Bola.net - Manager-coach Persebaya, Rahmad Darmawan mengaku enggan mengomentari kepemimpinan wasit Suyanto. Pun demikian dengan pelatih Pelita Bandung Raya (PBR), Dejan Antonic yang menolak mengomentari wasit asal Semarang itu.
Wasit Suyanto kerap mendapat cemooh dan makian dari penonton yang hadir di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT). Publik tuan rumah menganggap sang pengadil banyak mengeluarkan keputusan yang merugikan Persebaya.
"Saya tidak pernah mau komentar wasit," ucap Rahmad Darmawan usai laga. Tak hanya Rahmad, Dejan Antonic juga menolak. Dejan nampaknya takut mendapat hukuman bila mengkritik kebijakan pengadil.
"Kemarin saya mendapat hukuman, sekarang tidak mau ngomong soal wasit. Kalau buat tim atau permainan, oke. Kalau buat wasit pasti ada orang lain yang urusan itu," aku pelatih asal Serbia ini.
Pertandingan antara Persebaya dengan PBR diwarnai dengan dikeluarkannya tujuh kartu kuning. Tiga di antaranya diberikan kepada pemain Persebaya. Di antaranya, Hasim Kipuw, Isaac Pupo dan Manahati Lestusen.
Sedangkan terdapat empat pemain PBR menerima kartu kuning.Mereka adalah, Nova Arianto, Wildansyah, Riandi Ramadana dan Wawan Febrianto (faw/dzi)
Wasit Suyanto kerap mendapat cemooh dan makian dari penonton yang hadir di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT). Publik tuan rumah menganggap sang pengadil banyak mengeluarkan keputusan yang merugikan Persebaya.
"Saya tidak pernah mau komentar wasit," ucap Rahmad Darmawan usai laga. Tak hanya Rahmad, Dejan Antonic juga menolak. Dejan nampaknya takut mendapat hukuman bila mengkritik kebijakan pengadil.
"Kemarin saya mendapat hukuman, sekarang tidak mau ngomong soal wasit. Kalau buat tim atau permainan, oke. Kalau buat wasit pasti ada orang lain yang urusan itu," aku pelatih asal Serbia ini.
Pertandingan antara Persebaya dengan PBR diwarnai dengan dikeluarkannya tujuh kartu kuning. Tiga di antaranya diberikan kepada pemain Persebaya. Di antaranya, Hasim Kipuw, Isaac Pupo dan Manahati Lestusen.
Sedangkan terdapat empat pemain PBR menerima kartu kuning.Mereka adalah, Nova Arianto, Wildansyah, Riandi Ramadana dan Wawan Febrianto (faw/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arema Sebut Laga Terakhir Menjadi Laga Hidup Mati
Bola Indonesia 27 Oktober 2014, 23:05
-
Tampil di Padang, Arema Diminta Persiapkan Segalanya
Bola Indonesia 27 Oktober 2014, 22:53
-
Arema Siap Hadapi Semen Padang Dengan Kekuatan Penuh
Bola Indonesia 27 Oktober 2014, 22:50
-
Beto Tak Menggigit, Suharno Pasang Badan
Bola Indonesia 27 Oktober 2014, 15:25
-
GBK Tetap Jadi Venue, Jadwal Semifinal dan Final ISL Berubah
Bola Indonesia 27 Oktober 2014, 15:18
LATEST UPDATE
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
-
Menang di Markas Barcelona, Real Madrid dan Jose Mourinho Dapat Pujian dari Ronaldo
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:01
-
Kabar Buruk bagi Inter, Lautaro Martinez Terancam Absen di Derby Milan
Liga Italia 27 Oktober 2026, 20:46
-
Candaan Diktator Berujung Petaka, Kylian Mbappe Terancam Diboikot China!
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 20:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR