Bola.net - Ambisi Gresik United untuk memetik poin penuh saat berhadapan dengan Sriwijaya FC akhirnya terpenuhi. Bertanding di Stadion Petrokimia, Laskar Joko Samudro menggunduli Sriwijaya FC dengan skor telak 3-0.
Pesta gol Gresik United dibuka lewat aksi bek sekaligus kapten tim, Otavio Dutra pada menit ke-15. Bermula dari umpan lambung Shohei Matsunaga, bola tandukan Ikhwani diarahkan ke Dutra. Dengan tenang pemain asal Brasil ini menaklukkan kiper Selsius Gebze.
Gol Dutra membuat mental para pemain Gresik United terdongkrak. Mereka lantas menciptakan kesempatan lewat kaki David Faristian menit ke-17 dan Kacung Khoirul Munif pada menit ke-27. Tapi kans itu dapat digagalkan oleh penjaga gawang.
Baru pada menit ke-34, Gresik United menggandakan skor menjadi 2-0 melalui kaki Matsunaga. Memanfaatkan bola liar hasil sepakan David yang membentur mistar gawang, Matsunaga dengan mudah mengoyak jala Laskar Wong Kito.
Gresik United memperlebar jarak menjadi 3-0 setelah Pedro Javier mencetak gol dari titik putih pada menit ke-38. Penalti diberikan lantaran wasit Handri Kristanto menganggap bek Ahmad Sumardi menyentuh bola dengan tangan di kotak terlarang.
Memasuki babak kedua, Gresik United nyaris menambah gol lewat Pedro Javier di menit ke-52 dan Matsunaga di menit ke-82. Tapi kiper Selsius Gebse selalu sigap mengamankan bola. Skor 3-0 bertahan hingga peluit panjang. (faw/dzi)
Pesta gol Gresik United dibuka lewat aksi bek sekaligus kapten tim, Otavio Dutra pada menit ke-15. Bermula dari umpan lambung Shohei Matsunaga, bola tandukan Ikhwani diarahkan ke Dutra. Dengan tenang pemain asal Brasil ini menaklukkan kiper Selsius Gebze.
Gol Dutra membuat mental para pemain Gresik United terdongkrak. Mereka lantas menciptakan kesempatan lewat kaki David Faristian menit ke-17 dan Kacung Khoirul Munif pada menit ke-27. Tapi kans itu dapat digagalkan oleh penjaga gawang.
Baru pada menit ke-34, Gresik United menggandakan skor menjadi 2-0 melalui kaki Matsunaga. Memanfaatkan bola liar hasil sepakan David yang membentur mistar gawang, Matsunaga dengan mudah mengoyak jala Laskar Wong Kito.
Gresik United memperlebar jarak menjadi 3-0 setelah Pedro Javier mencetak gol dari titik putih pada menit ke-38. Penalti diberikan lantaran wasit Handri Kristanto menganggap bek Ahmad Sumardi menyentuh bola dengan tangan di kotak terlarang.
Memasuki babak kedua, Gresik United nyaris menambah gol lewat Pedro Javier di menit ke-52 dan Matsunaga di menit ke-82. Tapi kiper Selsius Gebse selalu sigap mengamankan bola. Skor 3-0 bertahan hingga peluit panjang. (faw/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
The Jakmania Tetap Dukung Persija di Padang
Bola Indonesia 20 Agustus 2014, 23:48
-
Inilah Kunci Kemenangan Gresik United
Bola Indonesia 20 Agustus 2014, 21:54
-
Meski Menang, Posisi Gresik United Belum Aman
Bola Indonesia 20 Agustus 2014, 21:50
-
Review ISL: Gresik United Gunduli Sriwijaya FC 3-0
Bola Indonesia 20 Agustus 2014, 21:33
-
Dikaruniai Buah Hati, Kurnia Meiga Diharap Lebih Dewasa
Bolatainment 20 Agustus 2014, 20:55
LATEST UPDATE
-
Jadwal 16 Besar Piala Dunia 2026, 5-8 Juli 2026
Piala Dunia 4 Juli 2026, 11:05
-
Inilah 16 Tim yang Bakal Bertarung di 16 Besar Piala Dunia 2026
Piala Dunia 4 Juli 2026, 10:52
-
Man of the Match Kolombia vs Ghana: Luis Diaz
Piala Dunia 4 Juli 2026, 10:41
-
Lionel Messi Sanjung Habis Cape Verde: Mereka Sungguh Luar Biasa!
Piala Dunia 4 Juli 2026, 08:40
-
Man of the Match Argentina vs Cape Verde: Lionel Messi
Piala Dunia 4 Juli 2026, 08:03
-
Tempat Menonton Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026, 4 Juli 2026
Piala Dunia 4 Juli 2026, 07:15
-
Real Madrid Buat Klarifikasi: Kami Tidak Kejar Enzo Fernandez!
Liga Spanyol 4 Juli 2026, 07:00
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Kolombia vs Ghana, 4 Juli 2026
Piala Dunia 4 Juli 2026, 06:30
-
Resmi! Asia Sudah Tidak Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 4 Juli 2026, 04:30
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR