Bola.net - - Sriwijaya FC mempersiapkan dengan baik pertandingan melawan PSIS Semarang pada pekan ke-10 Go-Jek Liga 1 bersama Bukalapak, Selasa (22/5). Terutama membenahi beberapa kekurangan yang terlihat dalam laga kontra PSMS Medan.
Salah satu yang menjadi perhatian pelatih Sriwijaya FC, Rahmad Darmawan adalah efektivitas di lini Serang Laskar Wong Kito. Mengingat pada pertandingan sebelumnya banyak peluang yang gagal dikonversi untuk menjadi gol oleh para pemainnya.
"Kita menang dalam penguasaan bola dan kita menang dalam jumlah peluang kemarin [lawan PSMS Medan]. Tapi mengkonversi semua peluang untuk menjadi gol itu yang harus diutamakan," ungkap RD -sapaan akrabnya- dalam sesi jumpa pers.
"Artinya efektivitas dalam penyelesaian akhir, ketenangan pemain dalam menghadapi situasi ketika dia melakukan eksekusi atau finishing, itu yang menjadi pressing saya," imbuh RD.
Selain efektivitas, mantan pelatih Persija Jakarta ini juga menyoroti keseimbangan transisi dari menyerang ke bertahan. Sebab pada laga sebelumnya terjadi kelengahan saat melakukan transisi yang kemudian dimanfaatkan oleh tim lawan untuk cetak gol.
"Saya rasa ini yang akan saya perbaiki dan ingatkan kepada pemain-pemain saya," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sriwijaya FC Benamkan PSIS ke Dasar Klasemen Liga 1
Bola Indonesia 22 Mei 2018, 23:11
-
Motivasi Pemain Sriwijaya FC Tak Boleh Kendur
Bola Indonesia 22 Mei 2018, 07:14
-
RD Tuntut Sriwijaya FC Bermain Lebih Efektif
Bola Indonesia 22 Mei 2018, 05:13
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Amerika Serikat vs Belgia: Charles De Ketelaere
Piala Dunia 7 Juli 2026, 09:26
-
Sudah Waktunya Pensiun dari Timnas Portugal, Wahai Cristiano Ronaldo?
Piala Dunia 7 Juli 2026, 07:30
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Amerika Serikat vs Belgia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 04:14
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR