Saddil Ramdani Dapat Banyak Pelajaran Berharga dari Piala Dunia 2026

Saddil Ramdani Dapat Banyak Pelajaran Berharga dari Piala Dunia 2026
Selebrasi Ramon Tanque dan Saddil Ramdani dalam laga Persib Bandung vs Madura United di BRI Super League, Kamis (26/2/2026). (c) dok. Persib Bandung Official

Bola.net - Piala Dunia 2026 menjadi tontonan menarik bagi banyak pemain sepak bola, termasuk winger Persib Bandung, Saddil Ramdani. Di tengah masa libur kompetisi, Saddil memanfaatkan waktunya untuk menyaksikan pertandingan sekaligus mempelajari kualitas permainan tim-tim terbaik dunia.

Tidak hanya menikmati laga sebagai penonton, Saddil melihat Piala Dunia 2026 sebagai sumber pembelajaran. Ia memperhatikan bagaimana tim membangun serangan, mengatur tempo permainan, hingga menjaga mentalitas dalam menghadapi tekanan.

Menurut Saddil, setiap negara memiliki karakter permainan yang berbeda. Perbedaan tersebut memberikan wawasan baru mengenai bagaimana sebuah tim bisa tampil efektif dengan pendekatan taktik masing-masing.

Pemain berusia 27 tahun itu juga mengaku tertarik dengan tim yang berani mengambil inisiatif menyerang. Baginya, keberanian bermain ofensif dan kolektivitas menjadi aspek penting yang bisa dipelajari pemain profesional.

1 dari 2 halaman

Saddil Pelajari Cara Tim Besar Membangun Serangan

Opening ceremony Piala Dunia 2026 (c) AP Photo/Eduardo Verdugo

Opening ceremony Piala Dunia 2026 (c) AP Photo/Eduardo Verdugo

Saddil menyebut beberapa tim besar seperti Jerman, Argentina, dan Spanyol sebagai contoh tim yang menarik untuk diamati. Ia melihat bagaimana tim-tim tersebut memiliki struktur permainan yang jelas ketika membangun serangan.

“Soal Piala Dunia, saya sebenarnya menikmati semua pertandingan. Saya suka tim-tim yang bermain kolektif dan berani menyerang. Yang terpenting bagi saya adalah melihat pertandingan yang berkualitas dan bisa jadi pembelajaran juga buat pemain,” kata Saddil.

Tidak hanya memperhatikan tim favorit, Saddil juga mengamati bagaimana tim dengan pendekatan berbeda mampu memberikan perlawanan. Menurutnya, strategi bertahan dan serangan balik juga menjadi bagian penting dalam sepak bola modern.

“Saya menonton tim-tim lain karena setiap negara punya karakter permainan yang berbeda. Dari situ kita bisa belajar banyak, baik dari sisi taktik maupun mentalitas pemain,” paparnya.

2 dari 2 halaman

Tetap Jaga Kondisi di Tengah Libur Kompetisi

Aksi Saddil Ramdani pada laga Persib vs Persita di pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026 (c) Dok. Persib Bandung

Aksi Saddil Ramdani pada laga Persib vs Persita di pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026 (c) Dok. Persib Bandung

Saddil menilai Piala Dunia 2026 menjadi kesempatan untuk melihat berbagai gaya bermain dari banyak negara. Ia tertarik melihat bagaimana tim yang tidak diunggulkan tetap mampu menyulitkan lawan dengan disiplin dan kerja sama.

Beberapa kejutan di fase grup menjadi perhatian Saddil karena menunjukkan bahwa sepak bola tidak hanya ditentukan oleh nama besar. Organisasi permainan dan mentalitas bertanding bisa menjadi faktor pembeda.

Selain menikmati Piala Dunia, Saddil juga tetap menjalankan tanggung jawabnya sebagai pemain profesional. Ia tidak ingin kehilangan kondisi fisik saat Persib Bandung mulai mempersiapkan musim berikutnya.

“Saat libur panjang, biasanya saya lebih banyak menghabiskan waktu bersama keluarga dan orang-orang terdekat. Selain itu, saya juga tetap menjaga kondisi fisik dengan latihan ringan supaya saat kembali ke tim tidak memulai dari nol lagi,” bebernya.

Sumber: I.League


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL