
Bola.net - Tampil di kandang sendiri, Stadion Gajayana Malang, Arema Indonesia harus menanggung malu. Dalam laga menjamu Bontang FC, Kamis (27/06), Arema takluk dengan skor 1-3.
Arema mengawali permainan dengan melakukan penguasaan bola di area sendiri. Rigan Agachi dan kawan-kawan berusaha menarik para pemain Bontang FC untuk meninggalkan wilayah mereka. Namun, upaya mereka kandas karena Gantar Kan dan kawan-kawan lebih memilih untuk bermain bertahan.
15 menit laga berjalan, Arema sempat mendapat peluang. Umpan Duani Pasatria ke jantung pertahanan Bontang tepat mengarah ke Tedy Aprianto. Namun, bola masih bisa disapu barisan pertahanan tim tamu.
Pertandingan berjalan dalam tempo yang lambat dan menjemukan. Kedua tim memilih bermain aman, dan bola hanya berkutat di lini tengah.
Akhir babak pertama, kebuntuan akhirnya pecah. Dalam serangan pertama mereka di laga ini, tepatnya pada menit ke-44, Bontang FC sukses mengungguli tuan rumah. Sundulan Achmad Setiawan gagal diantisipasi kiper Arema, Ade Mochtar.
Di babak kedua, Bontang FC lebih berani bermain ofensif. Melalui kecepatan Firman Usman dan John Dasmasela, anak asuh Camara Fode ini mencoba menusuk pertahanan tuan rumah.
Upaya Bontang tersebut tak berjalan dengan mudah. Pasalnya, para penggawa Arema disiplin mempertahankan areanya, bahkan beberapa kali melakukan serangan balik yang membahayakan.
Bontang sempat mendapat peluang menggandakan keunggulan mereka di menit ke-63. Sayang tendangan first time Firman Usman, memanfaatkan umpan Satria Ferry, masih melambung.
Semenit kemudian, giliran Ferry yang gagal memanfaatkan peluang emas. Sepakan menyusur tanah yang dilepaskannya masih tipis melenceng dari pojok kiri gawang Arema.
Serbuan bertubi-tubi Bontang akhirnya membuahkan hasil. Achmad Setiawan dilanggar Putut Waringin Jati di kotak penalti. Tanpa ampun, Wasit Mas Agus menghadiahkan penalti bagi Bontang FC. John Dasmasela, yang menjadi eksekutor, menjalankan tugasnya dengan baik. Sepakan pelannya tak mampu diantisipasi Ade Mochtar.
Unggul dua gol, Bontang FC menurunkan tempo permainan. Mereka lebih banyak menunggu dan berusaha memanfaatkan serangan balik.
Arema berhasil menipiskan ketinggalan mereka di menit 76. Andri Lesmana sukses menyundul bola hasil tendangan sudut Duani Pasatria.
Di menit ke-95, Nurcholis Hamdi memastikan kemenangan timnya. Sundulan pemain bernomor punggung 25 ini tak mampu digapai Ade Mochtar.
Sepanjang sisa laga, Arema berusaha menambah gol mereka untuk menyamakan kedudukan. Namun, karena rapatnya pertahanan Bontang FC, sampai laga berakhir, kedudukan tetap bertahan bagi keunggulan tim tamu. (den/dzi)
Arema mengawali permainan dengan melakukan penguasaan bola di area sendiri. Rigan Agachi dan kawan-kawan berusaha menarik para pemain Bontang FC untuk meninggalkan wilayah mereka. Namun, upaya mereka kandas karena Gantar Kan dan kawan-kawan lebih memilih untuk bermain bertahan.
15 menit laga berjalan, Arema sempat mendapat peluang. Umpan Duani Pasatria ke jantung pertahanan Bontang tepat mengarah ke Tedy Aprianto. Namun, bola masih bisa disapu barisan pertahanan tim tamu.
