
Bola.net - Ketua Umum PSM Makassar, Sadikin Aksa, mengatakan bahwa ada dua target manajemen PT Pagolona Sulawesi Mandiri (PSM) di akhir musim ini. Lolos degradasi dan PSM kembali berlaga di Makassar.
Saat ini, PSM dibayang-bayangi jurang degradasi. Tim Juku Eja berada di posisi 9 dari 11 tim dengan 13 poin. PSM tinggal menyisakan enam laga lagi di putaran kedua ISL 2014.
"Target pertama lolos degradasi, kedua main di Makassar musim depan. Dan kami akan berjuang semaksimal mungkin agar bisa meraihnya," ujar Sadikin kepada wartawan.
Sadikin sadar bahwa musim depan, anggaran yang dibutuhkan makin banyak karena sudah menggunakan sistem satu wilayah. Namun, ia melihat tantangan itu sebagai semangat untuk membawa PSM lebih baik.
"Musim ini, kompetisi belum maksimal. Tapi, musim depan saya yakin akan dikelola lebih profesional. Karena itu, saya ingin PSM lolos," katanya.
Dengan persiapan yang minim akibat pemain mogok bukan alasan bagi PSM untuk pasrah dengan kondisi. Sadikin optimis PSM akan bangkit di enam laga sisa.
Sampai saat ini, pemain masih mogok latihan meski Sadikin sudah janji akan bayar tunggakan gaji mereka sebelum Idul Fitri.
Dengan sisa waktu 8 hari jelang Idul Fitri, kemungkina besar latihan baru bisa digelar setelah Lebaran. Paling cepat mungkin sekitar tanggal 1 atau 2 Agustus. Sedangkan PSM sudah harus bertanding tanggal 8 Agustus.
"Kita harus bangkit dan memanfaatkan enam laga sisa ini. Saya tidak ingin degradasi karena musim depan sudah satu wilayah dan bakal lebih profesional," katanya.
"Saya akan berusaha. Kita semua pasti berusaha semaksimal mungkin agar PSM tidak degradasi," ujarnya. [initial]
(nda/mac)
Saat ini, PSM dibayang-bayangi jurang degradasi. Tim Juku Eja berada di posisi 9 dari 11 tim dengan 13 poin. PSM tinggal menyisakan enam laga lagi di putaran kedua ISL 2014.
"Target pertama lolos degradasi, kedua main di Makassar musim depan. Dan kami akan berjuang semaksimal mungkin agar bisa meraihnya," ujar Sadikin kepada wartawan.
Sadikin sadar bahwa musim depan, anggaran yang dibutuhkan makin banyak karena sudah menggunakan sistem satu wilayah. Namun, ia melihat tantangan itu sebagai semangat untuk membawa PSM lebih baik.
"Musim ini, kompetisi belum maksimal. Tapi, musim depan saya yakin akan dikelola lebih profesional. Karena itu, saya ingin PSM lolos," katanya.
Dengan persiapan yang minim akibat pemain mogok bukan alasan bagi PSM untuk pasrah dengan kondisi. Sadikin optimis PSM akan bangkit di enam laga sisa.
Sampai saat ini, pemain masih mogok latihan meski Sadikin sudah janji akan bayar tunggakan gaji mereka sebelum Idul Fitri.
Dengan sisa waktu 8 hari jelang Idul Fitri, kemungkina besar latihan baru bisa digelar setelah Lebaran. Paling cepat mungkin sekitar tanggal 1 atau 2 Agustus. Sedangkan PSM sudah harus bertanding tanggal 8 Agustus.
"Kita harus bangkit dan memanfaatkan enam laga sisa ini. Saya tidak ingin degradasi karena musim depan sudah satu wilayah dan bakal lebih profesional," katanya.
"Saya akan berusaha. Kita semua pasti berusaha semaksimal mungkin agar PSM tidak degradasi," ujarnya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Uji Coba, Arema Hajar Pusamania Borneo FC
Bola Indonesia 19 Juli 2014, 22:42
-
Persija Ingin Lari Dari Bayangan Sriwijaya FC dan PBR
Bola Indonesia 19 Juli 2014, 21:47
-
Roy Suryo Doakan Persija Miliki Stadion Internasional
Bola Indonesia 19 Juli 2014, 20:05
-
Jaga Atmosfer Pertandingan, Persija Tetap Latihan
Bola Indonesia 19 Juli 2014, 15:40
-
Format ISL Dua Wilayah, Jumlah Penonton Berkurang
Bola Indonesia 19 Juli 2014, 14:16
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Pesan Haru Gavi Setelah Masuk Skuad Spanyol
Piala Dunia 26 Mei 2026, 01:00
-
Juventus dan AC Milan Buang Tiket Liga Champions karena Tim Kecil
Liga Italia 25 Mei 2026, 23:34
-
Persib Bandung Ditinggal Bojan Hodak Usai Hat-trick Juara?
Bola Indonesia 25 Mei 2026, 19:12
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00




















KOMENTAR