Sinyo Aliandoe meninggal dunia hari ini Rabu (18/11) pagi di Rumah Sakit Mayapada Puri Indah. Sinyo meninggal setelah dalam beberapa tahun terakhir kondisi kesehatannya terus mengalami penurunan.
Berbicara mengenai sosok Sinyo Aliande, namanya tak bisa dipisahkan dari kejayaan sepakbola di masa lalu, baik bersama klub maupun saat ia bertugas di tim nasional Indonesia. Dia adalah sosok pelatih revolusioner yang pertama meletakkan dasar sepakbola modern di Tanah Air.
Bersama Persija Jakarta, klub profesional pertamanya, Aliandoe mampu membawa Macan Kemayoran berjaya di kompetisi PSSI pada tahun 1964. Saat itu, Macan Kemayoran ia bawa merajai Divisi Utama dengan catatan tak terkalahkan.
Sementara itu, bersama tim nasional prestasi Sinyo tak kalah gemilang. Indonesia mampu ia bawa meraih gelar juara di beberapa turnamen bergengsi di Asia dan Asia Tenggara, seperti Aga Cup, Kings Cup Thailand dan juga Merdeka Games.
Namun karirnya harus berakhir lebih cepat. Pria yang bernama lengkap Sebastian Sinyo Aliandoe itu mengalami patah kaki yang membuatnya harus memutuskan pensiun sebagai pesepakbola profesional.
Usai pensiun, Sinyo tak bisa lepas dari dunia si kulit bundar. Pria kelahiran Larantuka, Flores Timur, 1 Juli 1940 memutuskan untuk menjadi pelatih pada awal tahun 1970-an.
Sebagai pelatih, Sinyo dikenal sebagai pelatih muda yang brilian setelah sukses mengantarkan Persija Jakarta menjadi juara pada di tahun 1973 dan 1975. Sementara prestasi yang patut dibanggakan dari Sinyo saat melatih timnas Indonesia adalah saat membawa skuat Merah Putih memuncaki grup 3B kualifikasi Piala Dunia 1986. Sayang, mimpi Indonesia untuk lolos ke putaran final Piala Dunia 1986 kandas setelah kalah dengan agregat 1-6 dari Korea Selatan di babak selanjutnya.
Usai bertugas di tim nasional, Sinyo membuktikan tangan dinginnya saat membesut Arema Malang. Tim asal Malang tersebut ia bawa menjadi tim yang kuat dan disegani di kompetisi galatama kala itu.
Bukan hanya prestasi itu saja yang mampu ditorehkan seorang Sinyo Aliandoe. Selain dikenal karena prestasi dan juga tangan dinginnya dalam menghasilkan pemain-pemain hebat, Sinyo juga dikenal sebagai bapak offside Indonesia.
Pada medio 1970-an, Sinyo dikirim ke Inggris untuk belajar tentang pemahaman sepakbola yang lebih mendalam oleh manajer Persija Jakarta saat itu, F.H. Hutosoit. Sepulang dari sana, Sinyo memperkenalkan strategi baru dengan mengandalkan offside yang bertujuan bukan hanya untuk menjebak lawan, tapi juga ditujukan untuk melakukan pressing kepada lawan.
Itulah beberapa di antara torehan emas yang diberikan seorang Sinyo Aliandoe untuk sepakbola Indonesia. Dan pagi tadi, Sinyo Aliandoe menghembuskan nafas terakhirnya di RS Mayapada Puri.
Menurut kabar yang beredar, jenazah almarhum Sinyo Aliandoe akan disemayamkan di RS St Carolus, Salemba, siang ini.
Selamat jalan Om Sinyo...Selamat jalan sang legenda... (bola/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arema Indonesia Damba Pelatih Sekaliber Sinyo Aliandoe
Bola Indonesia 18 November 2015, 15:37
-
Sinyo Aliandoe, Bapak Sepakbola Modern Indonesia
Bola Indonesia 18 November 2015, 13:58
-
Sinyo Aliandoe Bawa Karakter Singo Edan ke Arema
Bola Indonesia 18 November 2015, 13:47
-
Sinyo Aliandoe Wafat, Arema Indonesia Berduka
Bola Indonesia 18 November 2015, 13:41
-
Indonesia Berduka, Sinyo Aliandoe Meninggal Dunia
Bola Indonesia 18 November 2015, 13:22
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Sunderland vs Chelsea: Trai Hume
Liga Inggris 25 Mei 2026, 01:44
-
Man of the Match Liverpool vs Brentford: Caoimhin Kelleher
Liga Inggris 25 Mei 2026, 01:33
-
Erling Haaland Raih Sepatu Emas Premier League yang Ketiga
Liga Inggris 25 Mei 2026, 01:12
-
Pecahkan Rekor Assist Premier League, Ini Kata Bruno Fernandes
Liga Inggris 25 Mei 2026, 01:08
-
MU Menang 0-3 di Kandang Brighton, Michael Carrick: Joss!
Liga Inggris 25 Mei 2026, 00:59
-
Man of the Match Crystal Palace vs Arsenal: Noni Madueke
Liga Inggris 25 Mei 2026, 00:58
-
Man of the Match Man City vs Aston Villa: Ollie Watkins
Liga Inggris 25 Mei 2026, 00:52
-
Man of the Match Brighton vs Man Utd: Bruno Fernandes
Liga Inggris 25 Mei 2026, 00:16
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25






















KOMENTAR