Pertandingan berjalan dalam tempo yang lambat dan menjemukan. Kedua tim memilih bermain aman, dan bola hanya berkutat di lini tengah.
Akhir babak pertama, kebuntuan akhirnya pecah. Dalam serangan pertama mereka di laga ini, tepatnya pada menit ke-44, Bontang FC sukses mengungguli tuan rumah. Sundulan Achmad Setiawan gagal diantisipasi kiper Arema, Ade Mochtar.
Di babak kedua, Bontang FC lebih berani bermain ofensif. Melalui kecepatan Firman Usman dan John Dasmasela, anak asuh Camara Fode ini mencoba menusuk pertahanan tuan rumah.
Upaya Bontang tersebut tak berjalan dengan mudah. Pasalnya, para penggawa Arema disiplin mempertahankan areanya, bahkan beberapa kali melakukan serangan balik yang membahayakan.
Bontang sempat mendapat peluang menggandakan keunggulan mereka di menit ke-63. Sayang tendangan first time Firman Usman, memanfaatkan umpan Satria Ferry, masih melambung.
Semenit kemudian, giliran Ferry yang gagal memanfaatkan peluang emas. Sepakan menyusur tanah yang dilepaskannya masih tipis melenceng dari pojok kiri gawang Arema.
Serbuan bertubi-tubi Bontang akhirnya membuahkan hasil. Achmad Setiawan dilanggar Putut Waringin Jati di kotak penalti. Tanpa ampun, Wasit Mas Agus menghadiahkan penalti bagi Bontang FC. John Dasmasela, yang menjadi eksekutor, menjalankan tugasnya dengan baik. Sepakan pelannya tak mampu diantisipasi Ade Mochtar.
Unggul dua gol, Bontang FC menurunkan tempo permainan. Mereka lebih banyak menunggu dan berusaha memanfaatkan serangan balik.
Arema berhasil menipiskan ketinggalan mereka di menit 76. Andri Lesmana sukses menyundul bola hasil tendangan sudut Duani Pasatria.
Di menit ke-95, Nurcholis Hamdi memastikan kemenangan timnya. Sundulan pemain bernomor punggung 25 ini tak mampu digapai Ade Mochtar.
Sepanjang sisa laga, Arema berusaha menambah gol mereka untuk menyamakan kedudukan. Namun, karena rapatnya pertahanan Bontang FC, sampai laga berakhir, kedudukan tetap bertahan bagi keunggulan tim tamu. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arema Kalah, Gurning Ogah Salahkan Wasit
Bola Indonesia 27 Juni 2013, 19:45
-
Gurning: Arema Kalah Karena Tak Ada Sosok Legimin
Bola Indonesia 27 Juni 2013, 18:33
-
Tim Pelatih Bontang FC Akui Anak Asuhnya Terlalu Berhati-hati
Bola Indonesia 27 Juni 2013, 18:16
-
Menang di Kandang Lawan, Bontang FC Girang
Bola Indonesia 27 Juni 2013, 18:08
-
Review IPL: Bontang FC Remukkan Arema di Gajayana
Bola Indonesia 27 Juni 2013, 17:31
LATEST UPDATE
-
Mesir Itu Tentang Chemistry dan Mentalitas, Bukan Cuma Mohamed Salah
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:31
-
Kesempatan Maroko Mengubah Kisah yang Dulu Berakhir dengan Air Mata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:19
-
Ketika Prancis Menemukan Cara Lain untuk Menang
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:11
-
Meksiko, Azteca, dan Pemain Ke-12
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:27
-
Meksiko dan Misi Javier Aguirre Mengubah Tekanan Menjadi Kekuatan
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:20
-
Brahim Diaz, Sentuhannya Membuat Mimpi Maroko Terasa Semakin Nyata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:04
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir 7 Juli 2026
Piala Dunia 5 Juli 2026, 17:54
-
6 Duel Ikonik Portugal vs Spanyol
Piala Dunia 5 Juli 2026, 16:12
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR