Bola.net - Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, menemui Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi di Kantor Kemenpora, Jakarta, Rabu (19/11). Dalam kesempatan tersebut, Emil- sapaan Ridwan Kamil- mengatakan tengah menggagas pelaksanaan Kongres Suporter Indonesia.
Dikatakannya, permasalahan suporter klub sepak bola di Indonesia mulai masuk tahap yang mengkhawatirkan. Sehingga, harus secepatnya dicarikan solusi agar permasalahan suporter termasuk yang terjadi pada Jakmania (suporter Persija Jakarta) dan Bobotoh (suporter Persib Bandung) segera berakhir.
"Sebelumnya, kami membahas Jakmania dan Bobotoh. Dari pembicaraan itu, meluas menggagas Kongres Suporter Indonesia," kata Ridwan Kamil.
Kongres Suporter Indonesia, dipaparkannya, nantinya akan dijadikan media untuk menyamakan visi semua suporter klub sepak bola yang ada di Indonesia. Hanya saja, untuk waktu pelaksanaannya akan dikaji terlebih dahulu.
"Bandung siap jika menjadi tuan rumah Kongres Suporter Indonesia," ucapnya.
Ditanya apa bentuk dukungan yang diberikan oleh Menpora Imam Nahrawi terkait dengan Kongres Suporter Indonesia, Ridwal Kamil menjelaskan jika orang nomor satu di Kemenpora itu terlebih dahulu akan datang ke Bandung.
"Menpora akan ke Bandung dulu. Setelah itu kami baru mengkaji siapa saja yang akan menjadi peserta Kongres Suporter Indonesia," sambungnya.
Selain membicarakan masalah suporter, pertemuan antara Menpora Imam Nahrawi dan Ridwan Kamil juga membahas persiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016 di Jawa Barat. Hal tersebut, dilakukan karena Bandung akan menjadi salah satu tuan rumah PON.
"Kami akan bangun venue aquatic standar internasional. Makanya kami minta bantuan ke Kemenpora," pungkasnya. (esa/dzi)
Dikatakannya, permasalahan suporter klub sepak bola di Indonesia mulai masuk tahap yang mengkhawatirkan. Sehingga, harus secepatnya dicarikan solusi agar permasalahan suporter termasuk yang terjadi pada Jakmania (suporter Persija Jakarta) dan Bobotoh (suporter Persib Bandung) segera berakhir.
"Sebelumnya, kami membahas Jakmania dan Bobotoh. Dari pembicaraan itu, meluas menggagas Kongres Suporter Indonesia," kata Ridwan Kamil.
Kongres Suporter Indonesia, dipaparkannya, nantinya akan dijadikan media untuk menyamakan visi semua suporter klub sepak bola yang ada di Indonesia. Hanya saja, untuk waktu pelaksanaannya akan dikaji terlebih dahulu.
"Bandung siap jika menjadi tuan rumah Kongres Suporter Indonesia," ucapnya.
Ditanya apa bentuk dukungan yang diberikan oleh Menpora Imam Nahrawi terkait dengan Kongres Suporter Indonesia, Ridwal Kamil menjelaskan jika orang nomor satu di Kemenpora itu terlebih dahulu akan datang ke Bandung.
"Menpora akan ke Bandung dulu. Setelah itu kami baru mengkaji siapa saja yang akan menjadi peserta Kongres Suporter Indonesia," sambungnya.
Selain membicarakan masalah suporter, pertemuan antara Menpora Imam Nahrawi dan Ridwan Kamil juga membahas persiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016 di Jawa Barat. Hal tersebut, dilakukan karena Bandung akan menjadi salah satu tuan rumah PON.
"Kami akan bangun venue aquatic standar internasional. Makanya kami minta bantuan ke Kemenpora," pungkasnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ridwan Kamil Gagas Kongres Suporter Indonesia
Bola Indonesia 19 November 2014, 22:55
-
Buka Gelora Bandung Lautan Api, Persib Tantang Liverpool?
Bola Indonesia 19 November 2014, 14:31
-
Bobotoh Santun, Plat B Masih Aman di Bandung
Bola Indonesia 9 November 2014, 18:29
-
Pawai Persib Juara, Bandung Lautan Biru
Bola Indonesia 9 November 2014, 18:18
-
Ridwan Kamil Siap Botak, Bagaimana Kumis Umuh?
Bola Indonesia 7 November 2014, 14:05
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Amerika Serikat vs Belgia: Charles De Ketelaere
Piala Dunia 7 Juli 2026, 09:26
-
Sudah Waktunya Pensiun dari Timnas Portugal, Wahai Cristiano Ronaldo?
Piala Dunia 7 Juli 2026, 07:30
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55





















KOMENTAR