
Bola.net - Madura United mengawali putaran kedua alias seri keempat BRI Liga 1 2021/2022 dengan mengecewakan. Dalam dua laga, tim besutan pelatih Fabio Lefundes itu selalu kalah.
Pertama, mereka kalah 0-1 dari PSM Makassar pada pekan ke-18 (8/1/2022). Terkini, Laskar Sape Kerap ditekuk Bhayangkara FC 2-3 pada pekan ke-19 (14/1/2022).
Kegagalan meraup poin dalam dua laga ini harus menjadi alarm untuk Madura United. Pelatih Fabio Lefundes akan melakukan evaluasi demi kembali ke jalur kemenangan dan memenuhi target menembus papan atas.
“Kami selalu memulai pertandingan dan ingin belajar. Kami mencoba memperbaiki dan berusaha lebih baik. Saya ada di tim ini, saya tahu apa yang akan saya hadapi dan lakukan,” ucap pelatih berpaspor Brasil itu.
“Orang-orang tahu bagaimana kami bekerja keras lebih baik untuk bisa berkembang. Perilaku pemain selalu berusaha keras untuk lebih baik. Kami memperbaiki semua sektor permainan,” imbuhnya.
Fabio Lefundes sudah menyatakan akan mencoba strategi untuk pertandingan melawan Bhayangkara. Sayang, permainan Bhayangkara gagal diantisipasi. Serangan balik cepat The Guardian cukup merepotkan pertahanan Madura United.
Padahal Main Agresif

Madura United sudah menampilkan permainan agresif dalam dua laga terakhir. Sayang, antisipasi lini pertahanan menghadapi serangan lawan masih jadi masalah. Apakah Fabio Lefundes akan menyerah melihat hasil buruk timnya?
“Kalau saya masih ada di Madura, saya akan berusaha keras untuk pemain saya dan perbaiki melihat ke depan di kompetisi ini. Kami mulai persiapan fokus pada pertandingan akan datang,” tutur pelatih berusia 49 tahun itu.
Fabio Lefundes telah menemani Madura United dalam delapan pertandingan dengan menggantikan Rahmad Darmawan. Hasilnya tak terlalu baik karena mereka hanya meraih tiga kemenangan, satu seri, dan empat kekalahan.
Laga Berikutnya

Kekalahan ini membuat Madura United turun peringkat di klasemen sementara. Klub asal Pulau Garam itu menghuni posisi ke-13 klasemen sementara dengan hanya mengoleksi 21 poin dari 19 pertandingan.
Selanjutnya, Madura United akan menghadapi PSS Sleman. Laga pekan ke-20 itu akan digelar di Stadion I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Selasa (18/1/2022).
Klasemen BRI Liga 1
Disadur dari: Bola.com/Aditya Wany/Wiwig Prayugi
Published: 15 Januari 2022
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- BRI Liga 1: Saddam Gaffar Jalani Proses Penyembuhan Usai Operasi Lutut
- BRI Liga 1: Pemain-pemain Baru Arema Sudah Beraksi dan Sukses Puaskan Aremania
- BRI Liga 1: Persija Tak Mampu Menang Lagi, Angelo Alessio Diminta Angkat Kaki
- BRI Liga 1: Kenapa Madura United Belum Mainkan Kiper Barunya yang dari Korsel?
- BRI Liga 1: Sebelumnya Mengkritik, Aji Santoso Puji Perbaikan Stadion Ngurah Rai
- BRI Liga 1: PSIS Semarang Bidik Kemenangan Melawan Arema FC
- Hasil BRI Liga 1: Persija Jakarta Nyaris Dipermalukan Persela Lamongan
- Hasil BRI Liga 1: Bekuk Madura United, Bhayangkara FC Tempel Arema FC di Puncak Klasemen
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
BRI Liga 1: Saddam Gaffar Jalani Proses Penyembuhan Usai Operasi Lutut
Bola Indonesia 16 Januari 2022, 00:32
-
BRI Liga 1 2021/2022: Kalahkan PSS Sleman, Arema FC Gembira
Bola Indonesia 13 Januari 2022, 23:35
-
Hasil BRI Liga 1: Kalahkan PSS, Arema Perpanjang Rekor Tidak Terkalahkan
Bola Indonesia 13 Januari 2022, 20:20
-
Live Streaming BRI Liga 1 di Indosiar dan Vidio: Arema FC vs PSS Sleman
Bola Indonesia 13 Januari 2022, 18:33
LATEST UPDATE
-
Mau Andrey Santos, MU Harus Setor Segini ke Chelsea
Piala Dunia 6 Juli 2026, 14:00
-
Anthony Gordon Beberkan Resep 10 Pemain Inggris Bisa Kalahkan Meksiko
Piala Dunia 6 Juli 2026, 13:00
-
Sang Ayah: Erling Haaland ke Real Madrid? Kenapa Tidak?
Piala Dunia 6 Juli 2026, 12:00
-
Bekuk Meksiko, Bukti Inggris Sanggup Jadi Juara Piala Dunia 2026
Piala Dunia 6 Juli 2026, 11:00
-
Man of the Match Meksiko vs Inggris: Jude Bellingham
Piala Dunia 6 Juli 2026, 10:13
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55























KOMENTAR