
Bola.net - Arema Cronus sukses melanjutkan tren kemenangan mereka di Indonesia Super League 2014. Menjamu Barito Putra, di Stadion Kanjuruhan, Jumat (21/02), anak asuh Suharno ini menang dua gol tanpa balas
Tampil di kandang lawan, Barito Putra tak gentar. Begitu laga dimulai, Bakantan Hamuk langsung menyerbu pertahanan Arema.
Tuan rumah memilih menunggu di area sendiri dan menyusun serangan balik dari bawah.
Kesabaran Ahmad Bustomi dan kawan-kawan berbuah peluang emas kala laga berlangsung empat menit. Namun, beberapa kali percobaan tembakan penggawa Arema ke gawang Aditya Harlan masih bisa dibendung pemain belakang Barito.
Dua menit berselang giliran Barito memiliki peluang apik. James Koko Lomell berhasil lepas dari kawalan pemain belakang Arema. Namun, sepakannya masih melenceng di sisi kiri gawang Kurnia Meiga.
Barito kembali mengancam gawang Arema di menit 11. Aksi individu Tonnie Cusell berhasil menembus pertahanan Arema. Sayang, sepakan pemain naturalisasi berdarah Belanda ini masih melambung di atas mistar gawang Arema.
Dua menit kemudian, Barito harus kehilangan Abanda Herman. Bek tangguh ini diusir wasit Muslimin karena dianggap protes berlebihan usai menerima kartu kuning pertamanya.
Diusirnya Abanda membuat tensi permainan meninggi. Beberapa kali, dari bench mereka, kubu Barito mengekspresikan kekecewaan mereka atas keputusan wasit.
Sementara, menghadapi lawan yang kehilangan satu pemain, Arema mengubah pola permainan. Anak asuh Suharno ini mulai berani frontal dalam menyerbu pertahanan Barito.
Menghadapi serbuan sporadis penggawa Arema, Pelatih Barito Putra, Salahudin, mengubah komposisi pemain. Penyerang mereka, James Koko Lomell ditarik dan diganti Rizki Mirzamah, yang merupakan pemain belakang.
Setengah jam laga berjalan, Arema berupaya menambah daya dobrak mereka. Juan Revi, gelandang bertahan Arema, ditarik dan diganti Irsyad Maulana, yang lebih memiliki naluri menyerang.
Masuknya Irsyad sukses menambah daya serbu Arema. Namun, berkat ketangguhan benteng pertahanan Barito, beberapa peluang Arema gagal menemui sasaran.
Diserang bertubi-tubi, gawang Arema bobol juga di menit 42. Aditya Harlan gagal mengantisipasi bola hasil tendangan bebas Ahmad Bustomi.
Di babak kedua, Arema meneruskan serbuan frontal ke pertahanan Barito Putra. Namun, upaya mereka masih bisa dimentahkan barisan pertahanan Barito.
Namun, hal ini tak berlangsung lama. Menit 51, Samsul Arif melepaskan sepakan kaki kiri ke gawang Barito. Aditya Harlan, berupaya mengantisipasi, tapi laju bola terlalu deras untuk bisa dia tepis.
Unggul dua gol, Arema tak puas. Mereka terus menekan pertahanan Barito Putra demi mencetak gol tambahan.
Menjaga keseimbangan lapangan tengah, Suharno kembali melakukan pergantian. Samsul Arif ditarik dan digantikan Gustavo Lopez.
Pergantian juga dilakukan kubu Barito menit 63. Menambah amunisi lini depan, Yongki Aribowo dimasukkan untuk mengganti Dedy Hartono, yang merupakan seorang pemain tengah.
Menit 69, Arema nyaris menambah pundi-pundi gol mereka. Namun, bola sepakan Cristian Gonzales masih membentur tiang gawang Aditya Harlan. Arif Suyono, yang masuk menggantikan Gonzales, membuang peluang emas menambah keunggulan timnya. Sepakan Keceng -julukan Arif Suyono- di menit 81 melenceng dari sasaran.
Sepanjang sisa laga, Arema terus berupaya menekan pertahanan Barito. Namun, sampai laga usai, tak ada tambahan gol tercipta.
Dengan hasil tersebut, Arema semakin kokoh di puncak klasemen dengan torehan 15 poin dari lima laga Indonesia Super League Wilayah Barat. Sedangkan Barito Putra tetap di posisi juru kunci dan belum meraih satu pun poin. (den/dzi)
Tampil di kandang lawan, Barito Putra tak gentar. Begitu laga dimulai, Bakantan Hamuk langsung menyerbu pertahanan Arema.
Tuan rumah memilih menunggu di area sendiri dan menyusun serangan balik dari bawah.
Kesabaran Ahmad Bustomi dan kawan-kawan berbuah peluang emas kala laga berlangsung empat menit. Namun, beberapa kali percobaan tembakan penggawa Arema ke gawang Aditya Harlan masih bisa dibendung pemain belakang Barito.
