
Erizal menegaskan, hanya mengakui satu Timnas di bawah PSSI. Dalam hal ini, manajemen Kabau Sirah - julukan Semen Padang - bersikap lapang dada terkait sembilan pemain utamanya yang harus membela Timnas di ajang Piala AFF 2012.
Mereka adalah Elie Aiboy, Hengky Ardiles, Wahyu Wijiastanto, Novan Setya, Jajang Paliama, Hendra Adi Bayauw, Titus Bonai, Vendri Mofu, dan Mohammad Nur Iskandar yang tengah fokus menjalani pemusatan latihan/training centre (TC) di bawah pimpinan pelatih Nil Maizar.
"Kami hanya bisa berharap agar Timnas ke depan lebih baik. Selain itu, ada langkah konkret penyelesaian PSSI dan pengharmonisasian Timnas," tuturnya.
"Sejauh ini, PSSI memiliki tindakan nyata untuk mengharmonisasikan Timnas dengan memanggil para pemain Indonesia Super League (ISL). Jika tidak demikian, kami juga tak semudah itu menarik pemain kami dari Timnas," katanya.
Hal tersebut berbeda 90 derajat dengan pandangan Komisaris PT Kabau Sirah Semen Padang (KSSP) Toto Sudibyo yang sebelumnya mengancam menarik sembilan pemain dari TC Timnas. Toto menilai, PSSI seharusnya menyerahkan pengelolaan Timnas diharmonisasikan serta dimediasi oleh JC.
Tidak tanggung-tanggung, Toto menyebutkan agar Alfred Rield menjadi pelatih, sedangkan Nil Maizar memegang posisi Direktur Teknik. Memanggil pemain asal kompetisi Indonesia Super League (ISL). Bahkan, sikap Toto dinilai konyol lantaran berani memberikan batas waktu kepada PSSI untuk melakukan harmonisasi hingga 1 Nopember.
"Kami menyerahkan sepenuhnya pada PSSI, seputar rencana Alfred Riedl menjadi pelatih kepala, Nil Maizar Direktur Teknis atau sebaliknya. Semuanya terserah PSSI yang memutuskan. Itu redaksionalnya yang disampaikan Pak Toto kemarin. Yang penting Timnas bersatu," ujar Erizal meluruskan.
"Kita prihatin dan tak puas, karena JC yang dibentuk Satuan Tugas (Satgas) AFC menyelesaikan masalah PSSI tak berjalan baik. Empat poin yang harus diselesaikan JC sama sekali tak bergerak," kata Erizal.
Disebutkannya, Semen Padang sama sekali tak ada tekanan dari pihak manapun untuk menyampaikan rasa keprihatinan dan ketidakpuasan tersebut. Termasuk, bukan karena musim 2012/13 Kabau Sirah akan bermain di kompetisi ISL.
"Kami hanya ingin melakukan persiapan maksimal jelang tampil di ajang Liga Champions Asia (LCA) dan ISL. Kami tidak ingin disebut ikut masuk dalam pusaran konflik antara PSSI dan KPSI. Yang pasti, jumlah sembilan pemain di Timnas senior membuat kami kerepotan dalam melakukan persiapan tim," katanya.
"Sejauh ini, kami tidak pernah berlatih dengan tim penuh. Itulah alasan lain kami berencana melakukan penarikan pemain dari TC Timnas. Kami klub independen, tak ada tekanan atau pengaruh dari pihak manapun. Semata-mata karena prihatin kondisi persepakbolaan nasional, khususnya soal kompetisi dan Timnas," pungkasnya. (esa/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Semen Padang Akui Timnas Tetap di Bawah PSSI
Bola Indonesia 14 Oktober 2012, 22:47
-
Federasi Sepakbola Spanyol Seriusi Kerjasama Dengan PSSI
Bola Indonesia 10 Oktober 2012, 23:58
-
PSSI Anggap KONI Melakukan Banyak Kekeliruan
Bola Indonesia 10 Oktober 2012, 21:34
-
PSSI: KONI Menghambat Penyelesaian Konflik Sepak Bola
Bola Indonesia 10 Oktober 2012, 21:00
-
JC Kembali Bahas Penggabungan Kompetisi
Bola Indonesia 10 Oktober 2012, 18:12
LATEST UPDATE
-
Jadwal BRI Super League di Indosiar Hari Ini, Sabtu 10 Januari 2026
Bola Indonesia 10 Januari 2026, 07:00
-
Prediksi Tottenham vs Aston Villa 11 Januari 2026
Liga Inggris 10 Januari 2026, 07:00
-
Prediksi Everton vs Sunderland 10 Januari 2026
Liga Inggris 10 Januari 2026, 06:25
-
Hasil Piala Afrika Tadi Malam: Mazraoui Pulangkan Bryan Mbeumo ke MU
Bola Dunia Lainnya 10 Januari 2026, 06:00
-
Bukan Pelatih, Lionel Messi Ungkap Rencana Pensiun, Apa Itu?
Bola Dunia Lainnya 10 Januari 2026, 06:00
-
Prediksi Como vs Bologna 10 Januari 2026
Liga Italia 10 Januari 2026, 05:00
-
6 Rekor Mustahil yang Bisa Dihancurkan Cristiano Ronaldo Tahun 2026
Asia 10 Januari 2026, 04:30
-
Prediksi Charlton vs Chelsea 11 Januari 2026
Liga Inggris 10 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Roma vs Sassuolo 11 Januari 2026
Liga Italia 10 Januari 2026, 00:00
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
























KOMENTAR