Alex Marquez Sambut MotoGP 2026 dengan Ducati Spek Pabrikan, Merendah Meski Bidik Gelar Dunia

Alex Marquez Sambut MotoGP 2026 dengan Ducati Spek Pabrikan, Merendah Meski Bidik Gelar Dunia
Pembalap BK8 Gresini Racing, Alex Marquez (c) Gresini Racing

Bola.net - Pembalap BK8 Gresini Racing, Alex Marquez, menyambut MotoGP 2026 dengan jatah dukungan teknis lebih baik dari Ducati. Untuk pertama kalinya, ia akan mengendarai Desmosedici GP26, yakni motor spek pabrikan terbaru.

Kepercayaan itu datang berkat performa solid Alex pada 2025, di mana ia sukses mengakhiri kompetisi sebagai runner up. Pembalap Spanyol itu tak memungkiri harapan jadi juara d2026, tapi merasa harus merendah.

Alex menegaskan fokus utamanya adalah bekerja dengan baik di trek dan membiarkan hasil datang secara alami. Baginya, perkembangan performa jauh lebih penting dibandingkan tekanan untuk segera meraih gelar juara.

1 dari 2 halaman

Sikap Hati-Hati Sekaligus Realistis Alex Marquez

Pembalap BK8 Gresini Racing, Alex Marquez (c) Gresini Racing

Pembalap BK8 Gresini Racing, Alex Marquez (c) Gresini Racing

Dalam wawancara dengan La Sexta, Selasa (6/1/2026), Alex mensinyalir masa-masa kelam pada awal kariernya di MotoGP memberikan pelajaran berharga dalam memasang ekspektasi soal hasil yang ingin ia capai.

"Saya hati-hati karena kehidupan telah mengajarkan bahwa ekspektasi yang terlalu tinggi bisa bikin frustrasi. Anda harus melakukan sesuatu dengan baik, dan jika Anda melakukannya, hasilnya akan datang," ujarnya.

Namun, setelah menjuarai dua kelas yang lebih ringan, Alex mengakui menjuarai MotoGP adalah impian. "Saya telah berkembang, jadi mengapa tidak? Saya juara di Moto3 dan Moto2, meski itu lebih sulit. Mengapa tidak di MotoGP? Itu impian saya," lanjutnya.

2 dari 2 halaman

Rivalitas dengan Marc Marquez

Alex juga menyinggung hubungannya dengan sang kakak, Marc Marquez, yang menjadi rival terkuatnya dalam perebutan gelar dunia MotoGP 2025. Rivalitas mereka pun diprediksi bakal terulang pada 2026.

"Mengalahkan Marc adalah pernyataan besar. Dia seperti bunglon, terus berubah. Anda bahkan bisa melihatnya kesulitan di trek, tapi dia punya mentalitas untuk terus meningkatkan diri dan tekad yang tak pernah membiarkannya menyerah,' tutur Alex.

"Itulah yang selalu mendorong Anda hingga batas kemampuan. Dia sering bilang saya lebih seimbang dan tenang, sementara dia lebih ngotot. Kami saling melengkapi, dan itulah mengapa kami akur, baik di dalam maupun di luar lintasan," pungkasnya.

Sumber: La Sexta


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL