputusan tersebut.
Satuan Tugas (Satgas) Anti-Mafia Bola resmi menangkap empat orang pelaku terkait skandal suap Persibara Banjarnegara. Sebanyak dua dari total empat tersangka, merupakan bagian dari PSSI.
Dua orang tersebut adalah Johar Lin Eng yang merupakan anggota Exco PSSI dan Dwi Irianto alias Mbah Putih sebagai anggota Komite Disiplin.
"Dalam konteks sebuah organisasi, bilamana ada anggotanya yang terlibat atau terkena persoalan hukum, tentu organisasinya itu memberikan bantuan hukum. Hal ini kan sifatnya bisa legitasi dan non legitasi," kata Gusti Randa di sela rapat Exco PSSI di Jakarta, Kamis (3/1/2019).
"Misalnya, pendampingan dalam waktu pemeriksaan dan berita acara dalam konteks penyelidikan. Nah, dalam waktu persidangan baru namanya pembelaan atau menjadi advokatnya," ucap Gusti Randa yang juga bagian dari Komite Hukum PSSI.
Gusti Randa membantah upaya pendampingan tersebut dilakukan sebagai cara untuk menutupi fakta penyelidikan pengaturan skor. Pria 53 tahun itu menyatakan pihaknya hanya menjalankan aturan organisasi.
"Bukan PSSIingin menutup-nutupi. Akan tetapi, memang sebuah organisasi pastinya begitu ketika bicara ranah hukum. Ketika orang itu disangkahkan, dituduhkan, atau didakwa pada waktu persidangan nanti, begitu inkrah nanti baru kami tahu dia memang terbukti melakukan kejahatan yang dimaksud," tegas Gusti Randa.
Sumber: Bola.com
Baca Juga:
- Viking Dukung Jokowi - Ma'ruf, Edy Rahmayadi Buka Suara
- Edy Rahmayadi: Nasib Johar Lin Eng dan Mbah Putih Diputuskan di Kongres PSSI
- Edy Rahmayadi Puji Kinerja Satgas Anti Mafia Bola
- Exco PSSI dan Edy Rahmayadi Gelar Rapat, Apa yang Dibahas?
- Survei SOS: Citra PSSI Terpuruk, Kalah Telak Dari Satgas Anti Mafia Bola
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Target Tinggi Diemban Timnas U-22 Indonesia Binaan Indra Sjafri
Tim Nasional 4 Januari 2019, 20:07
-
PT LIB Belum Tentu Jadi Operator Liga 1 Musim Depan
Bola Indonesia 4 Januari 2019, 18:06
-
Hidayat Mangkir Panggilan Satgas Anti-Mafia Bola, Begini Dalih PSSI
Bola Indonesia 4 Januari 2019, 06:45
-
PSSI Ungkap Alasan Pemberian Bantuan Hukum pada Tersangka Pengaturan Skor
Bola Indonesia 4 Januari 2019, 06:00
-
Viking Dukung Jokowi - Ma'ruf, Edy Rahmayadi Buka Suara
Bolatainment 3 Januari 2019, 21:24
LATEST UPDATE
-
Jalan Terjal Persib Menuju ACL Two 2026/2027: Hadapi Manila Digger dan Sanksi AFC
Bola Indonesia 18 Agustus 2026, 17:21
-
Tolak Galatasaray, MU Kebut Kontrak Baru Bruno Fernandes
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 17:14
-
KapanLagi Korea dan Kkuljaem Rayakan Kemerdekaan lewat Kelas Bahasa Korea Interaktif
Lain Lain 18 Agustus 2026, 16:42
-
Uji Coba RANS Nusantara vs Arema FC di Kanjuruhan, Ini Jadwal dan Harga Tiketnya
Bola Indonesia 18 Agustus 2026, 15:55
-
Saga Rafael Leao Memanas: AS Roma Muncul sebagai Jalan Keluar
Liga Italia 18 Agustus 2026, 15:44
-
Dilema Xavi Espart bagi Barcelona: Bek Kanan dengan Jiwa Gelandang
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 13:10
-
Carlos Espi, 2 Gol dari 5 Tembakan
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 12:05
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59


























KOMENTAR