Bola.net - Pelatih Arema Indonesia, Rahmad Darmawan menegaskan bahwa kekalahan dua gol tanpa balas dari Gresik United (Persegres) bukan lah akhir dari segalanya. Ia sama sekali tak menyesali kekalahan ini.
Setelah menang 3-1 pada pertemuan pertama di Stadion Kanjuruhan Malang akhir Oktober lalu, Arema harus kandas di laga kedua yang berlangsung di Stadion Petrokimia Putra Gresik, Minggu (4/11). Akan tetapi bagi pelatih yang biasa dipanggil RD itu, anak asuhnya sudah tampil cukup bagus.
"Daripada di Malang lalu, secara umum anak-anak sudah ada peningkatan di sini. Terutama dalam hal stabilisasi permainan," tegas RD dalam jumpa persnya usai laga.
Ia menilai kalau skuad Singo Edan hanya lengah begitu Persegres memasukkan Siswanto. Meski anak asuhnya dipandang mampu memegang kendali baik situasi menyerang atau bertahan, kelengahan dalam menjaga Siswanto menjadi dua gol sang lawan. "Siswanto saya akui pemain yang cepat. Kita lengah," jelasnya.
Mengenai gol pertama tuan rumah yang lahir dari dijatuhkannya Siswanto di kotak terlarang, RD tak mau banyak berkomentar. "Penalti kan bagian dari sepak bola. Saya tidak mau komentari itu," sambung RD.
"Tapi saya tak kecewa mengenai hasil di sini. Target kita bukan di sini, tapi di kompetisi yang tinggal dua bulan ini," tambah RD menutupkan. (fjr/bgn)
Setelah menang 3-1 pada pertemuan pertama di Stadion Kanjuruhan Malang akhir Oktober lalu, Arema harus kandas di laga kedua yang berlangsung di Stadion Petrokimia Putra Gresik, Minggu (4/11). Akan tetapi bagi pelatih yang biasa dipanggil RD itu, anak asuhnya sudah tampil cukup bagus.
"Daripada di Malang lalu, secara umum anak-anak sudah ada peningkatan di sini. Terutama dalam hal stabilisasi permainan," tegas RD dalam jumpa persnya usai laga.
Ia menilai kalau skuad Singo Edan hanya lengah begitu Persegres memasukkan Siswanto. Meski anak asuhnya dipandang mampu memegang kendali baik situasi menyerang atau bertahan, kelengahan dalam menjaga Siswanto menjadi dua gol sang lawan. "Siswanto saya akui pemain yang cepat. Kita lengah," jelasnya.
Mengenai gol pertama tuan rumah yang lahir dari dijatuhkannya Siswanto di kotak terlarang, RD tak mau banyak berkomentar. "Penalti kan bagian dari sepak bola. Saya tidak mau komentari itu," sambung RD.
"Tapi saya tak kecewa mengenai hasil di sini. Target kita bukan di sini, tapi di kompetisi yang tinggal dua bulan ini," tambah RD menutupkan. (fjr/bgn)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
RD Tak Sesali Kekalahan Dari Persegres
Bola Indonesia 5 November 2012, 00:30
-
Persegres Balas Arema di Gresik
Bola Indonesia 4 November 2012, 18:55
-
Spaso: Saya Sudah Terlanjur Cinta Dengan Makassar
Bola Indonesia 2 November 2012, 23:01
-
Rahmad Darmawan Fokus Recovery Pemain Arema
Bola Indonesia 30 Oktober 2012, 20:15
-
Arema Makin Gencar Bujuk Spaso
Bola Indonesia 24 Oktober 2012, 21:00
LATEST UPDATE
-
Link Nonton Siaran Langsung Chelsea vs Luton Town, 28 Agustus 2026
Liga Inggris 27 Agustus 2026, 23:31
-
Jamie Carragher Terancam Bangkrut gegara Utang Pajak
Bolatainment 27 Agustus 2026, 22:12
-
Uilliam Barros Absen Bela Persib Bandung Lawan Manila Digger
Bola Indonesia 27 Agustus 2026, 21:15
-
PSSI Beri Restui Laga Persija vs Persib Digelar di Stadion Gelora Bung Karno
Bola Indonesia 27 Agustus 2026, 19:42 -
Atletico Madrid Tegaskan Sikap: Julian Alvarez Tak Akan Dijual ke Barcelona!
Liga Spanyol 27 Agustus 2026, 18:44
-
Fermin Aldeguer Resmi Jadi Pembalap Non-Italia Pertama di Tim Milik Valentino Rossi
Otomotif 27 Agustus 2026, 18:16
-
Jack Miller Tinggalkan Yamaha di MotoGP, WorldSBK Jadi Pelabuhan Berikutnya?
Otomotif 27 Agustus 2026, 17:46
-
Bradley Barcola ke Liverpool: Bukan Sekadar Pengganti Luis Diaz!
Liga Inggris 27 Agustus 2026, 16:43
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

























KOMENTAR