
Bola.net - Persija Jakarta baru saja mengambil langkah tegas dengan memecat pelatih Carlos Pena menjelang akhir musim BRI Liga 1 2024/2025. Dalam situasi ini, Ricky Nelson diangkat sebagai pelatih caretaker untuk menggantikan posisi Pena. Meskipun pengalaman Ricky di Liga 1 terbatas, ia memiliki rekam jejak yang lebih luas di dunia sepak bola Indonesia. Keputusan ini diambil setelah Macan Kemayoran menunjukkan performa yang kurang memuaskan di liga.
Ricky Nelson sebelumnya dikenal sebagai asisten pelatih di Persija dan juga menjabat sebagai Direktur Akademi Macan Kemayoran. Ia pernah memimpin Borneo FC sebagai pelatih sementara di Liga 1 2017, di mana iia hanya memimpin lima pertandingan dengan hasil 2 kemenangan, 1 imbang, dan 2 kekalahan. Kini, Ricky diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi tim dalam empat pertandingan tersisa di musim ini.
Dalam pernyataannya, Direktur Persija, Mohamad Prapanca mengungkapkan, "Perpisahan dengan Carlos Pena menjadi interpretasi dari semangat perubahan itu dan bagi kami situasi ini adalah dinamika profesionalisme semata." Prapanca juga menegaskan bahwa keputusan ini bukanlah langkah yang mudah, namun diperlukan untuk memperbaiki posisi tim menjelang akhir kompetisi.
Rekam Jejak Ricky Nelson di Sepak Bola Indonesia
Walaupun Ricky Nelson hanya memiliki pengalaman terbatas di Liga 1, ia memiliki rekam jejak yang cukup baik di sepak bola Indonesia. Sebelum menjadi pelatih caretaker Persija, Ricky telah menghabiskan waktu yang cukup lama di berbagai klub dan akademi sepak bola.
Ricky pertama kali dikenal sebagai pelatih di Borneo FC, di mana dia mengambil alih posisi pelatih setelah Dragan Djukanovic. Dalam lima laga yang dipimpinnya, Ricky berhasil menunjukkan kemampuannya meskipun hasilnya tidak sepenuhnya memuaskan. Ia mencatatkan 2 kemenangan, 1 hasil imbang, dan 2 kekalahan.
Setelah itu, Ricky menjadi pelatih Persika Karawang pada Desember 2017 - Juli 2018, Persik Kendal pada 2018, Sulut United pada 2019-2021, dan Persipura Jayapura pada Juli 2022 - Januari 2023. Usai itu, Ricky bergabung dengan Persija sebagai asisten pelatih dan Direktur Akademi.
Pengalaman ini memberinya wawasan yang lebih mendalam tentang tim dan pemain yang ada di Persija. Dengan pengetahuan tersebut, Ricky diharapkan dapat membawa perubahan yang positif untuk tim.
Perubahan di Persija Jakarta: Langkah yang Diperlukan
Keputusan untuk memecat Carlos Pena diambil setelah manajemen merasa perlu melakukan perubahan. Persija Jakarta saat ini berada di peringkat kelima klasemen sementara dengan 47 poin dari 30 pertandingan. Tim ini mencatatkan 13 kemenangan, 8 hasil imbang, dan 9 kekalahan sepanjang musim.
"Persija butuh perubahan segera. Kami merasa perlu sosok yang bisa membawa hasil lebih baik agar Macan Kemayoran dapat memperbaiki posisi jelang akhir kampanye," ujar Prapanca. Perubahan ini diharapkan dapat memberikan semangat baru bagi tim untuk menghadapi sisa pertandingan yang ada.
Selain Carlos Pena, Persija juga memecat Robert Mortledge, pelatih fisik yang telah mendampingi Pena sejak awal musim. Prapanca mengucapkan terima kasih kepada keduanya atas dedikasi yang telah diberikan selama ini.
Harapan untuk Ricky Nelson sebagai Caretaker
Dengan ditunjuknya Ricky Nelson sebagai pelatih caretaker, manajemen Persija berharap dia dapat memberikan efek positif bagi tim. Ricky akan memimpin Persija dalam empat pertandingan tersisa di Liga 1 musim ini. Harapan ini tidak lepas dari pengalamannya sebagai asisten pelatih dan Direktur Akademi yang diharapkan dapat membantu tim meraih hasil yang lebih baik.
"Kami berharap sebagai nakhoda, Ricky mampu memberikan efek positif bagi tim," ungkap Prapanca.
Tugas Ricky tidaklah ringan. Pasalnya, tim harus segera bangkit untuk mencapai target yang diinginkan di sisa musim ini.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Milan vs Como: Nico Paz
Liga Italia 19 Februari 2026, 07:24
-
Rapor Pemain Arsenal vs Wolves: Sempat Unggul Dua Gol, Blunder Raya Jadi Petaka
Liga Inggris 19 Februari 2026, 06:57
-
Man of the Match Wolves vs Arsenal: Bukayo Saka
Liga Inggris 19 Februari 2026, 06:24
-
Man of the Match Bodo/Glimt vs Inter: Kasper Hogh
Liga Champions 19 Februari 2026, 06:13
-
Persib Bandung vs Ratchaburi, Netizen: Apresiasi untuk Tim, Nuhun, Sekarang Fokus di Liga!
Asia 19 Februari 2026, 05:48
-
Hasil Club Brugge vs Atletico Madrid: Drama 6 Gol, Tak Ada Pemenang di Belgia
Liga Champions 19 Februari 2026, 05:18
-
Hasil Wolves vs Arsenal: The Gunners Terpeleset dalam Drama Injury Time
Liga Inggris 19 Februari 2026, 05:13
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Brace Patrik Schick Bungkam Tuan Rumah
Liga Champions 19 Februari 2026, 05:10
-
Hasil Bodo/Glimt vs Inter: Kalah Telak, Aspmyra Jadi Mimpi Buruk Nerazzurri
Liga Champions 19 Februari 2026, 05:04
-
Hasil Milan vs Como: Blunder Maignan Jadi Awal Petaka, Rossoneri Gagal Amankan Tiga Poin
Liga Italia 19 Februari 2026, 05:01
-
Prediksi Eks Liverpool Soal Masa Depan Arne Slot di Anfield, Didepak Atau Dipertahankan?
Liga Inggris 19 Februari 2026, 03:52
-
Hasil Al Nassr vs Arkadag: Menang Tipis 1-0, Al Nassr ke Perempat Final
Asia 19 Februari 2026, 03:34
-
Manchester United Sudah Putuskan Nasib Jadon Sancho, Dipertahankan Atau Dilepas?
Liga Inggris 19 Februari 2026, 03:24
LATEST EDITORIAL
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48
























KOMENTAR