Dua menit berselang giliran Barito memiliki peluang apik. James Koko Lomell berhasil lepas dari kawalan pemain belakang Arema. Namun, sepakannya masih melenceng di sisi kiri gawang Kurnia Meiga.
Barito kembali mengancam gawang Arema di menit 11. Aksi individu Tonnie Cusell berhasil menembus pertahanan Arema. Sayang, sepakan pemain naturalisasi berdarah Belanda ini masih melambung di atas mistar gawang Arema.
Dua menit kemudian, Barito harus kehilangan Abanda Herman. Bek tangguh ini diusir wasit Muslimin karena dianggap protes berlebihan usai menerima kartu kuning pertamanya.
Diusirnya Abanda membuat tensi permainan meninggi. Beberapa kali, dari bench mereka, kubu Barito mengekspresikan kekecewaan mereka atas keputusan wasit.
Sementara, menghadapi lawan yang kehilangan satu pemain, Arema mengubah pola permainan. Anak asuh Suharno ini mulai berani frontal dalam menyerbu pertahanan Barito.
Menghadapi serbuan sporadis penggawa Arema, Pelatih Barito Putra, Salahudin, mengubah komposisi pemain. Penyerang mereka, James Koko Lomell ditarik dan diganti Rizki Mirzamah, yang merupakan pemain belakang.
Setengah jam laga berjalan, Arema berupaya menambah daya dobrak mereka. Juan Revi, gelandang bertahan Arema, ditarik dan diganti Irsyad Maulana, yang lebih memiliki naluri menyerang.
Masuknya Irsyad sukses menambah daya serbu Arema. Namun, berkat ketangguhan benteng pertahanan Barito, beberapa peluang Arema gagal menemui sasaran.
Diserang bertubi-tubi, gawang Arema bobol juga di menit 42. Aditya Harlan gagal mengantisipasi bola hasil tendangan bebas Ahmad Bustomi.
Di babak kedua, Arema meneruskan serbuan frontal ke pertahanan Barito Putra. Namun, upaya mereka masih bisa dimentahkan barisan pertahanan Barito.
Namun, hal ini tak berlangsung lama. Menit 51, Samsul Arif melepaskan sepakan kaki kiri ke gawang Barito. Aditya Harlan, berupaya mengantisipasi, tapi laju bola terlalu deras untuk bisa dia tepis.
Unggul dua gol, Arema tak puas. Mereka terus menekan pertahanan Barito Putra demi mencetak gol tambahan.
Menjaga keseimbangan lapangan tengah, Suharno kembali melakukan pergantian. Samsul Arif ditarik dan digantikan Gustavo Lopez.
Pergantian juga dilakukan kubu Barito menit 63. Menambah amunisi lini depan, Yongki Aribowo dimasukkan untuk mengganti Dedy Hartono, yang merupakan seorang pemain tengah.
Menit 69, Arema nyaris menambah pundi-pundi gol mereka. Namun, bola sepakan Cristian Gonzales masih membentur tiang gawang Aditya Harlan. Arif Suyono, yang masuk menggantikan Gonzales, membuang peluang emas menambah keunggulan timnya. Sepakan Keceng -julukan Arif Suyono- di menit 81 melenceng dari sasaran.
Sepanjang sisa laga, Arema terus berupaya menekan pertahanan Barito. Namun, sampai laga usai, tak ada tambahan gol tercipta.
Dengan hasil tersebut, Arema semakin kokoh di puncak klasemen dengan torehan 15 poin dari lima laga Indonesia Super League Wilayah Barat. Sedangkan Barito Putra tetap di posisi juru kunci dan belum meraih satu pun poin. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Suharno: Arema Lebih Baik Dari Barito
Bola Indonesia 21 Februari 2014, 23:28
-
Barito Pertanyakan Kartu Merah Abanda Herman
Bola Indonesia 21 Februari 2014, 23:21
-
Kembali Kalah, Barito Putera Tak Risau
Bola Indonesia 21 Februari 2014, 23:19
-
PT LI Serahkan Jadwal Ulang Persib vs Persija ke Komdis PSSI
Bola Indonesia 21 Februari 2014, 23:13
-
Hampir Cekik Bayu Gatra, Andri Ibo Minta Maaf
Bola Indonesia 21 Februari 2014, 22:30
LATEST UPDATE
-
Menang Berkat Dua Gol Bunuh Diri, Cristian Chivu Akui Inter Milan Beruntung
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:45
-
Kalah dari Genoa, Statistik Lini Serang Juventus Kian Mengkhawatirkan
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:23
-
Andoni Iraola Puas Liverpool Singkirkan Chelsea, Soroti Performa Pemain Muda
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 10:23
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 29 Oktober 2026, 10:18
-
Rapor Pemain Juventus saat Kalah dari Genoa: Kesalahan Pierre Kalulu Berujung Petaka
Liga Italia 29 Oktober 2026, 09:18
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:56
-
Man of the Match Liverpool vs Chelsea: Morgan Rogers
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 07:38
-
Man of the Match Genoa vs Juventus: Tommaso Baldanzi
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:25
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR